alexametrics
25.7 C
Tarakan
Monday, August 8, 2022

Vaksinasi Booster Kedua Dimulai, Ini Sasarannya

TANJUNG SELOR — Pelaksanaan vaksinasi booster atau dosis penguat kedua resmi dimulai kemarin, (29/7).

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Nomor : HK.02.02/C/ 3615 /2022.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Yuan Erenst Sukawatie saat dikonfirmasi mengaku sudah menerima salinan SE tersebut.

Namun, vaksinasi booster kedua ini belum dilakukan di Kaltara.

“Kalau sesuai jadwal dari Kementerian Kesehatan pelaksanaan vaksinasi booster kedua ini dimulai hari ini,” kata Yuan kepada Radar Kaltara, Jumat (29/7).

Namun, kata dia, untuk di wilayah Kaltara kebijakan ini belum dilakukan karena masih akan dibahas lebih lanjut untuk teknis pelaksanaan di daerah.

“Hari ini belum ada pelaksanaan vaksinasi booster kedua, karena kami baru mau rapat untuk menentukan tempat pelaksanaanya. Nanti akan kami informasikan lagi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polda Kaltara Terima Bantuan Ambulans dari Jasa Raharja

Untuk tahap pertama, vaksinasi booster kedua akan diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes).

Ini dilakukan seiring peningkatan kasus Covid-19 karena munculnya berbagai mutasi subvarian Omicron.

“Di Kaltara ada 7.091 orang tenaga kesehatan yang akan menjadi sasaran vaksinasi booster kedua,” ungkapnya.

Berdasarkan SE, vaksin yang digunakan harus sudah mendapatkan persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan memperhatikan ketersediaan vaksin yang ada.

“Pemberian vaksinasi booster kedua ini diberikan dengan interval waktu 6 bulan sejak vaksinasi dosis booster pertama,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Bulungan, dr. Velix Toding Sima mengatakan, hingga saat ini pelaksanaan vaksinasi booster kedua belum dilakukan di Bulungan, karena masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kemenkes.

Baca Juga :  Ini Alasan Pertamina Tak Naikkan LPG 3 Kg

“Kita memang sudah menerima surat edaran dari Kementerian Kesehatan. Tetapi, untuk pelaksanaanya kami masih menunggu juknis dari Kementerian Kesehatan,” bebernya.

Dalam hal ini, Dinkes Bulungan mengaku sudah berkoordinasi dengan Kemenkes.

Kemungkinanan dalam waktu dekat ini sudah ada juknis yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

“Iya, kita tunggu saja beberapa hari ini,” ujarnya.

Untuk tahap awal, vaksinasi booster kedua diberikan kepada nakes. Namun, tidak menutup kemungkinan masyarakat umum masuk dalam kelompok sasaran.

“Sekarang ini kan Kementerian Kesehatan masih melihat kondisi di lapangan. Artinya, tidak menutup kemungkinan vaksinasi booster kedua ini juga akan menyasar masyarakat umum,” pungkasnya. (*)

Sasaran Vaksinasi Booster Kedua di Kaltara
Kabupaten/Kota Sasaran
Bulungan 1.451 orang
Malinau 1.162 orang
Tana Tidung 432 orang
Nunukan 1.773 orang
Tarakan 2.273 orang
Kaltara 7.091 orang
Sumber : Dinkes Kaltara






Reporter: Fijai Pasaruja

TANJUNG SELOR — Pelaksanaan vaksinasi booster atau dosis penguat kedua resmi dimulai kemarin, (29/7).

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Nomor : HK.02.02/C/ 3615 /2022.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Yuan Erenst Sukawatie saat dikonfirmasi mengaku sudah menerima salinan SE tersebut.

Namun, vaksinasi booster kedua ini belum dilakukan di Kaltara.

“Kalau sesuai jadwal dari Kementerian Kesehatan pelaksanaan vaksinasi booster kedua ini dimulai hari ini,” kata Yuan kepada Radar Kaltara, Jumat (29/7).

Namun, kata dia, untuk di wilayah Kaltara kebijakan ini belum dilakukan karena masih akan dibahas lebih lanjut untuk teknis pelaksanaan di daerah.

“Hari ini belum ada pelaksanaan vaksinasi booster kedua, karena kami baru mau rapat untuk menentukan tempat pelaksanaanya. Nanti akan kami informasikan lagi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Soal Tana Tidung, Wamen LHK Hampir Meneteskan Air Mata

Untuk tahap pertama, vaksinasi booster kedua akan diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes).

Ini dilakukan seiring peningkatan kasus Covid-19 karena munculnya berbagai mutasi subvarian Omicron.

“Di Kaltara ada 7.091 orang tenaga kesehatan yang akan menjadi sasaran vaksinasi booster kedua,” ungkapnya.

Berdasarkan SE, vaksin yang digunakan harus sudah mendapatkan persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan memperhatikan ketersediaan vaksin yang ada.

“Pemberian vaksinasi booster kedua ini diberikan dengan interval waktu 6 bulan sejak vaksinasi dosis booster pertama,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Bulungan, dr. Velix Toding Sima mengatakan, hingga saat ini pelaksanaan vaksinasi booster kedua belum dilakukan di Bulungan, karena masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kemenkes.

Baca Juga :  Belum Ada Kesepakatan, NPHD Belum Ditandatangani

“Kita memang sudah menerima surat edaran dari Kementerian Kesehatan. Tetapi, untuk pelaksanaanya kami masih menunggu juknis dari Kementerian Kesehatan,” bebernya.

Dalam hal ini, Dinkes Bulungan mengaku sudah berkoordinasi dengan Kemenkes.

Kemungkinanan dalam waktu dekat ini sudah ada juknis yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

“Iya, kita tunggu saja beberapa hari ini,” ujarnya.

Untuk tahap awal, vaksinasi booster kedua diberikan kepada nakes. Namun, tidak menutup kemungkinan masyarakat umum masuk dalam kelompok sasaran.

“Sekarang ini kan Kementerian Kesehatan masih melihat kondisi di lapangan. Artinya, tidak menutup kemungkinan vaksinasi booster kedua ini juga akan menyasar masyarakat umum,” pungkasnya. (*)

Sasaran Vaksinasi Booster Kedua di Kaltara
Kabupaten/Kota Sasaran
Bulungan 1.451 orang
Malinau 1.162 orang
Tana Tidung 432 orang
Nunukan 1.773 orang
Tarakan 2.273 orang
Kaltara 7.091 orang
Sumber : Dinkes Kaltara






Reporter: Fijai Pasaruja

Most Read

Artikel Terbaru

/