alexametrics
26 C
Tarakan
Monday, August 8, 2022

Harga Cabai di Daerah Ini Sempat Tembus Rp 200 Ribu per Kg

TANJUNG SELOR – Harga cabai rawit di Bulungan mencapai semakin pedas. Bahkan, harganya nyaris setara harga daging sapi.

Salah seorang pedagang di Pasar Induk, Arif saat dikonfirmasi membenarkan bahwa harga cabai sempat tembus Rp 200 ribu per kg. Kenaikan itu dikarenakan banyak para petani yang tidak berkebun pada momen Iduladha. “Jadi, ketersediaan cabai terbatas,” kata Arif saat ditemui di Pasar Induk, Kamis (14/7).

Namun, kata dia, saat ini harga cabai sudah berangsur turun, walaupun saat ini masih mencapai Rp 160 ribu per kg. “Sekarang ini kita mengikuti hukum pasar saja. Kalau ketersediaan melimpah. Iya, harga turun. Tetapi, kalau ketersediaan menipis harga pasti naik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pererat Sinergitas Antara Legislatif dan Eksekutif

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Samsuri. Kenaikan harga cabai ini terjadi karena ketersediaan yang masih terbatas. “Iya, walaupun harga cabai naik, tingkat pembelian cabai sejauh ini masih stabil,” bebernya.

Untuk saat ini, Samsuri mengaku menjual harga cabai dikisaran harga Rp 140 per kg. Namun, sejauh ini masih banyak masyarakat yang mengeluhkan hal tersebut. “Pasca Iduladha harga cabai tembus Rp 200 ribu per kg. Sekarang ini sudah turun Rp 140 ribu per kg sampai Rp 150 ribu per kg,” tutupnya. (*)






Reporter: Fijai Pasaruja

TANJUNG SELOR – Harga cabai rawit di Bulungan mencapai semakin pedas. Bahkan, harganya nyaris setara harga daging sapi.

Salah seorang pedagang di Pasar Induk, Arif saat dikonfirmasi membenarkan bahwa harga cabai sempat tembus Rp 200 ribu per kg. Kenaikan itu dikarenakan banyak para petani yang tidak berkebun pada momen Iduladha. “Jadi, ketersediaan cabai terbatas,” kata Arif saat ditemui di Pasar Induk, Kamis (14/7).

Namun, kata dia, saat ini harga cabai sudah berangsur turun, walaupun saat ini masih mencapai Rp 160 ribu per kg. “Sekarang ini kita mengikuti hukum pasar saja. Kalau ketersediaan melimpah. Iya, harga turun. Tetapi, kalau ketersediaan menipis harga pasti naik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Anggaran Dipangkas 30 Persen, ASN Dilarang Dinas Luar

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Samsuri. Kenaikan harga cabai ini terjadi karena ketersediaan yang masih terbatas. “Iya, walaupun harga cabai naik, tingkat pembelian cabai sejauh ini masih stabil,” bebernya.

Untuk saat ini, Samsuri mengaku menjual harga cabai dikisaran harga Rp 140 per kg. Namun, sejauh ini masih banyak masyarakat yang mengeluhkan hal tersebut. “Pasca Iduladha harga cabai tembus Rp 200 ribu per kg. Sekarang ini sudah turun Rp 140 ribu per kg sampai Rp 150 ribu per kg,” tutupnya. (*)






Reporter: Fijai Pasaruja

Most Read

Artikel Terbaru

/