Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Presiden Akan Tinjau Progres KIHI

A
Penulis: Azwar Halim❯
(RADAR KALTARA) PROYEK STRATEGIS: Presiden RI Jokowi saat melakukan groundbreaking KIHI Tanah Kuning-Mangkupadi lalu tahun lalu. Rencananya dalam waktu dekat ini Presiden akan kembali mengecek progresnya.
(RADAR KALTARA) PROYEK STRATEGIS: Presiden RI Jokowi saat melakukan groundbreaking KIHI Tanah Kuning-Mangkupadi lalu tahun lalu. Rencananya dalam waktu dekat ini Presiden akan kembali mengecek progresnya.
TANJUNG SELOR - Jika tak ada aral, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) akan kembali melakukan kunjungan ke Kalimantan Utara (Kaltara). Adapun kunjungan itu guna mengecek secara langsung progres pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning-Mangkupadi di Tanjung Palas Timur, Bulungan.

Kepala Bappeda dan Litbang Kaltara, Helmi mengatakan, rencana kedatangan Presiden Jokowi ke Kaltara itu dijadwalkan antara Februari atau Maret tahun 2023 mendatang. "Ini dalam rangka meninjau progres pembangunan KIHI Tanah Kuning-Mangkupadi," ujar Helmi kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor, Minggu (18/12).

Sebagai bentuk persiapan, lanjut Helmi, rencananya di Januari 2023 mendatang Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) RI, Luhut Binsar Panjaitan yang akan datang terlebih dahulu. "Karena dia menyelesaikan gedung pengelolanya itu. Pastinya terhadap rencana kedatangan Presiden ini kita untuk sementara mengalir saja," tuturnya.

Artinya, jika sudah ada update atau informasi terbaru mengenai rencana kedatangan Presiden ini, maka pihaknya akan mengoptimalkan persiapan di daerah. "Tapi biasanya kalau ada kunjungan seperti itu, kita pasti akan ada rapat-rapat persiapan untuk membahas segala sesuatunya. Makanya Menko Marves yang duluan datang ke sini (Januari 2023)," sebut Helmi.

Terpisah, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Andi Hamzah mengatakan, pada prinsipnya pihaknya dari lembaga legislatif sangat mendukung pelaksanaan pembangunan KIHI Tanah Kuning-Mangkupadi tersebut. "Sejak awal kita sudah minta kepada masyarakat agar mempersiapkan diri dengan cara terus memperkaya skill untuk bekerja," katanya.

Bahkan, Politisi Partai Gerindra ini mengaku, melalui Balai Latihan Kerja (BLK) juga sudah disampaikan kepada masyarakat bahwa sekarang ini merupakan kesempatan untuk mempersiapkan diri agar ke depan menangkap peluang kerja di kawasan industri itu. "Jangan sampai nanti ketika mereka sudah butuh karyawan, ujuk-ujuk kita datang melamar tanpa berbekal skill," katanya.

Dari legislatif sudah sejak lama memberikan dorongan kepada masyarakat untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja itu. Tentu perusahaan juga akan senang jika ada tenaga kerja lokal yang memiliki skill sesuai kebutuhan. Termasuk kepada pemerintah daerah, pihaknya juga selalu memberikan dorongan untuk lebih memperbanyak melakukan pelatihan-pelatihan, seperti menyiapkan segala peralatan yang dibutuhkan.

"Intinya ini merupakan tanggung jawab bersama, utamanya pemerintah daerah, baik itu di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi harus mengambil andil di dalam mempersiapkan SDM lokal ini," tuturnya. (iwk/eza)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

STQ VI Tanjung Palas Bulungan Bentengi Generasi dari Narkoba

STQ VI Tanjung Palas Bulungan Bentengi Generasi dari Narkoba

Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) VI Tingkat Kecamatan Tanjung Palas

DPRD Bulungan Desak Penyelesaian Plasma Tanah Kuning

DPRD Bulungan Desak Penyelesaian Plasma Tanah Kuning

DPRD Bulungan memberi waktu 30 hari kepada pemerintah dan perusahaan untuk menuntaskan persoalan kebun plasma 20 persen

Syarwani: Investasi KIHI Harus Berdampak bagi Masyarakat Bulungan

Syarwani: Investasi KIHI Harus Berdampak bagi Masyarakat Bulungan

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan berkomitmen mengawal pertumbuhan investasi di Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning–Mangkupad

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer