Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, objek wisata Gunung Putih ini memiliki sejarah panjang dan menjadi salah satu tujuan wisata di Bulungan. Ia menyebut, penataan kawasan wisata perlu segera dilakukan agar Gunung Putih kembali menjadi destinasi yang nyaman dikunjungi masyarakat maupun wisatawan.
“Seperti diketahui, beberapa waktu terakhir kondisi yang ada di sini sangat memprihatinkan,” kata Syarwani.
Sebagai langkah awal, pembenahan dilakukan melalui kerja bakti yang melibatkan lintas sektor. Menurutnya, ini tidak hanya menjadi kegiatan bersih-bersih semata, tetapi menjadi awal untuk menghidupkan kembali aktivitas wisata di kawasan tersebut.
“Saya berharap kerja bakti ini sebagai langkah baru menghidupkan wisatawan,” harapnya.
Namun, ia menegaskan bahwa penataan tidak bisa selesai hanya dalam satu kali kegiatan. “Iya, tentu tidak cukup hanya hari ini saja,” ungkapnya.
Karena itu, Syarwani menginstruksikan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk kembali melakukan kerja bakti lanjutan pada Sabtu (14/2). “Saya menginstruksikan Kepala DKOP Bulungan, DPRKPP Bulungan, DLH Bulungan serta Satpol PP dan PMK Bulungan kembali melakukan kerja bakti pada Sabtu (14/2),” tegasnya.
Syarwani berharap, kegiatan penataan yang dilakukan secara bertahap dapat memperbaiki wajah objek wisata sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat. “Diharapkan dengan adanya penataan dapat meningkatkan jumlah kunjungan di sini,” ucapnya.
Ia menambahkan, kerja bakti yang dilakukan Pemkab Bulungan juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat. “Kerja bakti ini sekaligus tindak lanjut arahan Presiden,” kata Syarwani.
Melalui pembenahan yang dimulai dari kebersihan dan penataan kawasan, Pemkab Bulungan berharap Gunung Putih kembali menjadi salah satu destinasi unggulan daerah yang mampu menarik wisatawan dan menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. “Yang terpenting, ini menjadi komitmen bersama agar wisata Bulungan semakin hidup dan semakin tertata,” pungkasnya. (jai/lim)
Editor : Azward Halim