alexametrics
26.7 C
Tarakan
Friday, August 12, 2022

DAD Bersama Gubernur Kaltara Panen Jagung di Desa Antutan

TANJUNG SELOR –Dewan Adat Dayak (DAD) Kaltara dan Gubernur Kaltara Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum melakukan panen jagung bersama Kelompok Tani Lasan Lalui Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, Rabu (8/6) sore.

Kehadiran Gubernur bersama para petani di Antutan merupakan aspirasi masyarakat yang difasilitasi DAD Kaltara. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPRD Kaltara Albertus Baya.
Dalam kegiatan ini Gubernur bersama Ketua DPRD serta Ketua DAD Kaltara melakukan panen jagung secara simbolis di atas lahan seluas 5 hektare.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kaltara Jhony Laing Impang mengatakan panen dan hadirnya Gubernur serta Ketua DPRD Kaltara ini merupakan kepedulian pejabat daerah, DAD dan PDI-P terhadap aspirasi masyarakat.

“Walaupun jam terbang mereka (Gubernur dan Ketua DPRD Kaltara) padat, mereka tetap menyempatkan waktunya bertemu dengan masyarakat,” ujar Jhony.

“Ini menjadi kebanggaan masyarakat kita juga, orang nomor satu Kaltara tersebut dapat hadir karena pada waktu pilkada mereka (masyarakat) sangat mendukung gubernur yang sekarang,” sambungnya.

Terlepas dari itu, kata Jhony, para petani berharap ada dukungan sarana dan fasilitas pertanian serta insfrastrukur jalan dari pemerintah yang saat ini tidak bisa dilalui saat hujan sehingga panen jadi terkendala.

Baca Juga :  Genjot Produksi, 500 Bibit Ikan Disalurkan

Perlu diketahui, di sekitar area kebun Kelompok Tani Lasan Lalui jagung ditanami tapi juga ada karet, sawit, padi dan lainnya milik masyarakat.

“Tapi sebenarnya, permasalahan di bidang pertanian ini tidak hanya dirasakan oleh kelompok Tani Lasan Lalui, tapi juga petani di beberapa desa lainnya,” jelas Jhony.

Seperti, sambung Jhony, lahan sawah di Desa Jelarai, Long Sam, Antutan, Long Beluah dan Long Tungu juga masih mengalami kendala soal irigasinya. Irigasi sangat dibutuhkan, sebab sawah petani berada di daerah rawa-rawa.

“Rawa –rawa itu kadar asam airnya sangat tinggi, sehingga tidak bisa menghasilkan apa-apa,” ujarnya.

Karena itu, Jhony berharap ke depan permasalah pertanian ini menjadi perhatian bagi pemerintah karena menjadi kebutuhan petani.

“Paling tidak tahun depan bisa terealisasi di anggaran perubahan. Itu sudah masuk perencanaan,” harapnya.

Sementara Gubernur Kaltara H. Zainal Arifin Paliwang mengapresiasi Kelompok Tani Lasan Lalui yang telah berusaha, sehingga dirinya bisa hadir di panen jagung sesuai dengan harapan kelompok tani.

Baca Juga :  Kementan Gelar Pangan Murah di Wilayah Ini

“Saya yakin pemerintah akan mendengar dan memperjuangkan harapan kelompok tani ini salah satunya soal pengadaan alat pertanian (perontok jagung) dan pemerintah selalu berkomitmen akan selalu hadir bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kaltara Albertus Baya menambahkan, kebutuhan Kelompok Tani Lasan Lalui akan menjadi perhatian bersama dan akan dianggarkan terutama soal infrastruktur yang memang sangat dibutuhkan.

“Kita sepakat juga beri anggaran khusus bidang pertanian, memang ini menjadi keperluan kelompok tani.Kita akan coba penuhi secara bertahap,” ujarnya.

Ketua Kelompok Tani Lasan lalui Lie Jiu menambahkan anggota kelompok tani yang aktif 80 kepala keluarga (KK) dari total 126 KK. Namun, ia mengapresiasi waktu dan kesempatan Gubernur dan Ketua DPRD Kaltara bisa hadir langsung bersama petani melakukan panen jagung.

“Kami berharap dinas terkait dapat memperhatikan dan memberikan bantuan kebutuhan petani, karena sangat kami perlukan,” singkatnya. (*)

TANJUNG SELOR –Dewan Adat Dayak (DAD) Kaltara dan Gubernur Kaltara Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum melakukan panen jagung bersama Kelompok Tani Lasan Lalui Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, Rabu (8/6) sore.

Kehadiran Gubernur bersama para petani di Antutan merupakan aspirasi masyarakat yang difasilitasi DAD Kaltara. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPRD Kaltara Albertus Baya.
Dalam kegiatan ini Gubernur bersama Ketua DPRD serta Ketua DAD Kaltara melakukan panen jagung secara simbolis di atas lahan seluas 5 hektare.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kaltara Jhony Laing Impang mengatakan panen dan hadirnya Gubernur serta Ketua DPRD Kaltara ini merupakan kepedulian pejabat daerah, DAD dan PDI-P terhadap aspirasi masyarakat.

“Walaupun jam terbang mereka (Gubernur dan Ketua DPRD Kaltara) padat, mereka tetap menyempatkan waktunya bertemu dengan masyarakat,” ujar Jhony.

“Ini menjadi kebanggaan masyarakat kita juga, orang nomor satu Kaltara tersebut dapat hadir karena pada waktu pilkada mereka (masyarakat) sangat mendukung gubernur yang sekarang,” sambungnya.

Terlepas dari itu, kata Jhony, para petani berharap ada dukungan sarana dan fasilitas pertanian serta insfrastrukur jalan dari pemerintah yang saat ini tidak bisa dilalui saat hujan sehingga panen jadi terkendala.

Baca Juga :  Wagub: Harus Ada Keterpaduan

Perlu diketahui, di sekitar area kebun Kelompok Tani Lasan Lalui jagung ditanami tapi juga ada karet, sawit, padi dan lainnya milik masyarakat.

“Tapi sebenarnya, permasalahan di bidang pertanian ini tidak hanya dirasakan oleh kelompok Tani Lasan Lalui, tapi juga petani di beberapa desa lainnya,” jelas Jhony.

Seperti, sambung Jhony, lahan sawah di Desa Jelarai, Long Sam, Antutan, Long Beluah dan Long Tungu juga masih mengalami kendala soal irigasinya. Irigasi sangat dibutuhkan, sebab sawah petani berada di daerah rawa-rawa.

“Rawa –rawa itu kadar asam airnya sangat tinggi, sehingga tidak bisa menghasilkan apa-apa,” ujarnya.

Karena itu, Jhony berharap ke depan permasalah pertanian ini menjadi perhatian bagi pemerintah karena menjadi kebutuhan petani.

“Paling tidak tahun depan bisa terealisasi di anggaran perubahan. Itu sudah masuk perencanaan,” harapnya.

Sementara Gubernur Kaltara H. Zainal Arifin Paliwang mengapresiasi Kelompok Tani Lasan Lalui yang telah berusaha, sehingga dirinya bisa hadir di panen jagung sesuai dengan harapan kelompok tani.

Baca Juga :  Februari 2020, Konstruksi PLTA Peso Dimulai

“Saya yakin pemerintah akan mendengar dan memperjuangkan harapan kelompok tani ini salah satunya soal pengadaan alat pertanian (perontok jagung) dan pemerintah selalu berkomitmen akan selalu hadir bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kaltara Albertus Baya menambahkan, kebutuhan Kelompok Tani Lasan Lalui akan menjadi perhatian bersama dan akan dianggarkan terutama soal infrastruktur yang memang sangat dibutuhkan.

“Kita sepakat juga beri anggaran khusus bidang pertanian, memang ini menjadi keperluan kelompok tani.Kita akan coba penuhi secara bertahap,” ujarnya.

Ketua Kelompok Tani Lasan lalui Lie Jiu menambahkan anggota kelompok tani yang aktif 80 kepala keluarga (KK) dari total 126 KK. Namun, ia mengapresiasi waktu dan kesempatan Gubernur dan Ketua DPRD Kaltara bisa hadir langsung bersama petani melakukan panen jagung.

“Kami berharap dinas terkait dapat memperhatikan dan memberikan bantuan kebutuhan petani, karena sangat kami perlukan,” singkatnya. (*)

Most Read

2019 Targetkan 800 Ton Gabah

Waspada Lem Alteco Palsu

Artikel Terbaru

/