TANJUNG SELOR – Polda Kaltara gelar aksi kurve (bersih-bersih) sampah secara serentak di sejumlah titik ruang publik pada Kamis (5/2). Pasar tradisional, permukiman padat hingga bantaran sungai menjadi sasaran utama dalam gerakan yang merupakan tindak lanjut arahan Presiden terkait perang terhadap sampah tersebut.
Direktur Intelkam (Dirintelkam) Polda Kaltara Kombes Pol Bagus Suseno mengatakan, gerakan tersebut dilaksanakan serentak di berbagai wilayah sebagai bentuk nyata dukungan terhadap gerakan nasional. Yakni, perang terhadap sampah.
“Kurve ini menjadi tindak lanjut arahan Presiden terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap fasilitas umum dan ruang publik,” kata Bagus kepada Radar Kaltara, Kamis (5/2).
Polda Kaltara, sambung Bagus, kegiatan kurve dipusatkan di Pasar Induk, Tanjung Selor dengan melibatkan sekitar 100 personel. Sementara itu, jajaran polres/polresta juga bergerak di titik lain yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
“Polresta Bulungan melaksanakan kurve di tepian Sungai Kayan,” ungkapnya.
Bagus menambahkan, Polres Tarakan menyasar kawasan padat penduduk di kawasan RT 16 Selumit Pantai. Aksi serupa juga digelar Polres Nunukan dengan menyasar kawasan pasar tradisional.
“Polres Nunukan turut melaksanakan kegiatan bersih-bersih di Pasar Tradisional Induk Inhutani,” ucapnya.
Di wilayah lain, Polres Malinau juga turun langsung membersihkan area publik yang ramai aktivitas ekonomi masyarakat. “Polres Malinau melaksanakan kurvei di Pasar Induk Malinau Kota,” kata Bagus Suseno.
Sedangkan Polres Tana Tidung melaksanakan kurve di area bantaran sungai yang menjadi salah satu titik aktivitas warga. “Polres Tana Tidung melaksanakan kegiatan yang sama di pinggir Sungai Sesayap,” ujarnya.
Bagus menegaskan, gerakan kurve ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga memberi contoh nyata kepada masyarakat agar ikut merawat lingkungan.
“Gerakan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga memberikan contoh nyata kepada masyarakat tentang pentingnya merawat lingkungan demi kenyamanan bersama,” tegasnya.
Ia berharap aksi kurvei ini dapat menjadi kebiasaan bersama yang berdampak langsung pada kesehatan dan kenyamanan lingkungan. “Kami berharap kegiatan bersih-bersih sampah ini dapat menjadi kebiasaan bersama yang berdampak langsung pada kesehatan, kenyamanan, dan citra lingkungan di seluruh wilayah Kalimantan Utara,” pungkasnya. (jai/lim)