alexametrics
25.5 C
Tarakan
Monday, August 15, 2022

Lahan Persawahan Rusak Digenangi Air, Ini Permintaan Petani Desa Tanjung Lapang

MALINAU – Petani di wilayah Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat membutuhkan bantuan tangan pemerintah untuk perbaikan jalan serta pembuatan irigasi. Pasalnya, dalam beraktivitas bercocok tanam, para petani harus melewati jalan rusak dan harus pasrah lahan persawahannya rusak digenangi air.

Kepala Desa Tanjung Lapang, Yusia mengatakan, jumlah kelompok tani yang ada di wilayah Tajan Desa Tanjung Lapang sebanyak 9 kelompok tani. Untuk di wilayah Tajan, luas lahan sawah yang digarap oleh para petani sekitar 63.224 hektare dan luas lahan kelapa sawit 108.070 hektare.

“Adapun permasalahan yang harus dihadapi oleh petani, yakni jalan rusak menuju lahan pesawahan dan pertanian,” kata Yusia.

Selain itu, petani wilayah Tajan Desa Tanjung Lapang juga mengeluhkan masalah irigasi. Dalam pembuatan irigasi, petani tidak sanggup untuk menyewa alat berat. Dikatakan Yusia, lahan persawahan di wilayah Tajan banyak yang tidak dapat difungsikan untuk lahan persawahan.

Baca Juga :  Puslitbang Polri Sambangi Polres Malinau, Ini yang Dilakukan...

“Karena lahan-lahan persawahan itu masih banyak terkena genangan air. Hal ini akibat irigasi yang kurang baik. Untuk pembuatan irigasi memang harus ada alat berat,” tambahnya.

Petani wilayah Tajan Desa Tanjung Lapang membutuhkan bantuan Pemerintah Kabupaten Malinau. Lantaran, jika pemerintah dapat membantu, petani juga akan membantu menyukseskan program beras daerah (Rasda Plus) yang merupakan program prioritas Pemerintah Kabupaten Malinau. (*)






Reporter: Hadi Aris Iskandar

MALINAU – Petani di wilayah Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat membutuhkan bantuan tangan pemerintah untuk perbaikan jalan serta pembuatan irigasi. Pasalnya, dalam beraktivitas bercocok tanam, para petani harus melewati jalan rusak dan harus pasrah lahan persawahannya rusak digenangi air.

Kepala Desa Tanjung Lapang, Yusia mengatakan, jumlah kelompok tani yang ada di wilayah Tajan Desa Tanjung Lapang sebanyak 9 kelompok tani. Untuk di wilayah Tajan, luas lahan sawah yang digarap oleh para petani sekitar 63.224 hektare dan luas lahan kelapa sawit 108.070 hektare.

“Adapun permasalahan yang harus dihadapi oleh petani, yakni jalan rusak menuju lahan pesawahan dan pertanian,” kata Yusia.

Selain itu, petani wilayah Tajan Desa Tanjung Lapang juga mengeluhkan masalah irigasi. Dalam pembuatan irigasi, petani tidak sanggup untuk menyewa alat berat. Dikatakan Yusia, lahan persawahan di wilayah Tajan banyak yang tidak dapat difungsikan untuk lahan persawahan.

Baca Juga :  Bakal Panjang, Persoalan Susi Air Akan Dibawa ke Jalur Hukum

“Karena lahan-lahan persawahan itu masih banyak terkena genangan air. Hal ini akibat irigasi yang kurang baik. Untuk pembuatan irigasi memang harus ada alat berat,” tambahnya.

Petani wilayah Tajan Desa Tanjung Lapang membutuhkan bantuan Pemerintah Kabupaten Malinau. Lantaran, jika pemerintah dapat membantu, petani juga akan membantu menyukseskan program beras daerah (Rasda Plus) yang merupakan program prioritas Pemerintah Kabupaten Malinau. (*)






Reporter: Hadi Aris Iskandar

Most Read

Artikel Terbaru

/