alexametrics
30.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

PPDB SMA Sederajat Dibuka di 83 Sekolah

TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara (Kaltara) menjelaskan mengenai tahapan penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Pertama mengenai pendaftaran dan seleksi dibuka pada 27 Juni hingga 5 Juli mendatang.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Disdikbud Kaltara, Sudarsono didampingi Ketua Panitia PPDB Kaltara, Anugraha, Jumat (24/6).

Lanjutnya, selaku organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, Sudarsono memastikan segala tahapan PPDB sudah dilaksanakan sebelumnya.

Mulai dari tahapan persiapan, lalu penetapan panitia dan aturan terkait PPDB yang ada dalam petunjuk teknis (juknis).

PPDB ini merupakan tonggak pertama penerimaan siswa.

“Artinya, ketika menangani dengan tidak serius dan aturan yang benar. Maka, bisa sebabkan terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan. Untuk itu, kami secara detail memperhatikan itu semua,’’ ungkapnya.

Termasuk, lebih lanjut, pada saat merumuskan segala tahapan PPDB.

Disdikbud Kaltara dalam hal ini mengacu pada aturan yang memang turun dari pusat.

Misalnya, salah satunya dengan mengimbau sekolah menerapkan sistem zonasi dan lain sebagainya.

“Tahapan itu, sudah disusun sedemikian rupa. Nantinya masing-masing sekolah, tepat pada tanggal 27 Juni sudah dapat mengumumkan tahapan PPDB ini,’’ jelasnya.

“Meski, saat ini sekolah-sekolah juga sudah memasang spanduk informasi mengenai dimulainya pendaftaran pada tanggal 27 Juni hingga 5 Juli mendatang,’’ sambungnya.

Informasi mengenai pelaksanaan dimulainya PPDB. Menurutnya sudah disampaikan ke sekolah di kabupaten/kota yang ada di Kaltara.

Baca Juga :  Ada Indikasi Pungli, Masyarakat Diminta Lapor

Artinya, tinggal bagaimana digelarnya sosialisasi lebih masif lagi agar masyarakat dapat memahami secara utuh.

“Secara detail nanti dari ketua PPDB. Hanya, perlu diketahui ada empat kategori yang akan dilakukan untuk PPDB. Meliputi, sistem zonasi, afirmasi, jalur prestasi dan perpindahan,’’ sebutnya.

Ketua Panitia PPDB Kaltara, Anugraha menambahkan, persiapan PPDB ini pertama dibenarkan sudah dilakukan sejak tiga hari ke belakang ini.

Termasuk, dengan dilakukannya uji coba PPDB. Meski, diakuinya ada beberapa kendala yang dihadapi.

“Salah satunya sempat server-nya down. Tapi bisa diatasi, kedua terkait dengan masalah penggunaan perangkat teknologi. Yang mana, ada kesulitan saat menggunakan aplikasi PPDB online-nya. Tapi, sekali lagi sudah diantisipasi,’’ terangnya.

Anugraha menjelaskan dengan adanya web atau aplikasi video tutorial, memudahkan masyarakat. Untuk yang PPDB secara offline kendalanya ada pada letak geografisnya.

“Akses transportasi, tapi solusi sudah kita tuangkan. Berikan masukan dan alternatif sehingga ada kemudahan yang PPDB secara offline,’’ tuturnya.

Mengenai tahapan yang ada, untuk pengumuman jurnal akhir PPDB dan hasil seleksi pada 8 Juli.

Selanjutnya, verifikasi berkas dan daftar ulang PPDB 11-15 Juli.

Hingga pada pelaksanaan MPLS pada 18-20 Juli 2022. Benar ada empat jalur PPDB yang berlaku saat ini.

Mulai dari jalur zonasi dengan kuota 65 persen dari daya tampung sekolah. Kemudian jalur afirmasi dengan kuota 15 persen dari daya tampung sekolah.

Baca Juga :  Nelayan di Kecamatan Ini Terima Bantuan Rp 4,2 M

“Termasuk, adanya jalur perpindahan orang tua/wali dengan kuota minimal 5 persen dari daya tampung sekolah. Terakhir, jalur prestasi dengan kuota 5 persen dari daya tampung sekolah,” bebernya.

Berdasarkan data pada PPDB ini, bakal dilaksanakan di 46 SMA negeri, 32 SMK negeri dan 5 SLB negeri.

Untuk sekolah di Kaltara memang terdapat sejumlah sekolah yang menerapkan secara offline karena keterbatasan jaringan internet.

“Ya, memang ada sekolah yang masih melaksanakan PPDB secara offline. Tapi, sekali lagi kami sudah antisipasi untuk yang offline ataupun online,’’ katanya.

Untuk diketahui, mengenai beberapa persyaratan umum dalam mengikuti PPDB jenjang SMA dan SMK.

Meliputi, akta kelahiran, usia maksimal 21 tahun, ijazah SMP sederajat, kartu keluarga yang diterbitkan minimal 1 tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB dan pas foto.

Sedangkan, persyaratan jalur zonasi meliputi alamat KK sesuai wilayah zonasi satuan pendidikan terkait.

Kemudian persyaratan jalur afirmasi adalah memiliki kartu PKH/BNPT/KIP. Calon peserta berasal dari zonasi maupun luar zonasi.

Untuk persyaratan khusus jalur perpindahan tugas orangtua atau wali yaitu surat penugasan orangtua atau wali dengan kriteria waktu tugas paling lama tiga tahun dan surat keterangan domisili.

Terakhir, persyaratan jalur prestasi adalah bukti prestasi akademik atau nonakademik, daftar nilai rapor semester 2 sampai 6.

Lalu, calon peserta bisa berasal dari zonasi maupun luar zonasi. (dni/lim)

TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara (Kaltara) menjelaskan mengenai tahapan penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Pertama mengenai pendaftaran dan seleksi dibuka pada 27 Juni hingga 5 Juli mendatang.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Disdikbud Kaltara, Sudarsono didampingi Ketua Panitia PPDB Kaltara, Anugraha, Jumat (24/6).

Lanjutnya, selaku organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, Sudarsono memastikan segala tahapan PPDB sudah dilaksanakan sebelumnya.

Mulai dari tahapan persiapan, lalu penetapan panitia dan aturan terkait PPDB yang ada dalam petunjuk teknis (juknis).

PPDB ini merupakan tonggak pertama penerimaan siswa.

“Artinya, ketika menangani dengan tidak serius dan aturan yang benar. Maka, bisa sebabkan terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan. Untuk itu, kami secara detail memperhatikan itu semua,’’ ungkapnya.

Termasuk, lebih lanjut, pada saat merumuskan segala tahapan PPDB.

Disdikbud Kaltara dalam hal ini mengacu pada aturan yang memang turun dari pusat.

Misalnya, salah satunya dengan mengimbau sekolah menerapkan sistem zonasi dan lain sebagainya.

“Tahapan itu, sudah disusun sedemikian rupa. Nantinya masing-masing sekolah, tepat pada tanggal 27 Juni sudah dapat mengumumkan tahapan PPDB ini,’’ jelasnya.

“Meski, saat ini sekolah-sekolah juga sudah memasang spanduk informasi mengenai dimulainya pendaftaran pada tanggal 27 Juni hingga 5 Juli mendatang,’’ sambungnya.

Informasi mengenai pelaksanaan dimulainya PPDB. Menurutnya sudah disampaikan ke sekolah di kabupaten/kota yang ada di Kaltara.

Baca Juga :  DAK 2023 Diusulkan Rp 588,7 Miliar

Artinya, tinggal bagaimana digelarnya sosialisasi lebih masif lagi agar masyarakat dapat memahami secara utuh.

“Secara detail nanti dari ketua PPDB. Hanya, perlu diketahui ada empat kategori yang akan dilakukan untuk PPDB. Meliputi, sistem zonasi, afirmasi, jalur prestasi dan perpindahan,’’ sebutnya.

Ketua Panitia PPDB Kaltara, Anugraha menambahkan, persiapan PPDB ini pertama dibenarkan sudah dilakukan sejak tiga hari ke belakang ini.

Termasuk, dengan dilakukannya uji coba PPDB. Meski, diakuinya ada beberapa kendala yang dihadapi.

“Salah satunya sempat server-nya down. Tapi bisa diatasi, kedua terkait dengan masalah penggunaan perangkat teknologi. Yang mana, ada kesulitan saat menggunakan aplikasi PPDB online-nya. Tapi, sekali lagi sudah diantisipasi,’’ terangnya.

Anugraha menjelaskan dengan adanya web atau aplikasi video tutorial, memudahkan masyarakat. Untuk yang PPDB secara offline kendalanya ada pada letak geografisnya.

“Akses transportasi, tapi solusi sudah kita tuangkan. Berikan masukan dan alternatif sehingga ada kemudahan yang PPDB secara offline,’’ tuturnya.

Mengenai tahapan yang ada, untuk pengumuman jurnal akhir PPDB dan hasil seleksi pada 8 Juli.

Selanjutnya, verifikasi berkas dan daftar ulang PPDB 11-15 Juli.

Hingga pada pelaksanaan MPLS pada 18-20 Juli 2022. Benar ada empat jalur PPDB yang berlaku saat ini.

Mulai dari jalur zonasi dengan kuota 65 persen dari daya tampung sekolah. Kemudian jalur afirmasi dengan kuota 15 persen dari daya tampung sekolah.

Baca Juga :  Dua Pria Ini Diciduk Polisi Saat Diduga Transaksi Sabu

“Termasuk, adanya jalur perpindahan orang tua/wali dengan kuota minimal 5 persen dari daya tampung sekolah. Terakhir, jalur prestasi dengan kuota 5 persen dari daya tampung sekolah,” bebernya.

Berdasarkan data pada PPDB ini, bakal dilaksanakan di 46 SMA negeri, 32 SMK negeri dan 5 SLB negeri.

Untuk sekolah di Kaltara memang terdapat sejumlah sekolah yang menerapkan secara offline karena keterbatasan jaringan internet.

“Ya, memang ada sekolah yang masih melaksanakan PPDB secara offline. Tapi, sekali lagi kami sudah antisipasi untuk yang offline ataupun online,’’ katanya.

Untuk diketahui, mengenai beberapa persyaratan umum dalam mengikuti PPDB jenjang SMA dan SMK.

Meliputi, akta kelahiran, usia maksimal 21 tahun, ijazah SMP sederajat, kartu keluarga yang diterbitkan minimal 1 tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB dan pas foto.

Sedangkan, persyaratan jalur zonasi meliputi alamat KK sesuai wilayah zonasi satuan pendidikan terkait.

Kemudian persyaratan jalur afirmasi adalah memiliki kartu PKH/BNPT/KIP. Calon peserta berasal dari zonasi maupun luar zonasi.

Untuk persyaratan khusus jalur perpindahan tugas orangtua atau wali yaitu surat penugasan orangtua atau wali dengan kriteria waktu tugas paling lama tiga tahun dan surat keterangan domisili.

Terakhir, persyaratan jalur prestasi adalah bukti prestasi akademik atau nonakademik, daftar nilai rapor semester 2 sampai 6.

Lalu, calon peserta bisa berasal dari zonasi maupun luar zonasi. (dni/lim)

Most Read

Artikel Terbaru

/