TANJUNG SELOR — Pemkab Bulungan gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka memperingati HUT ke-235 Tanjung Selor dan HUT ke-65 Bulungan. Ini sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.
Bupati Bulungan Syarwani menegaskan, GPM merupakan langkah nyata pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama menjelang hari besar keagamaan atau saat terjadi gejolak ekonomi.
“Gerakan pangan murah ini bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Jumat (17/10).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bukti nyata sinergi antar pemerintah pusat, daerah, pengusaha dan masyarakat. Sinergi itu, lanjutnya, sangat penting untuk memastikan distribusi pangan berjalan merata dan tidak menimbulkan kesenjangan antar wilayah.
“Sinergi ini penting agar distribusi pangan berjalan baik dan merata. Pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kemandirian serta ketahanan pangan daerah, sesuai visi pembangunan Bulungan Berdaulat,” tegasnya.
Syarwani menambahkan, Bulungan memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan dan perikanan. Namun, potensi tersebut harus dikelola secara bijak dan berkelanjutan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
“Saya mengajak seluruh pihak memperkuat produksi pangan lokal dengan memberdayakan petani, nelayan, dan pengusaha UMKM, termasuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah serta mendorong digitalisasi rantai distribusi pangan,” ujarnya.
Menurutnya, GPM tidak hanya membantu masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kedaulatan pangan. Ketika masyarakat memiliki akses mudah terhadap bahan pangan dengan harga wajar, kesejahteraan dan stabilitas sosial akan lebih terjaga.
“Saya berharap kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai kecamatan dan desa di Bulungan. Dengan dukungan semua pihak, kita mampu mewujudkan Bulungan yang berdaulat pangan, mandiri secara ekonomi dan sejahtera untuk semua,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bulungan, Sa’diah Yunus menyampaikan bahwa dalam kegiatan kali ini, pihaknya menyediakan sejumlah komoditas pokok dengan harga jauh di bawah harga pasar, karena mendapat subsidi dari Pemda Bulungan.
“Komoditas yang kami jual antara lain beras sebanyak 200 kemasan 5 kilogram, telur 250 piring, minyak goreng 600 botol, gula pasir 600 kilogram, bawang merah 250 kilogram, dan bawang putih 200 kilogram,” jelasnya.
Ia menambahkan, GPM selanjutnya akan digelar di 10 kecamatan se-Bulungan, agar masyarakat di wilayah pedesaan juga dapat menikmati manfaat program tersebut.
“Gerakan pangan murah ini akan terus berlanjut. Harapan kami, masyarakat terbantu dan inflasi daerah bisa tetap terkendali,” pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim