alexametrics
27.7 C
Tarakan
Monday, August 15, 2022

Semi Virtual di Musik Alam 2K20

TANJUNG SELOR – Jumlah konfirmasi positif Covid-19 di Kaltara belakangan ini mengalami peningkatan. Karena itu, event yang masuk dalam Top 100 Calender of Event (CoE) diputuskan dilaksanakan dengan semi virtual.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltara Ahmad Haerani menyampaikan, Musik Alam Fest 2K20 yang digelar dengan skema semi virtual diharapkan dapat berjalan lancar. Baginya, dilaksanakan secara semi virtual merupakan jalan terbaik melihat kondisi yang terjadi saat ini. “Dinas Pariwisata tetap mengharapkan kegiatan berlangsung dengan baik secara semi virtual. Sehingga, masyarakat yang ingin menikmati suguhan musik alam tidak perlu datang ke lokasi,” ucap Haerani, Senin (7/12).

Ia berharap kondisi Covid-19 yang terjadi saat ini tidak menyurutkan semangat penyelenggara dan masyarakat yang jauh hari ingin datang menyaksikan Musik Alam 2K20. Sesuai jadwal event ini akan dilaksanakan pada 11 hingga 13 Desember mendatang. Baginya, yang harus menjadi perhatian serius bagi panitia yakni penerapan protokol kesehatan. “Sejauh ini yang disampaikan panitia terkait persiapan sudah mencapai 75 persen. Artinya, tinggal finishing persoalan teknis di lapangan. Panitia serius soal protokol kesehatan. Panitia juga sejauh ini terus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Bulungan,” tambahnya.

Baca Juga :  Tetap Bertahan Meski Banyak Ditinggalkan di Era Gadget

Sementara, Ketua Panitia Musik Alam Fest 2K20, M. Dicky menegaskan, keputusan melaksanakan event ini secara semi virtual atas beberapa pertimbangan dan masukan. Diantaranya, tren kasus positif covid-19 di Kaltara terjadi peningkatan. Karena itu, panitia tidak ingin mengambil risiko menghadirkan penonton ke lokasi acara. “Karena ini bentuk komitmen teman-teman penyelenggara. Jika situasi tidak memungkinkan menghadirkan penonton di lokasi acara kita melaksanakan dengan plan B. Karena sejak awal kami sampaikan tidak akan berkompromi jika sifatnya bisa mengancam keselamatan. Untuk itu, Musik Alam 2K20 akan kita jalankan dengan semi virtual,” tegasnya.

Dengan begitu, penyelenggara membatalkan skema penjualan tiket. Dan untuk menikmati penampilan talenta Musik Alam 2K20 ini dapat disaksikan melalui media sosial (medsos). “Penonton yang di venue merupakan invitation atau jalur undangan. Bagi masyarakat dapat menyaksikan medsos milik Humas Provinsi Kaltara dan Narahubung.id,” jelasnya. (akz/ash)

Baca Juga :  Toko Indonesia Disuntik Rp 500 Juta

 

 

TANJUNG SELOR – Jumlah konfirmasi positif Covid-19 di Kaltara belakangan ini mengalami peningkatan. Karena itu, event yang masuk dalam Top 100 Calender of Event (CoE) diputuskan dilaksanakan dengan semi virtual.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltara Ahmad Haerani menyampaikan, Musik Alam Fest 2K20 yang digelar dengan skema semi virtual diharapkan dapat berjalan lancar. Baginya, dilaksanakan secara semi virtual merupakan jalan terbaik melihat kondisi yang terjadi saat ini. “Dinas Pariwisata tetap mengharapkan kegiatan berlangsung dengan baik secara semi virtual. Sehingga, masyarakat yang ingin menikmati suguhan musik alam tidak perlu datang ke lokasi,” ucap Haerani, Senin (7/12).

Ia berharap kondisi Covid-19 yang terjadi saat ini tidak menyurutkan semangat penyelenggara dan masyarakat yang jauh hari ingin datang menyaksikan Musik Alam 2K20. Sesuai jadwal event ini akan dilaksanakan pada 11 hingga 13 Desember mendatang. Baginya, yang harus menjadi perhatian serius bagi panitia yakni penerapan protokol kesehatan. “Sejauh ini yang disampaikan panitia terkait persiapan sudah mencapai 75 persen. Artinya, tinggal finishing persoalan teknis di lapangan. Panitia serius soal protokol kesehatan. Panitia juga sejauh ini terus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Bulungan,” tambahnya.

Baca Juga :  Tinjau Pos Pelayanan Lebaran, Gubernur Berikan Ini ke Petugas

Sementara, Ketua Panitia Musik Alam Fest 2K20, M. Dicky menegaskan, keputusan melaksanakan event ini secara semi virtual atas beberapa pertimbangan dan masukan. Diantaranya, tren kasus positif covid-19 di Kaltara terjadi peningkatan. Karena itu, panitia tidak ingin mengambil risiko menghadirkan penonton ke lokasi acara. “Karena ini bentuk komitmen teman-teman penyelenggara. Jika situasi tidak memungkinkan menghadirkan penonton di lokasi acara kita melaksanakan dengan plan B. Karena sejak awal kami sampaikan tidak akan berkompromi jika sifatnya bisa mengancam keselamatan. Untuk itu, Musik Alam 2K20 akan kita jalankan dengan semi virtual,” tegasnya.

Dengan begitu, penyelenggara membatalkan skema penjualan tiket. Dan untuk menikmati penampilan talenta Musik Alam 2K20 ini dapat disaksikan melalui media sosial (medsos). “Penonton yang di venue merupakan invitation atau jalur undangan. Bagi masyarakat dapat menyaksikan medsos milik Humas Provinsi Kaltara dan Narahubung.id,” jelasnya. (akz/ash)

Baca Juga :  60 KK Metun Sajau Kembali ‘Dihantui’ Banjir

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/