alexametrics
26 C
Tarakan
Monday, August 8, 2022

Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K

TANJUNG SELOR – Memenuhi kebutuhan guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka seleksi guru honorer menjadi aparatur sipil negara (ASN) melalui skema pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (P3K) pada 2021 mendatang.

Plh Bupati Bulungan, Ingkong Ala saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengaku belum mengetahui pasti apakah sudah ada surat secara resmi atau belum. “Kalau ke saya sampai hari ini (kemarin, Red) belum ada,” kata Ingkong Ala kepada Radar Kaltara kala ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/12).

Namun, sambung dia, adanya seleksi guru honorer menjadi P3K ini cukup membantu dan memberikan kesempatan kepada guru untuk menjadi ASN. “Ini kesempatan bagus,” ujarnya.

Baca Juga :  PAD Miliaran, Pelayanan Masih Kacau

Apalagi, jumlah guru honorer di Kabupaten Bulungan ini cukup banyak. Data terakhir ada sekitar 500 orang. Dengan dibukanya seleksi ini tentunya akan memberikan kesempatan kepada guru untuk menjadi ASN. “Saya akan koordinasikan ke OPD teknis untuk mendata ulang guru honorer yang ada di Bulungan,” ujarnya.

Tentunya, tidak semua dapat mengikuti seleksi tersebut. Apalagi jika ada usia guru yang sudah melebihi batas yang sudah ditetapkan. “Kita juga akan prioritaskan guru yang sudah mengabdi selama 5 tahun,” ujarnya.

Namun, kata dia, bukan berati yang lainnya tidak mendapatkan prioritas. Hanya saja, untuk guru yang sudah mengabdi selama 5 tahun akan lebih diprioritaskan. “Iya, mudahan saja semua bisa memenuhi syarat dan ini kesempatan untuk putra putri daerah untuk menjadi ASN, walaupun hanya berstatus P3K,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gubernur Zainal Lantik 26 Pejabat Eselon II Hasil Job Fit

Sementara itu, Kepala Bidang Guru dan Kependidikan (Kabid GTK) Disdikbud Bulungan, Suparmin Seto saat dikonfirmasi membenarkan adanya rekrutmen guru honorer menjadi P3K tersebut. “Kami memang sudah menerima informasi dari Kemendikbud terkait hal itu,” kata dia.

Hanya saja, secara teknis hal ini akan dibahas lebih lanjut dengan Kemendikbud. Rencananya sosialisasi terkait rekrutmen ini akan dibahas dalam rapat bersama Kemendikbud.

“Sosialisasi P3K ini akan dibahas dalam rapat di Yogyakarta. Nah, teknisnya seperti apa tunggu hasil rapat saja. Kalau sekarang saya belum tahu. Yang jelas akan ada rekrutmen,” bebernya. (*/jai/eza)

TANJUNG SELOR – Memenuhi kebutuhan guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka seleksi guru honorer menjadi aparatur sipil negara (ASN) melalui skema pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (P3K) pada 2021 mendatang.

Plh Bupati Bulungan, Ingkong Ala saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengaku belum mengetahui pasti apakah sudah ada surat secara resmi atau belum. “Kalau ke saya sampai hari ini (kemarin, Red) belum ada,” kata Ingkong Ala kepada Radar Kaltara kala ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/12).

Namun, sambung dia, adanya seleksi guru honorer menjadi P3K ini cukup membantu dan memberikan kesempatan kepada guru untuk menjadi ASN. “Ini kesempatan bagus,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Zainal Lantik 26 Pejabat Eselon II Hasil Job Fit

Apalagi, jumlah guru honorer di Kabupaten Bulungan ini cukup banyak. Data terakhir ada sekitar 500 orang. Dengan dibukanya seleksi ini tentunya akan memberikan kesempatan kepada guru untuk menjadi ASN. “Saya akan koordinasikan ke OPD teknis untuk mendata ulang guru honorer yang ada di Bulungan,” ujarnya.

Tentunya, tidak semua dapat mengikuti seleksi tersebut. Apalagi jika ada usia guru yang sudah melebihi batas yang sudah ditetapkan. “Kita juga akan prioritaskan guru yang sudah mengabdi selama 5 tahun,” ujarnya.

Namun, kata dia, bukan berati yang lainnya tidak mendapatkan prioritas. Hanya saja, untuk guru yang sudah mengabdi selama 5 tahun akan lebih diprioritaskan. “Iya, mudahan saja semua bisa memenuhi syarat dan ini kesempatan untuk putra putri daerah untuk menjadi ASN, walaupun hanya berstatus P3K,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ribuan Formasi PPPK Guru Belum Terisi

Sementara itu, Kepala Bidang Guru dan Kependidikan (Kabid GTK) Disdikbud Bulungan, Suparmin Seto saat dikonfirmasi membenarkan adanya rekrutmen guru honorer menjadi P3K tersebut. “Kami memang sudah menerima informasi dari Kemendikbud terkait hal itu,” kata dia.

Hanya saja, secara teknis hal ini akan dibahas lebih lanjut dengan Kemendikbud. Rencananya sosialisasi terkait rekrutmen ini akan dibahas dalam rapat bersama Kemendikbud.

“Sosialisasi P3K ini akan dibahas dalam rapat di Yogyakarta. Nah, teknisnya seperti apa tunggu hasil rapat saja. Kalau sekarang saya belum tahu. Yang jelas akan ada rekrutmen,” bebernya. (*/jai/eza)

Most Read

Artikel Terbaru

/