alexametrics
29.7 C
Tarakan
Wednesday, August 17, 2022

Ini Kronologis Pekerja Jembatan Tenggelam di Sungai hingga Ditemukan Tewas

MALINAU – Salah seorang pekerja infrastruktur jembatan di Desa Semamu, Kecamatan Mentarang Hulu, Topik (31) yang dinyatakan tenggelam terbawa arus deras sungai pada Minggu (29/5) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Rabu (1/6).

Jenazah Topik ditemukan tergelak di pinggir sungai setelah Polsek Mentarang beserta masyarakat setempat melakukan 3 hari pencarian.

Kapolsek Mentarang, Ipda Gultom mengatakan, Topik tenggelam pada Minggu (29/5) lalu.

Namun baru dilaporkan masyarakat Senin (30/5).

“Kemarin, setelah kita lakukan pencarian terus menerus. Akhirnya kita dapati mayatnya ada tergeletak sekitar 1.500 meter dari tempat dimana awal korban tenggelam,” kata Ipda Gultom.

Terkait kronologi tenggelamnya korban, Ipda Gultom menjelaskan, usai mengelas salah satu bagian struktur jembatan, korban berniat berendam di sungai lantaran saat itu korban sangat kepanasan akibat bekerja di bawah terik matahari.

Baca Juga :  PNS Loyalitasnya ke Masyarakat, Bukan Pimpinan !

“Dari keterangan yang kita dapat, korban bisa berenang. Namun saat korban berenang, arus sungai saat itu sangat deras akibat pasang. Para pekerja mengaku melihat korban tak kuat melawan arus air,” tambahnya.

Para pekerja lainnya yang melihat korban terbawa arus dan tidak kuat berenang untuk kembali, langsung mengejar korban melalui pinggiran sungai.

Namun lantaran saat itu arus sungai sangat deras, korban hanyut ke arus yang berputar sehingga mengakibatkan korban tak terlihat lagi kepermukaan.

“Mereka sempat kejar sekitar 300 meter. Tapi korban masuk arus yang berputar, itu kan menghisap. Jadi saat itu korban tidak dilihat lagi oleh teman-temannya,” tutupnya (*)






Reporter: Hadi Aris Iskandar

MALINAU – Salah seorang pekerja infrastruktur jembatan di Desa Semamu, Kecamatan Mentarang Hulu, Topik (31) yang dinyatakan tenggelam terbawa arus deras sungai pada Minggu (29/5) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Rabu (1/6).

Jenazah Topik ditemukan tergelak di pinggir sungai setelah Polsek Mentarang beserta masyarakat setempat melakukan 3 hari pencarian.

Kapolsek Mentarang, Ipda Gultom mengatakan, Topik tenggelam pada Minggu (29/5) lalu.

Namun baru dilaporkan masyarakat Senin (30/5).

“Kemarin, setelah kita lakukan pencarian terus menerus. Akhirnya kita dapati mayatnya ada tergeletak sekitar 1.500 meter dari tempat dimana awal korban tenggelam,” kata Ipda Gultom.

Terkait kronologi tenggelamnya korban, Ipda Gultom menjelaskan, usai mengelas salah satu bagian struktur jembatan, korban berniat berendam di sungai lantaran saat itu korban sangat kepanasan akibat bekerja di bawah terik matahari.

Baca Juga :  Bupati 'Galau'dengan Rencana Penghapusan Tenaga Honorer, Ini Tanggapannya

“Dari keterangan yang kita dapat, korban bisa berenang. Namun saat korban berenang, arus sungai saat itu sangat deras akibat pasang. Para pekerja mengaku melihat korban tak kuat melawan arus air,” tambahnya.

Para pekerja lainnya yang melihat korban terbawa arus dan tidak kuat berenang untuk kembali, langsung mengejar korban melalui pinggiran sungai.

Namun lantaran saat itu arus sungai sangat deras, korban hanyut ke arus yang berputar sehingga mengakibatkan korban tak terlihat lagi kepermukaan.

“Mereka sempat kejar sekitar 300 meter. Tapi korban masuk arus yang berputar, itu kan menghisap. Jadi saat itu korban tidak dilihat lagi oleh teman-temannya,” tutupnya (*)






Reporter: Hadi Aris Iskandar

Most Read

Artikel Terbaru

/