Pelaksanaan ramp check ini sebagai tindak lanjut dari rapat bersama yang dilakukan Dishub Kaltara dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Jasa Raharja, Polda Kaltara dan beberapa instansi yang terkait dengan persiapan rump check beberapa waktu lalu.
Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kaltara, Desi Witasari mengatakan, baru dilakukannya ramp check ini karena sebelumnya pihaknya masih menunggu surat edaran dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.
"Total Bus Damri yang dilakukan rump check ini sebanyak 14 unit, dengan jumlah driver (pengemudi) kurang lebih 16 orang," ujar Desi kepada Radar Tarakan saat ditemui di sela-sela pelaksanaan ramp check tersebut.
Ia menyebutkan, untuk pelaksanaannya dilakukan bertahap, yang mana pada pagi hari sebanyak 7 unit, siang 3 unit dan sore 2 unit. Sedangkan sisanya itu standby di Kabupaten Malinau.
"Saat ini sedang proses pemeriksaan oleh petugas yang sudah sertifikasi di bidangnya. Jadi kita percayakan ke mereka untuk melakukan pemeriksaan dengan didampingi BPTD dan pihak terkait lainnya," kata Desi.
Terhadap armada yang dinyatakan sudah laik untuk angkutan lebaran pada hari raya Idul Fitri tahun 2026 ini, akan dipasangkan stiker khusus angkutam lebaran.
"Sementara untuk pengemudinya, tadi sudah ada 7 orang yang dilakukan tes urine, yang mana hasil tes urine tersebut semua dinyatakan negatif narkoba," pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim