Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Curah Hujan Tinggi, Kapolda Kaltara Perintahkan Jajaran Siaga Bencana

Fijai RT • Senin, 5 Januari 2026 | 16:27 WIB

 

BERIKAN ARAHAN: Kapolda Kaltara saat memberikan arahan kepada personel.
BERIKAN ARAHAN: Kapolda Kaltara saat memberikan arahan kepada personel.
TANJUNG SELOR – Polda Kaltara meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seiring tingginya curah hujan yang melanda hampir seluruh wilayah Kaltara dalam beberapa waktu terakhir.

Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengingatkan bahwa kondisi cuaca ekstrem berpotensi memicu berbagai bencana yang dapat mengganggu keselamatan masyarakat dan aktivitas transportasi.
“Kondisi cuaca di Kalimantan Utara saat ini menunjukkan curah hujan yang cukup tinggi hampir setiap hari dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi,” kata Djati kepada Radar Kaltara, Senin (5/1).

Ia menegaskan, potensi bencana yang perlu diantisipasi tidak hanya banjir, tetapi juga risiko lain yang bisa terjadi secara beruntun. “Potensi bencana yang perlu diwaspadai antar lain banjir, tanah longsor, pohon tumbang hingga terganggunya akses transportasi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Djati meminta seluruh jajaran Polda Kaltara dan polres di daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama satuan yang memiliki kemampuan pencarian dan pertolongan.
“Saya meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama satuan yang memiliki kemampuan Search and Rescue agar memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap pakai,” katanya.

Djati juga menekankan pentingnya peran fungsi Samapta sebagai garda terdepan dalam penanganan awal di lapangan saat bencana terjadi. “Fungsi Samapta harus siap melakukan respons awal, mulai dari pengamanan lokasi terdampak, pengaturan lalu lintas, hingga membantu proses evakuasi masyarakat,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Djati turut menginstruksikan jajaran Polairud untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah perairan.
“Kepada Polairud, saya instruksikan agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah perairan, sungai dan pesisir,” ujarnya.

Sementara itu, Satbrimob Polda Kaltara diminta menjaga kesiapan sebagai pasukan cadangan dan kekuatan reaksi cepat apabila situasi darurat terjadi.
“Satbrimob harus memastikan kesiapan personel dan peralatan sebagai pasukan cadangan dan kekuatan reaksi cepat dalam penanganan bencana maupun situasi kontinjensi lainnya,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim