alexametrics
26.7 C
Tarakan
Friday, August 12, 2022

Perwakilan Perempuan di Parlemen Bertambah

TANJUNG SELOR – Kemarin (28/12), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar rapat paripurna pengucapan sumpah/janji 5 anggota DPRD Kaltara Pengganti Antar Waktu (PAW) masa jabatan 2019-2024.

Lima anggota DPRD Kaltara PAW yang dilantik itu meliputi Khusnul Yakin, Ruslan, Ainun Farida, Muh Khoiruddin, dan Muhammad Iskandar. Kehadiran Ainun Farida di legislatif Kaltara ini membuat bertambahnya keterwakilan perempuan di dunia politik Kaltara saat ini.

Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris mengucapkan selamat bergabung kepada para anggota DPRD PAW ini untuk bersama-sama memperjuangkan aspirasi masyarakat di provinsi termuda Indonesia ini. Apalagi dari 5 anggota DPRD PAW ini ada beberapa yang politisi senior.

“Artinya, anggota DPRD Kaltara kembali lengkap menjadi 35 orang, setelah sebelumnya ada yang mundur karena mengikuti pilkada 2020 dan ada yang meninggal dunia,” ujarnya kepada Radar Kaltara saat ditemui usai paripurna tersebut.

Istimewanya, soal kehadiran satu keterwakilan perempuan lagi di PAW ini, yakni Ainun Farida. Sehingga, total perempuan yang duduk di kursi DPRD Kaltara saat ini menjadi 5 orang, yakni Norhayati Andris, Tamara Moriska, Asma Gani, Siti Laila, dan Ainun Farida. “Alhamdulillah politisi perempuan di Kaltara ini kembali bertambah dengan kehadiran ibu Ainun Farida di DPRD Kaltara ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Update Covid-19, Tarakan Lepas Status Zero Kasus

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyebutkan, kehadiran Ainun Farida ini melengkapi perjuangan kaum perempuan yang ada di Kaltara ini.

Memang, secara undang-undang keberadaan perempuan di DPRD Kaltara ini belum terpenuhi, tapi Norhayati menegaskan keterwakilan perempuan ini tetap bisa berbuat untuk memperjuangkan hak-hak perempuan di provinsi ke-34 ini.

Sementara, Wakil Gubernur Kaltara, Udin Hianggio berharap kepada anggota DPRD Kaltara, khususnya yang PAW tersebut bisa menjalin kerja sama dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara terpilih pada pilkada tahun 2020. “Harus ada sinergitas untuk membangun Kaltara ke depan agar menjadi lebih baik lagi,” tuturnya.

Termasuk juga kerja sama antara DPRD provinsi dan kabupaten/kota yang ada di Kaltara harus terjalin dengan baik dan lebih solid lagi agar apa yang diharapkan bersama dapat tercapai.

Baca Juga :  Disnakertrans Terima 7 Pengaduan soal THR

Terpisah, Ainun Farida, anggota DPRD Kaltara yang merupakan PAW Syarwani dari Partai Golkar ini mengatakan, sebenarnya tidak ada yang istimewa. Karena DPRD sistem kerjanya kolektif kolegial, jadi aspirasi masyarakat itu wajib diperjuangkan. “Pastinya, saya akan berjanji khususnya bagi konstituen yang mendukung saya dan umumnya masyarakat Kaltara untuk berbuat yang terbaik,” ujaranya.

Untuk diketahui, anggota DPRD Kaltara PAW itu meliputi Khusnul Yakin, politisi Partai Gerindra menggantikan Andi Kasim yang meninggal dunia. Kemudian, Ruslan politisi Partai Demokrat menggantikan Najamuddin yabg maju sebagai Calon Bupati Bulungan tahun 2020.

Berikutnya, Ainun Farida politisi Partai Golkar menggantikan Syarwani yang juga maju sebagai Calon Bupati Bulungan. Lalu Muh Khoiruddin politisi PKS menggantikan Muhammad Nasir yang maju sebagai Calon Wakil Bupati Nunukan, dan terakhir Muhammad Iskandar politisi PKB menggantikan Herman yang maju sebagai Wakil Bupati Tana Tidung. (iwk/eza)

TANJUNG SELOR – Kemarin (28/12), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar rapat paripurna pengucapan sumpah/janji 5 anggota DPRD Kaltara Pengganti Antar Waktu (PAW) masa jabatan 2019-2024.

Lima anggota DPRD Kaltara PAW yang dilantik itu meliputi Khusnul Yakin, Ruslan, Ainun Farida, Muh Khoiruddin, dan Muhammad Iskandar. Kehadiran Ainun Farida di legislatif Kaltara ini membuat bertambahnya keterwakilan perempuan di dunia politik Kaltara saat ini.

Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris mengucapkan selamat bergabung kepada para anggota DPRD PAW ini untuk bersama-sama memperjuangkan aspirasi masyarakat di provinsi termuda Indonesia ini. Apalagi dari 5 anggota DPRD PAW ini ada beberapa yang politisi senior.

“Artinya, anggota DPRD Kaltara kembali lengkap menjadi 35 orang, setelah sebelumnya ada yang mundur karena mengikuti pilkada 2020 dan ada yang meninggal dunia,” ujarnya kepada Radar Kaltara saat ditemui usai paripurna tersebut.

Istimewanya, soal kehadiran satu keterwakilan perempuan lagi di PAW ini, yakni Ainun Farida. Sehingga, total perempuan yang duduk di kursi DPRD Kaltara saat ini menjadi 5 orang, yakni Norhayati Andris, Tamara Moriska, Asma Gani, Siti Laila, dan Ainun Farida. “Alhamdulillah politisi perempuan di Kaltara ini kembali bertambah dengan kehadiran ibu Ainun Farida di DPRD Kaltara ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Reskrim Sikat Aktivitas Judi

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyebutkan, kehadiran Ainun Farida ini melengkapi perjuangan kaum perempuan yang ada di Kaltara ini.

Memang, secara undang-undang keberadaan perempuan di DPRD Kaltara ini belum terpenuhi, tapi Norhayati menegaskan keterwakilan perempuan ini tetap bisa berbuat untuk memperjuangkan hak-hak perempuan di provinsi ke-34 ini.

Sementara, Wakil Gubernur Kaltara, Udin Hianggio berharap kepada anggota DPRD Kaltara, khususnya yang PAW tersebut bisa menjalin kerja sama dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara terpilih pada pilkada tahun 2020. “Harus ada sinergitas untuk membangun Kaltara ke depan agar menjadi lebih baik lagi,” tuturnya.

Termasuk juga kerja sama antara DPRD provinsi dan kabupaten/kota yang ada di Kaltara harus terjalin dengan baik dan lebih solid lagi agar apa yang diharapkan bersama dapat tercapai.

Baca Juga :  Damri di Kaltara Masih Kurang

Terpisah, Ainun Farida, anggota DPRD Kaltara yang merupakan PAW Syarwani dari Partai Golkar ini mengatakan, sebenarnya tidak ada yang istimewa. Karena DPRD sistem kerjanya kolektif kolegial, jadi aspirasi masyarakat itu wajib diperjuangkan. “Pastinya, saya akan berjanji khususnya bagi konstituen yang mendukung saya dan umumnya masyarakat Kaltara untuk berbuat yang terbaik,” ujaranya.

Untuk diketahui, anggota DPRD Kaltara PAW itu meliputi Khusnul Yakin, politisi Partai Gerindra menggantikan Andi Kasim yang meninggal dunia. Kemudian, Ruslan politisi Partai Demokrat menggantikan Najamuddin yabg maju sebagai Calon Bupati Bulungan tahun 2020.

Berikutnya, Ainun Farida politisi Partai Golkar menggantikan Syarwani yang juga maju sebagai Calon Bupati Bulungan. Lalu Muh Khoiruddin politisi PKS menggantikan Muhammad Nasir yang maju sebagai Calon Wakil Bupati Nunukan, dan terakhir Muhammad Iskandar politisi PKB menggantikan Herman yang maju sebagai Wakil Bupati Tana Tidung. (iwk/eza)

Most Read

Tidak Dipengaruhi Putusan MA

Motivator Rekan Kerja yang Penuh Semangat

Siagakan Personel Hadapi Bencana Alam

Artikel Terbaru

/