alexametrics
28.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

Ruang VIP Tak Representatif, Bisa Bikin Daerah Malu

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bulungan, tak menampik mengenai ruang VIP yang ada saat ini dianggap kurang reperesentatif. Demikian dikatakan Kepala Dishub Bulungan, Hasan Pemma dalam wawancaranya kepada Radar Kaltara (18/12).

Dianggap kurang representatif lantaran seiring berkembangnya wilayah di Ibu Kota Kaltara, Tanjung Selor. Maka, memang sudah seharusnya diperlukan ruangan VIP yang lebih memadai nantinya. “Lalu di sini tujuannya apa? Ini tentunya saat ada tamu dari luar daerah berkunjung ke daerah ini mereka dapat jauh lebih nyaman saat berada di ruangan VIP itu,” katanya melalui sambungan telepon pribadinya.

Dikatakannya juga, ruangan VIP ini ibarat menjadi salah satu wajah di Ibu Kota. Pasalnya, tamu atau pejabat dari luar daerah rerata sejenak akan beristirahat di ruang tersebut. Sehingga ke depannya memang perlu untuk dilakukan renovasi di ruang VIP itu. “Ke depannya jika kondisinya seperti saat ini. Maka, daerah ini akan malu. Ya, karena ruangan VIP kondisinya masih seperti itu terus,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bulungan ini.

Baca Juga :  Waspada Cuaca Ekstrem Akibat Monsun Asia

Namun, lanjutnya, untuk dilakukan rehab ruang VIP memang ibarat tak semudah membalikkan telapak tangan. Tak lain, karena memang dengan keterbatasan anggaran yang ada. “Kami sebenarnya ingin melakukan rehab. Hanya, anggaran terbatas sehingga belum dapat merealisasikannya. Mudah-mudahan nanti ada dari pihak provinsi yang nantinya ikut andil di dalamnya,” harapnya.

Di sisi lain, alasan mengapa pihaknya mengharapkan adanya campur tangan provinsi. Hal itu dikarenakan ruang VIP itu peruntukannya tak hanya bagi pejabat di lingkungan Pemkab Bulungan. Melainkan, pejabat di Pemprov Kaltara pun demikian turut menggunakamnya. “Jadi, di sini wajar mengenai apa yang menjadi harapan kami ini. Pemprov Kaltara melalui OPD teknisnya harus ikut andil di dalamnya,” tuturnya memgakhiri.

Baca Juga :  Berprofesi Sebagai ASN, Berharap Main Film Lagi

Sementara, di Pemprov Kaltara melalui Dishub sebelumnya memang ada sebuah rencana memoles wajah ibu kota ini. Khususnya, pada dermaga tempat berlabuhnya perahu cepat. Kepala Dishub Kaltara, Taupan Madjid mengatakan, jika sesuai rencana, di tahun 2021 itu pemprov akan menyuntikkan dana sebesar Rp 5 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk perbaikan fasilitas umum tersebut.

Untuk teknis pelaksanaan anggaran Rp 5 miliar di tahun 2021 itu nanti akan dilihat, apakah diberikan dalam bentuk bantuan keuangan (bankeu) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, atau dikerjakan langsung oleh Pemprov seperti di Pelabuhan Tengkayu, Tarakan.

“Nanti anggaran itu menyesuaikan dari peruntukkan di lapangan. Hanya, memang rencananya untuk rehab Dermaga Kayan II, Tanjung Selor dahulu peruntukkannya,” ungkapnya. (omg/eza)

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bulungan, tak menampik mengenai ruang VIP yang ada saat ini dianggap kurang reperesentatif. Demikian dikatakan Kepala Dishub Bulungan, Hasan Pemma dalam wawancaranya kepada Radar Kaltara (18/12).

Dianggap kurang representatif lantaran seiring berkembangnya wilayah di Ibu Kota Kaltara, Tanjung Selor. Maka, memang sudah seharusnya diperlukan ruangan VIP yang lebih memadai nantinya. “Lalu di sini tujuannya apa? Ini tentunya saat ada tamu dari luar daerah berkunjung ke daerah ini mereka dapat jauh lebih nyaman saat berada di ruangan VIP itu,” katanya melalui sambungan telepon pribadinya.

Dikatakannya juga, ruangan VIP ini ibarat menjadi salah satu wajah di Ibu Kota. Pasalnya, tamu atau pejabat dari luar daerah rerata sejenak akan beristirahat di ruang tersebut. Sehingga ke depannya memang perlu untuk dilakukan renovasi di ruang VIP itu. “Ke depannya jika kondisinya seperti saat ini. Maka, daerah ini akan malu. Ya, karena ruangan VIP kondisinya masih seperti itu terus,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bulungan ini.

Baca Juga :  Kasus Bertambah, Bulungan  PPKM Level 1

Namun, lanjutnya, untuk dilakukan rehab ruang VIP memang ibarat tak semudah membalikkan telapak tangan. Tak lain, karena memang dengan keterbatasan anggaran yang ada. “Kami sebenarnya ingin melakukan rehab. Hanya, anggaran terbatas sehingga belum dapat merealisasikannya. Mudah-mudahan nanti ada dari pihak provinsi yang nantinya ikut andil di dalamnya,” harapnya.

Di sisi lain, alasan mengapa pihaknya mengharapkan adanya campur tangan provinsi. Hal itu dikarenakan ruang VIP itu peruntukannya tak hanya bagi pejabat di lingkungan Pemkab Bulungan. Melainkan, pejabat di Pemprov Kaltara pun demikian turut menggunakamnya. “Jadi, di sini wajar mengenai apa yang menjadi harapan kami ini. Pemprov Kaltara melalui OPD teknisnya harus ikut andil di dalamnya,” tuturnya memgakhiri.

Baca Juga :  Enam Desa Belum Nikmati Listrik

Sementara, di Pemprov Kaltara melalui Dishub sebelumnya memang ada sebuah rencana memoles wajah ibu kota ini. Khususnya, pada dermaga tempat berlabuhnya perahu cepat. Kepala Dishub Kaltara, Taupan Madjid mengatakan, jika sesuai rencana, di tahun 2021 itu pemprov akan menyuntikkan dana sebesar Rp 5 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk perbaikan fasilitas umum tersebut.

Untuk teknis pelaksanaan anggaran Rp 5 miliar di tahun 2021 itu nanti akan dilihat, apakah diberikan dalam bentuk bantuan keuangan (bankeu) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, atau dikerjakan langsung oleh Pemprov seperti di Pelabuhan Tengkayu, Tarakan.

“Nanti anggaran itu menyesuaikan dari peruntukkan di lapangan. Hanya, memang rencananya untuk rehab Dermaga Kayan II, Tanjung Selor dahulu peruntukkannya,” ungkapnya. (omg/eza)

Most Read

Artikel Terbaru

/