alexametrics
29.7 C
Tarakan
Wednesday, August 17, 2022

2019, Pembelian Tiket Speedboat via Online

TANJUNG SELOR – Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III, Tanjung Selor akan menerapkan sistem pembelian tiket elektronik (e-ticketing) kepada penumpang speedboat reguler di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor. Penerapan e-ticketing ini merupakan instruksi langsung dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pelaksana Harian (Plh) UPP Kelas III Tanjung Selor, Mulyono mengatakan, sebelum e-ticketing diterapkan di pelabuhan, ada beberapa hal yang harus disiapkan utamanya untuk sarana dan prasarana (sapras) penunjang.

“Jadi sesuai instruksi Kemenhub, ada beberapa hal yang harus disiapkan,” ungkap Mulyono kepada Radar Kaltara, Rabu (26/12).

Adapun sapras yang harus disiapkan di antaranya, area publik, terminal pengantar dan penjemput. Kemudian check in  dan area steril juga harus ada. Kemungkinan e-ticketing akan diterapkan dimulai tahun 2019.

Baca Juga :  Kapolda: Promoter Polri Dilanjutkan

“Saat ini kita masih fokus untuk pengadaan sarpras,” ujarnya.

Dalam hal ini, kata Mulyono, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan dan Dishub Kaltara.

 Mulyono menyebutkan, dari 10 pelabuhan, satu pelabuhan di Kaltara menjadi pilot project e-ticketing, yakni Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dan menjadi prioritas keenam.

“Artinya, kalau pelabuhan Tarakan menjadi pilot project, kita di Tanjung Selor juga akan menerapkan,”  jelasnya.

Karena itu, pemenuhan sapras tidak hanya dilakukan di Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor tapi juga Pelabuhan Tengkayu I Tarakan harus dilakukan.

“Kita akan terus berupaya agar pemenuhan sapras dapat segera terpenuhi,” bebernya.

Terpisah, Kepala Dishub Kaltara, Taupan Majid membenarkan adanya rencana tersebut. Menurutnya, jika tidak ada kendala di 2019 pembelian tiket secara daring sudah diterapkan di Kaltara.

Baca Juga :  Kejar Kebijakan Khusus Pemekaran DOB

 “Jadi masyarakat akan lebih mudah, ya sama seperti pembelian tiket di aplikasi juga,” kata Taupan.

Dengan adanya sistem ini masyarakat tidak perlu khawatir. Karena pembelian juga akan disesuaikan dengan manifest. Karena ketika penumpang yang akan membeli tiket secara otomatis akan masuk ke sistem.

“Jadi tidak akan ada penumpang yang melebihi manifest,” pungkasnya. (*/jai/ana)

 

 

TANJUNG SELOR – Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III, Tanjung Selor akan menerapkan sistem pembelian tiket elektronik (e-ticketing) kepada penumpang speedboat reguler di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor. Penerapan e-ticketing ini merupakan instruksi langsung dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pelaksana Harian (Plh) UPP Kelas III Tanjung Selor, Mulyono mengatakan, sebelum e-ticketing diterapkan di pelabuhan, ada beberapa hal yang harus disiapkan utamanya untuk sarana dan prasarana (sapras) penunjang.

“Jadi sesuai instruksi Kemenhub, ada beberapa hal yang harus disiapkan,” ungkap Mulyono kepada Radar Kaltara, Rabu (26/12).

Adapun sapras yang harus disiapkan di antaranya, area publik, terminal pengantar dan penjemput. Kemudian check in  dan area steril juga harus ada. Kemungkinan e-ticketing akan diterapkan dimulai tahun 2019.

Baca Juga :  Si Jago Merah Kembali Mengamuk

“Saat ini kita masih fokus untuk pengadaan sarpras,” ujarnya.

Dalam hal ini, kata Mulyono, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan dan Dishub Kaltara.

 Mulyono menyebutkan, dari 10 pelabuhan, satu pelabuhan di Kaltara menjadi pilot project e-ticketing, yakni Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dan menjadi prioritas keenam.

“Artinya, kalau pelabuhan Tarakan menjadi pilot project, kita di Tanjung Selor juga akan menerapkan,”  jelasnya.

Karena itu, pemenuhan sapras tidak hanya dilakukan di Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor tapi juga Pelabuhan Tengkayu I Tarakan harus dilakukan.

“Kita akan terus berupaya agar pemenuhan sapras dapat segera terpenuhi,” bebernya.

Terpisah, Kepala Dishub Kaltara, Taupan Majid membenarkan adanya rencana tersebut. Menurutnya, jika tidak ada kendala di 2019 pembelian tiket secara daring sudah diterapkan di Kaltara.

Baca Juga :  Menantang Kelokan Jeram Keburau

 “Jadi masyarakat akan lebih mudah, ya sama seperti pembelian tiket di aplikasi juga,” kata Taupan.

Dengan adanya sistem ini masyarakat tidak perlu khawatir. Karena pembelian juga akan disesuaikan dengan manifest. Karena ketika penumpang yang akan membeli tiket secara otomatis akan masuk ke sistem.

“Jadi tidak akan ada penumpang yang melebihi manifest,” pungkasnya. (*/jai/ana)

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/