alexametrics
30.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

Harapan Tinggi Warga Kaltara untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Baru

TARAKAN – Benuanta -julukan Kalimantan Utara (Kaltara) akan menyambut pemimpin baru. Hal itu memberi warna baru bagi pemerintahan. Sehingga sosok pemimpin baru diharapkan dapat memberi angin segar kepada kabupaten/kota melalui kebijakan yang ada.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kaltara, Muddain, S.T, menilai hadirnya gubernur Kaltara baru ke depan, diharapkan dapat mengobati dahaga kabupaten/kota yang selama ini kesulitan dalam membangun akibat keterbatasan anggaran daerah. Sehingga menurutnya, dengan visi-misi Cagub-Cawagub Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang – Dr. Yansen TP, M.Si, diharapkan dapat direalisasikan secara nyata.

“Pertama kan visi dan misi ini suatu hal yang wajib untuk dipertanggungjawabkan ke publik. Dalam bentuk proses penganggaran. Yang kedua, visi-misi kan harus dijabarkan dalam peraturan daerah tentang RPJMD. Maka visi-misi itu, harus dikawal oleh DPRD sejauh mana realisasi dalam setiap tahun penganggaran. Dan salah satu tugas DPRD mengawal janji politik tersebut,” ujarnya, (14/12).

“Semua janji politik ini kan harus tertuang dalam rencana jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Artinya, janji politik kan diusahakan melalui pergub, perwali bagaimana pelimpahan kewenangan antara provinsi dengan kabupaten/kota. Kita pahami bahwa, salah satu tugas gubernur adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat. Salah satu tugas gubernur adalah menggerakkan roda perekonomian di 5 kabupaten/kota yang ada. Salah satunya adalah mengembalikan Pelabuhan Tengkayu I dan II termasuk Balai Benih Udang, agar perekonomian di Tarakan bisa meningkat,” sambungnya.

Baca Juga :  5.567 Pelamar 'Melaju' ke SKD

Ia menuturkan, terkait program Zainal-Yansen yang berjanji mengembalikan beberapa aset ke kabupaten/kota, merupakan cara untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten/kota. “Pemprov bisa saja melakukan hibah ke Pemkot Tarakan. Kan banyak aset daerah yang sudah dihibahkan. Sehematnya itu bisa dihibahkan ke pemerintah daerah saja. Supaya daerah tidak mengeluarkan anggaran untuk melakukan pembangunan baru,” tukasnya.

Sementara itu, Sekertaris DPD Golkar Kaltara Suharno menerangkan, meski pihaknya berada dalam jalur berseberangan dengan gubernur terpilih namun pihaknya tetap berharap penuh terhadap pemerintah selanjutnya. Sehingga ia meyakini jika pemerintah terpilih dapat menjalankan programnya dengan baik sesuai janji saat kampanye.

“Saya kira dalam pertarungan, memang ada perbedaan. Tetapi setelah pilkada, kita tidak boleh ada perbedaan lagi. Sekarang, bagaimana yang terpilih kembali, dapat menyongsong program yang dilakukan pemerintah. Supaya, sinergitas dalam pembangunan, bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.

Baca Juga :  Dukungan Keluarga dan Kerabat Jadi Penyemangat

“Kami tentu secara politik akan menghormati dan mendukung program pemerintah terpilih. Karena kontestasi pemilu bukan ajang memecah belah hubungan antarpartai, melainkan menjadi kontestasi yang membuat partai-partai lebih solid,” sambungnya.

Ia menerangkan, semua tokoh dan masyarakat saat ini seharusnya melupakan perbedaan pilihan saat kampanye. Menurutnya, saat ini semua partai dapat bersinergi dalam membangun Kaltara ke arah lebih baik. “Persoalan dukung mendukung sudah selesai. Saatnya kita kembali bahu-membahu mendukung pembangunan Kaltara. Soal siapa pun yang terpilih, saya kira itu harus dihormati semua pihak. Karena itu adalah pilihan masyarakat,” tukasnya.

“Apapun janji politik yang saat itu diucapkan. Saya kira hal itu bisa dilakukan dengan melakukan strategi-strategi kebijakan. Kalau memang beberapa program terbentur aturan pusat, Pemprov bisa membuat pergub untuk memberi hak daerah mengelola demi kebaikan masyarakat. Kalau hal itu bisa membangun daerah, hal itu harus diperjuangkan,” pungkasnya.(*/zac/lim)

TARAKAN – Benuanta -julukan Kalimantan Utara (Kaltara) akan menyambut pemimpin baru. Hal itu memberi warna baru bagi pemerintahan. Sehingga sosok pemimpin baru diharapkan dapat memberi angin segar kepada kabupaten/kota melalui kebijakan yang ada.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kaltara, Muddain, S.T, menilai hadirnya gubernur Kaltara baru ke depan, diharapkan dapat mengobati dahaga kabupaten/kota yang selama ini kesulitan dalam membangun akibat keterbatasan anggaran daerah. Sehingga menurutnya, dengan visi-misi Cagub-Cawagub Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang – Dr. Yansen TP, M.Si, diharapkan dapat direalisasikan secara nyata.

“Pertama kan visi dan misi ini suatu hal yang wajib untuk dipertanggungjawabkan ke publik. Dalam bentuk proses penganggaran. Yang kedua, visi-misi kan harus dijabarkan dalam peraturan daerah tentang RPJMD. Maka visi-misi itu, harus dikawal oleh DPRD sejauh mana realisasi dalam setiap tahun penganggaran. Dan salah satu tugas DPRD mengawal janji politik tersebut,” ujarnya, (14/12).

“Semua janji politik ini kan harus tertuang dalam rencana jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Artinya, janji politik kan diusahakan melalui pergub, perwali bagaimana pelimpahan kewenangan antara provinsi dengan kabupaten/kota. Kita pahami bahwa, salah satu tugas gubernur adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat. Salah satu tugas gubernur adalah menggerakkan roda perekonomian di 5 kabupaten/kota yang ada. Salah satunya adalah mengembalikan Pelabuhan Tengkayu I dan II termasuk Balai Benih Udang, agar perekonomian di Tarakan bisa meningkat,” sambungnya.

Baca Juga :  Dukungan Keluarga dan Kerabat Jadi Penyemangat

Ia menuturkan, terkait program Zainal-Yansen yang berjanji mengembalikan beberapa aset ke kabupaten/kota, merupakan cara untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten/kota. “Pemprov bisa saja melakukan hibah ke Pemkot Tarakan. Kan banyak aset daerah yang sudah dihibahkan. Sehematnya itu bisa dihibahkan ke pemerintah daerah saja. Supaya daerah tidak mengeluarkan anggaran untuk melakukan pembangunan baru,” tukasnya.

Sementara itu, Sekertaris DPD Golkar Kaltara Suharno menerangkan, meski pihaknya berada dalam jalur berseberangan dengan gubernur terpilih namun pihaknya tetap berharap penuh terhadap pemerintah selanjutnya. Sehingga ia meyakini jika pemerintah terpilih dapat menjalankan programnya dengan baik sesuai janji saat kampanye.

“Saya kira dalam pertarungan, memang ada perbedaan. Tetapi setelah pilkada, kita tidak boleh ada perbedaan lagi. Sekarang, bagaimana yang terpilih kembali, dapat menyongsong program yang dilakukan pemerintah. Supaya, sinergitas dalam pembangunan, bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.

Baca Juga :  5.567 Pelamar 'Melaju' ke SKD

“Kami tentu secara politik akan menghormati dan mendukung program pemerintah terpilih. Karena kontestasi pemilu bukan ajang memecah belah hubungan antarpartai, melainkan menjadi kontestasi yang membuat partai-partai lebih solid,” sambungnya.

Ia menerangkan, semua tokoh dan masyarakat saat ini seharusnya melupakan perbedaan pilihan saat kampanye. Menurutnya, saat ini semua partai dapat bersinergi dalam membangun Kaltara ke arah lebih baik. “Persoalan dukung mendukung sudah selesai. Saatnya kita kembali bahu-membahu mendukung pembangunan Kaltara. Soal siapa pun yang terpilih, saya kira itu harus dihormati semua pihak. Karena itu adalah pilihan masyarakat,” tukasnya.

“Apapun janji politik yang saat itu diucapkan. Saya kira hal itu bisa dilakukan dengan melakukan strategi-strategi kebijakan. Kalau memang beberapa program terbentur aturan pusat, Pemprov bisa membuat pergub untuk memberi hak daerah mengelola demi kebaikan masyarakat. Kalau hal itu bisa membangun daerah, hal itu harus diperjuangkan,” pungkasnya.(*/zac/lim)

Most Read

Artikel Terbaru

/