alexametrics
26.7 C
Tarakan
Friday, August 12, 2022

Masa Tenang, 1.525 APK Ditertibkan

TANJUNG SELOR – Memasuki masa tenang jelang hari pencoblosan pilkada, 9 Desember 2020, seluruh alat peraga kampanye (APK) yang terpasang diturunkan personel gabungan.

Tim yang terdiri dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bulungan, Polres Bulungan, Kodim 0903/Tanjung Selor, Satpol PP Kaltara dan Bulungan, serta Dishub Bulungan menurunkan ribuan APK yang ditertibkan.

Ketua Bawaslu Bulungan Ahmad menyampaikan, setelah dilakukan penertiban yang dimulai pukul 09.00 hingga 14.00 Wita, total ada 1.525 APK yang ditertibkan di wilayah Tanjung Selor. APK yang ditertibkan berbagai macam ukuran dan didominasi APK pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Kaltara.

“Sebelumnya sudah ditertibkan sekira 800 APK. Itu yang melanggar dari segi jumlah, ukuran dan titik APK. Kemudian penertiban hari ini khusus untuk Tanjung Selor. Memang agak banyak ukuran kecil dan didominasi APK atau bahan kampanye dari paslon gubernur,” ucap Ahmad kepada Radar Kaltara, Minggu (6/12).

Baca Juga :  Target Naik, Pengelolaan Belum Maksimal

Dijelaskan, proses penertiban APK berlangsung lancar tanpa hambatan. Sebab, sebelum proses penertiban terlebih dahulu dikomunikasi ke tim paslon agar menurunkan APK saat masuk masa tenang. Termasuk APK yang ada di posko jika menampilkan gambar paslon.

“Hanya saja beberapa titik di posko dan sudah dijelaskan hasilnya keputusan rapat tim paslon yang menurunkan sendiri. Kita tidak mengenal namanya posko selagi itu APK maka wajib diturunkan. Yang disisakan bendera partai pengusung,” tegas lulusan Universitas Hasanuddin (Unhas) ini.

Lanjutnya, petugas mulai dari tinggat TPS, desa, kelurahan hingga kecamatan juga melakukan pengawasan di lapangan. Jika masih ditemukan adanya APK yang terpasang tentu akan diturunkan. Dan hal ini sudah disampaikan ke petugas untuk terus berkeliling memantau APK yang masih terpasang.

Baca Juga :  Satgas Pamtas Tangani Pelanggaran di Perbatasan

“Selama ditemukan petugas desa, kelurahan dan TPS akan diturunkan,” tambahnya

APK yang ditertibkan untuk sementara diamankan di Bawaslu Bulungan. Pemusnahan dapat dilakukan jika proses pilkada telah rampung.

Disebutkan ratusan personel yang dikerahkan dari Satpol PP Kaltara 20 orang, Satpol PP Bulungan 30 orang, Polres Bulungan 15 orang, Kodim 7 orang, Dishub Bulungan 5 orang dan Bawaslu 30 orang. “Dibagi dalam 5 kelompok,” pungkasnya. (akz/ana)

 

 

 

TANJUNG SELOR – Memasuki masa tenang jelang hari pencoblosan pilkada, 9 Desember 2020, seluruh alat peraga kampanye (APK) yang terpasang diturunkan personel gabungan.

Tim yang terdiri dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bulungan, Polres Bulungan, Kodim 0903/Tanjung Selor, Satpol PP Kaltara dan Bulungan, serta Dishub Bulungan menurunkan ribuan APK yang ditertibkan.

Ketua Bawaslu Bulungan Ahmad menyampaikan, setelah dilakukan penertiban yang dimulai pukul 09.00 hingga 14.00 Wita, total ada 1.525 APK yang ditertibkan di wilayah Tanjung Selor. APK yang ditertibkan berbagai macam ukuran dan didominasi APK pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Kaltara.

“Sebelumnya sudah ditertibkan sekira 800 APK. Itu yang melanggar dari segi jumlah, ukuran dan titik APK. Kemudian penertiban hari ini khusus untuk Tanjung Selor. Memang agak banyak ukuran kecil dan didominasi APK atau bahan kampanye dari paslon gubernur,” ucap Ahmad kepada Radar Kaltara, Minggu (6/12).

Baca Juga :  APD di Bulungan Hanya Bertahan Sepekan

Dijelaskan, proses penertiban APK berlangsung lancar tanpa hambatan. Sebab, sebelum proses penertiban terlebih dahulu dikomunikasi ke tim paslon agar menurunkan APK saat masuk masa tenang. Termasuk APK yang ada di posko jika menampilkan gambar paslon.

“Hanya saja beberapa titik di posko dan sudah dijelaskan hasilnya keputusan rapat tim paslon yang menurunkan sendiri. Kita tidak mengenal namanya posko selagi itu APK maka wajib diturunkan. Yang disisakan bendera partai pengusung,” tegas lulusan Universitas Hasanuddin (Unhas) ini.

Lanjutnya, petugas mulai dari tinggat TPS, desa, kelurahan hingga kecamatan juga melakukan pengawasan di lapangan. Jika masih ditemukan adanya APK yang terpasang tentu akan diturunkan. Dan hal ini sudah disampaikan ke petugas untuk terus berkeliling memantau APK yang masih terpasang.

Baca Juga :  Realisasi Pajak Daerah Lampaui Target

“Selama ditemukan petugas desa, kelurahan dan TPS akan diturunkan,” tambahnya

APK yang ditertibkan untuk sementara diamankan di Bawaslu Bulungan. Pemusnahan dapat dilakukan jika proses pilkada telah rampung.

Disebutkan ratusan personel yang dikerahkan dari Satpol PP Kaltara 20 orang, Satpol PP Bulungan 30 orang, Polres Bulungan 15 orang, Kodim 7 orang, Dishub Bulungan 5 orang dan Bawaslu 30 orang. “Dibagi dalam 5 kelompok,” pungkasnya. (akz/ana)

 

 

 

Most Read

Bandeng Bumbu Acar

Berharap Campur Tangan Pemerintah

Artikel Terbaru

/