alexametrics
26.7 C
Tarakan
Thursday, August 11, 2022

Ini Alasan Warga Sempayang Memblokir Jalur Truk Pengangkut Batu Bara

MALINAU – Masyarakat Desa Sempayang, Kecamatan Malinau Barat menutup jalan hauling yang merupakan jalur mobil truk pengangkut batu bara Senin (20/6) pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Tarakan, penutupan dilakukan lantaran masyarakat Desa Sempayang kecewa akibat permintaan mereka terkait perbaikan serta pemeliharaan jalan dihiraukan pihak PT. BDMS MA.

Akibatnya, masyarakat pun melakukan penutupan jalan sekira pukul 06.30 WITA. Penutupan dilakukan dengan menggunakan sebuah tali nilon berwarna biru yang dipasang secara melintang sehingga menutup seluruh akses jalan.

Kapolsek Malinau Barat, Iptu Deny membenarkan hal tersebut. Namun, ia mengaku permasalahan tersebut sudah mendapat kesepakatan dari kedua belah pihak. Baik masyarakat maupun pihak perusahaan PT. BDMS MA.

Baca Juga :  Kerap Membahayakan Lalulintas, Kendaraan Ini Ditertibkan 

Sehingga sekitar pukul 09.00 Wita, jalan yang ditutup oleh masyarakat telah kembali dibuka.

“Saat ini sudah kembali dibuka. Karena sudah ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Saat ini situasi sudah aman,” kata Iptu Deny.(*)






Reporter: Hadi Aris Iskandar

MALINAU – Masyarakat Desa Sempayang, Kecamatan Malinau Barat menutup jalan hauling yang merupakan jalur mobil truk pengangkut batu bara Senin (20/6) pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Tarakan, penutupan dilakukan lantaran masyarakat Desa Sempayang kecewa akibat permintaan mereka terkait perbaikan serta pemeliharaan jalan dihiraukan pihak PT. BDMS MA.

Akibatnya, masyarakat pun melakukan penutupan jalan sekira pukul 06.30 WITA. Penutupan dilakukan dengan menggunakan sebuah tali nilon berwarna biru yang dipasang secara melintang sehingga menutup seluruh akses jalan.

Kapolsek Malinau Barat, Iptu Deny membenarkan hal tersebut. Namun, ia mengaku permasalahan tersebut sudah mendapat kesepakatan dari kedua belah pihak. Baik masyarakat maupun pihak perusahaan PT. BDMS MA.

Baca Juga :  Lahan Persawahan Rusak Digenangi Air, Ini Permintaan Petani Desa Tanjung Lapang

Sehingga sekitar pukul 09.00 Wita, jalan yang ditutup oleh masyarakat telah kembali dibuka.

“Saat ini sudah kembali dibuka. Karena sudah ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Saat ini situasi sudah aman,” kata Iptu Deny.(*)






Reporter: Hadi Aris Iskandar

Most Read

Artikel Terbaru

/