alexametrics
26.7 C
Tarakan
Friday, August 12, 2022

Lagi, Calo TKI Diamankan Polisi

NUNUKAN – Seorang diduga tekong atau dikenal pembawa PMI ilegal, diamankan saat hendak membawa calon PMI ilegal ke Malaysia lewat jalur tikus di Sebatik, Rabu (1/6) kemarin. Kali ini penangkapan tekong tersebut dilakukan oleh personel Satpolairud Polres Nunukan.

Tekong berinisial SN (51) tersebut diamankan di daerah perairan depan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan sekitar pukul 06.30 Wita. Dirinya kebetulan ikut mengantarkan para calon PMI ilegal tersebut menggunakan speedboat.

Plt. Kasi Humas Polres Nunukan, Iptu Supriadi mengatakan, SN saat itu hendak sebrangkan 12 orang calon PMI ilegal menggunakan speedboat mesin 40 pk berwarna merah muda. Pergerakannya diketahui personel Satpolairud Polres Nunukan, karena pihak Satpolairud Nunukan sudah melakukan patroli lebih awal.

Baca Juga :  ANJING BIKIN RESAH..!! Satpol PP Terkendala Alat Tangkap

“Jadi malam harinya itu Rabu sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Gakkum Satpolairud Polres Nunukan mendapatkan informasi dari masyarakat setempat akan adanya penyelundupan manusia (PMI) informasi itulah yang langsung ditindaklanjuti personel ke lapangan melakukan patrol dengan pengendapan,” ungkap Supriadi menerangkan kronologis kejadian kepada wartawan, Kamis (2/6).

Tepat pada pukul 06.30 Wita, anggota Gakkum Polairud Polres Nunukan akhirnya melihat speed boat berwarna merah muda yang melintas di depan pelabuhan Tunon taka. Setelah itu, langsung dilakukan pengejaran di hentikan. Di atas speedboat tersebutlah, ditemukan 12 orang diduga calon PMI ilegal yang akan seberangkan ke Malaysia melalui Sebatik. (*)






Reporter: Riko Aditya

NUNUKAN – Seorang diduga tekong atau dikenal pembawa PMI ilegal, diamankan saat hendak membawa calon PMI ilegal ke Malaysia lewat jalur tikus di Sebatik, Rabu (1/6) kemarin. Kali ini penangkapan tekong tersebut dilakukan oleh personel Satpolairud Polres Nunukan.

Tekong berinisial SN (51) tersebut diamankan di daerah perairan depan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan sekitar pukul 06.30 Wita. Dirinya kebetulan ikut mengantarkan para calon PMI ilegal tersebut menggunakan speedboat.

Plt. Kasi Humas Polres Nunukan, Iptu Supriadi mengatakan, SN saat itu hendak sebrangkan 12 orang calon PMI ilegal menggunakan speedboat mesin 40 pk berwarna merah muda. Pergerakannya diketahui personel Satpolairud Polres Nunukan, karena pihak Satpolairud Nunukan sudah melakukan patroli lebih awal.

Baca Juga :  Satpol PP Kaltara Siap Pelajari Aturan Reklamasi

“Jadi malam harinya itu Rabu sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Gakkum Satpolairud Polres Nunukan mendapatkan informasi dari masyarakat setempat akan adanya penyelundupan manusia (PMI) informasi itulah yang langsung ditindaklanjuti personel ke lapangan melakukan patrol dengan pengendapan,” ungkap Supriadi menerangkan kronologis kejadian kepada wartawan, Kamis (2/6).

Tepat pada pukul 06.30 Wita, anggota Gakkum Polairud Polres Nunukan akhirnya melihat speed boat berwarna merah muda yang melintas di depan pelabuhan Tunon taka. Setelah itu, langsung dilakukan pengejaran di hentikan. Di atas speedboat tersebutlah, ditemukan 12 orang diduga calon PMI ilegal yang akan seberangkan ke Malaysia melalui Sebatik. (*)






Reporter: Riko Aditya

Most Read

Artikel Terbaru

/