alexametrics
26 C
Tarakan
Monday, August 8, 2022

Dilarang Konvoi dan Pesta Kembang Api

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan atensi khusus terhadap maklumat Kapolri nomor: Mak/4/XII/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan dalam Pelaksanaan Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Kapolda Kaltara, Irjen Pol Bambang Kristiyono melalui Kepala Bidang Humas Polda Kaltara, AKBP Budi Rachmat menegaskan, bagi yang melanggar maklumat Kapolri tersebut akan ditindak tegas sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku. 

“Maklumat Kapolri ini jadi atensi prioritas polda beserta jajarannya di Kaltara ini,” ujar Budi kepada Radar Kaltara saat dikonfirmasi, Selasa (29/12). 

Apalagi prediksi akhir tahun akan ada peningkatan aktivitas orang dan barang di titik-titik tertentu yang menjadi potensi gangguan. Karena itu akan ada upaya atau tindakan kepolisian yang dilakukan secara berjenjang.

Baca Juga :  Bupati Gandeng PT Lokal Susun RPJMD

“Dan ini sifatnya dinamis,” kata perwira berpangkat dua melati ini.

Dalam rencana pengamanan Operasi Lilin Kayan 2020, ada berbagai potensi ancaman yang perlu diantisipasi, utamanya yang mengarah kepada ambang gangguan yang saat ini sudah terpetakan sesuai produk perkiraan intelijen.

“Pastinya, masing-masing Satgas (Satuan Tugas) Operasi Lilin, baik di tingkat Polda maupun tingkat Polres sudah dibuat rencana pengamanannya seperti apa. Jadi tinggal jalan saja,” tuturnya.

Namun, untuk taktik atau strategi kepolisian dalam hal penanganan terhadap potensi gangguan, khususnya menjelang tahun baru, tidak dapat disampaikan ke publik. 

Disebutkannya, jelang tahun baru 2021 pihaknya akan apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan pam tahun baru dengan meberapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Baca Juga :  Waspada Varian Baru Covid-19

“Sasaran utama dalam pengamanan tahun baru ini terkait Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), dalam hal ini kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” tegasnya.

Adapun salah satu penekanan pada maklumat Kapolri itu adalah penekanan untuk tidak menyelenggarakan pertemuan atau kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak di tempat umum, seperti arak-arakan pawai dan karnaval, serta pesta penyalaan kembang api. (iwk/ana)

 

 

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan atensi khusus terhadap maklumat Kapolri nomor: Mak/4/XII/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan dalam Pelaksanaan Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Kapolda Kaltara, Irjen Pol Bambang Kristiyono melalui Kepala Bidang Humas Polda Kaltara, AKBP Budi Rachmat menegaskan, bagi yang melanggar maklumat Kapolri tersebut akan ditindak tegas sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku. 

“Maklumat Kapolri ini jadi atensi prioritas polda beserta jajarannya di Kaltara ini,” ujar Budi kepada Radar Kaltara saat dikonfirmasi, Selasa (29/12). 

Apalagi prediksi akhir tahun akan ada peningkatan aktivitas orang dan barang di titik-titik tertentu yang menjadi potensi gangguan. Karena itu akan ada upaya atau tindakan kepolisian yang dilakukan secara berjenjang.

Baca Juga :  DIPA untuk Polres Naik Rp 5 Miliar

“Dan ini sifatnya dinamis,” kata perwira berpangkat dua melati ini.

Dalam rencana pengamanan Operasi Lilin Kayan 2020, ada berbagai potensi ancaman yang perlu diantisipasi, utamanya yang mengarah kepada ambang gangguan yang saat ini sudah terpetakan sesuai produk perkiraan intelijen.

“Pastinya, masing-masing Satgas (Satuan Tugas) Operasi Lilin, baik di tingkat Polda maupun tingkat Polres sudah dibuat rencana pengamanannya seperti apa. Jadi tinggal jalan saja,” tuturnya.

Namun, untuk taktik atau strategi kepolisian dalam hal penanganan terhadap potensi gangguan, khususnya menjelang tahun baru, tidak dapat disampaikan ke publik. 

Disebutkannya, jelang tahun baru 2021 pihaknya akan apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan pam tahun baru dengan meberapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Baca Juga :  Bupati ‘Kantongi’ 21 Nama Calon JPT Pratama

“Sasaran utama dalam pengamanan tahun baru ini terkait Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), dalam hal ini kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” tegasnya.

Adapun salah satu penekanan pada maklumat Kapolri itu adalah penekanan untuk tidak menyelenggarakan pertemuan atau kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak di tempat umum, seperti arak-arakan pawai dan karnaval, serta pesta penyalaan kembang api. (iwk/ana)

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/