alexametrics
31.7 C
Tarakan
Thursday, August 11, 2022

Dua Perempuan Tertangkap Bawa Sabu 2 Kg di Pelabuhan Kayan II

TANJUNG SELOR – Polres Bulungan berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu sekitar 2 kilogram (Kg) yang dikemas dalam bungkus Teh China, Minggu (24/7/2022).

Pengungkapan barang haram ini bermula dari informasi masyarakat tentang adanya dugaan pola penyebaran narkotika melalui pelabuhan speedboat Kayan II, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar menjelaskan, menindaklanjuti informasi masyarakat, pihaknya melakukan penggeledahan terhadap penumpang speedboat di Kayan II yang dicurigai. Hasilnya, dua wanita tertangkap tangan membawa sabu 2 kg.

“Yang menjadi perhatian kami, modus operandinya dengan ibu – ibu yang bertindak sebagai kurirnya. Barang haram ini rencana akan dikirim melalui jalur darat ke wilayah Kaltim yaitu Balikpapan dan Samarinda,” jelas Kapolres dalam press rilisnya di hadapan awak media, Jumat (29/7) pagi.

Baca Juga :  DPRD Apresiasi Penanaman 1.500 Bibit Pohon

Kedua wanita itu berinisial WT yang berstatus sebagai ibu rumah tangga (IRT) didampingi rekannya LL . Keduanya merupakan warga Kota Tarakan. Untuk mengelabui petugas kepolisian, WT turut membawa anak kandungnya yang masih berusia delapan tahun.

“Tapi, jelasnya untuk yang diproses awal saat itu hanya dua orang wanita ini. Sedangkan, anak – anak itu jelas tidak,” ujar Kapolres.

Setelah keduanya diamankan, dipimpin Kasat Reskoba Polres Bulungan melakukan pengembangan dengan control delivery dan didapati tersangka lainnya berinisial R di Balikpapan, Kaltim.

“Tapi, R ini pun juga bertindak sebagai kurirnya. Untuk pemilik dan penerima barang haram ini keduanya masih dinyatakan DPO,” ungkapnya.

WT sendiri nekat menjadi kurir sabu karena diupah Rp 20 juta. Namun WT, LL dan R harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mendekam di Rutan Polres Bulungan. Dan bakal dipersangkakan pada Pasal 112 Ayat 2 Junto Pasal 114 ayat 2 Subsider Pasal 132 Ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun atau hukuman mati.

Baca Juga :  Ini Pesan Gubernur Antisipasi Lonjakan Covid-19

Sebagai informasi, sebelumnya tersangka juga sudah pernah dua kali lolos menyelundupkan narkotika jenis sabu. Untuk kali ini berhasil digagalkan.(dni)

TANJUNG SELOR – Polres Bulungan berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu sekitar 2 kilogram (Kg) yang dikemas dalam bungkus Teh China, Minggu (24/7/2022).

Pengungkapan barang haram ini bermula dari informasi masyarakat tentang adanya dugaan pola penyebaran narkotika melalui pelabuhan speedboat Kayan II, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar menjelaskan, menindaklanjuti informasi masyarakat, pihaknya melakukan penggeledahan terhadap penumpang speedboat di Kayan II yang dicurigai. Hasilnya, dua wanita tertangkap tangan membawa sabu 2 kg.

“Yang menjadi perhatian kami, modus operandinya dengan ibu – ibu yang bertindak sebagai kurirnya. Barang haram ini rencana akan dikirim melalui jalur darat ke wilayah Kaltim yaitu Balikpapan dan Samarinda,” jelas Kapolres dalam press rilisnya di hadapan awak media, Jumat (29/7) pagi.

Baca Juga :  Dirut dan Manajer Teknik PT BTM Diperiksa

Kedua wanita itu berinisial WT yang berstatus sebagai ibu rumah tangga (IRT) didampingi rekannya LL . Keduanya merupakan warga Kota Tarakan. Untuk mengelabui petugas kepolisian, WT turut membawa anak kandungnya yang masih berusia delapan tahun.

“Tapi, jelasnya untuk yang diproses awal saat itu hanya dua orang wanita ini. Sedangkan, anak – anak itu jelas tidak,” ujar Kapolres.

Setelah keduanya diamankan, dipimpin Kasat Reskoba Polres Bulungan melakukan pengembangan dengan control delivery dan didapati tersangka lainnya berinisial R di Balikpapan, Kaltim.

“Tapi, R ini pun juga bertindak sebagai kurirnya. Untuk pemilik dan penerima barang haram ini keduanya masih dinyatakan DPO,” ungkapnya.

WT sendiri nekat menjadi kurir sabu karena diupah Rp 20 juta. Namun WT, LL dan R harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mendekam di Rutan Polres Bulungan. Dan bakal dipersangkakan pada Pasal 112 Ayat 2 Junto Pasal 114 ayat 2 Subsider Pasal 132 Ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun atau hukuman mati.

Baca Juga :  KPU Kaltara Belum Punya Kantor Sendiri, Ini Kata Korwil Kaltara

Sebagai informasi, sebelumnya tersangka juga sudah pernah dua kali lolos menyelundupkan narkotika jenis sabu. Untuk kali ini berhasil digagalkan.(dni)

Most Read

Metode Shypon

Pengunjung Air Terjun Tembus 10 Ribu

Lebih Separuh Pasien Sembuh

Artikel Terbaru

/