alexametrics
26.7 C
Tarakan
Thursday, August 11, 2022

Gegara Bakar Sampah, Aset Perusahaan Ini Ikut Terbakar

MALINAU – Gegara membakar sampah di lahan kosong, tempat penyimpanan ban bekas milik PT Kayan Lestari di RT. 18 Desa Kuala Lapang, Kecamatan Malinau Barat, ikut terbakar, Sabtu (18/6).

Kasat Pol PP, Linmas dan Damkar Kabupaten Malinau, Kamran Daik melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Damkar Kabupaten Malinau, Rury Ahmad Sururie mengaku pihaknya mendapat laporan pada sekitar pukul 14.30 WITA. Saat itu api sudah merayap ke lahan kosong serta membakar sejumlah ban bekas.

“Saat kita mendapatkan laporan, api sudah membesar dan mulai meluas. Api juga sudah tidak bisa dikontrol oleh masyarakat sekitar,” kata Rury.

Rury menambahkan, peristiwa kebakaran terjadi ketika Agus yang merupakan penjaga lahan sekaligus barang milik PT. Kayan Lestari membakar sampah. Saat itu kondisi cuaca sangat panas dan di sekitar tempat pembakaran banyak benda-benda yang mudah terbakar.

Baca Juga :  Jelang Ramadan, Ini Atensi Polres Malinau

Dalam menangani kebakaran ini, Damkar Malinau menurunkan 14 personel dengan 1 unit mobil fire truck dan 1 unit mobil komando.

“Dalam proses pemadaman dibutukan waktu sekitar 2 jam lebih hingga pendinginan. Pukul 16.30 WITA tempat kejadian dinyatakan aman,” katanya.

Kapolsek Malinau Barat, Iptu Deny membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan peristiwa kebakaran tersebut tidak memakan korban jiwa.Iptu Deny mengaku pihaknya telah memberikan teguran keras sekaligus imbauan kepada si penjaga lahan atau yang melakukan pembakaran.

“Betul peristiwa itu terjadi di wilayah Malinau Barat. Pelakunya sudah kita berikan teguran sekaligus imbauan agar hati-hati dalam membakar sampah,” kata Iptu Deny (*)

MALINAU – Gegara membakar sampah di lahan kosong, tempat penyimpanan ban bekas milik PT Kayan Lestari di RT. 18 Desa Kuala Lapang, Kecamatan Malinau Barat, ikut terbakar, Sabtu (18/6).

Kasat Pol PP, Linmas dan Damkar Kabupaten Malinau, Kamran Daik melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Damkar Kabupaten Malinau, Rury Ahmad Sururie mengaku pihaknya mendapat laporan pada sekitar pukul 14.30 WITA. Saat itu api sudah merayap ke lahan kosong serta membakar sejumlah ban bekas.

“Saat kita mendapatkan laporan, api sudah membesar dan mulai meluas. Api juga sudah tidak bisa dikontrol oleh masyarakat sekitar,” kata Rury.

Rury menambahkan, peristiwa kebakaran terjadi ketika Agus yang merupakan penjaga lahan sekaligus barang milik PT. Kayan Lestari membakar sampah. Saat itu kondisi cuaca sangat panas dan di sekitar tempat pembakaran banyak benda-benda yang mudah terbakar.

Baca Juga :  Wempi-Jakaria Ukir Sejumlah Keberhasilan

Dalam menangani kebakaran ini, Damkar Malinau menurunkan 14 personel dengan 1 unit mobil fire truck dan 1 unit mobil komando.

“Dalam proses pemadaman dibutukan waktu sekitar 2 jam lebih hingga pendinginan. Pukul 16.30 WITA tempat kejadian dinyatakan aman,” katanya.

Kapolsek Malinau Barat, Iptu Deny membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan peristiwa kebakaran tersebut tidak memakan korban jiwa.Iptu Deny mengaku pihaknya telah memberikan teguran keras sekaligus imbauan kepada si penjaga lahan atau yang melakukan pembakaran.

“Betul peristiwa itu terjadi di wilayah Malinau Barat. Pelakunya sudah kita berikan teguran sekaligus imbauan agar hati-hati dalam membakar sampah,” kata Iptu Deny (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/