Dengan capaian tertinggi dua tahun berturut-turut pada 2022 dan 2023 ini, Bupati Bulungan, Syarwani mengaku sangat bersyukur. Syarwani menilai bahwa ini merupakan sebuah kebanggaan yang harus dipertahankan dan jika bisa ditingkatkan.
“Alhamdulillah penilaian SPI KPK kita dalam dua tahun terakhir cukup baik, selalu tertinggi di Kaltara, bahkan di atas rata-rata nasional,” ujar Syarwani, Rabu (31/1).
Politisi Partai Golkar ini menilai, SPI KPK itu dilakukan dengan tujuan untuk membantu instansi dalam memetakan risiko korupsi dan mengukur efektivitas upaya pencegahan korupsi, utamanya di lingkungan pemerintahan.
Adapun SPI merupakan survei yang dibentuk oleh KPK sebagai alat ukur risiko korupsi di instansi publik kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta upaya pencegahan korupsi yang telah dilakukan.
Pada tahun 2023, SPI dilaksanakan mulai 1 Juli hingga 30 September 2023. Ini dilakukan dengan melibatkan tiga sumber data, yaitu sumber internal yang merupakan pegawai di kementerian/lembaga, pemerintah daerah.
Kemudian sumber eksternal yang merupakan pengguna layanan publik, vendor dan penerima manfaat dari pelaksanaan tugas dan fungsi kementerian/lembaga, pemerintah daerah.
Serta yang terakhir sumber expert atau narasumber ahli yang terdiri dari auditor BPK, BPKP, Ombudsman dan lainnya. Untuk menjaga objektivitas angka indeks, SPI juga menggunakan data objektif sebagai faktor koreksi.
“Tentu capaian ini patut kita syukuri, namun kita tetap harus terus berupaya memperbaiki dan meningkatkan menjadi lebih baik lagi,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Syarwani juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik internal, maupun eksternal maupun narasumber ahli.
“Dengan semangat membangun dan mengabdi untuk masyarakat Kabupaten Bulungan, mari bersama kita jalankan amanah ini dengan baik dan integritas tinggi,” serunya.
Untuk diketahui, melalui fungsi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) yang bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS), KPK mencatat rincian posisi hasil SPI di Kaltara dengan nilai tertinggi di Bulungan sebesar 75,42, lalu Tarakan 73,74, kemudian disusul Tana Tidung 73,43, Malinau 73,41, Nunukan 71,56, serta terakhir Kaltara 70,30.
Sedangkan pada SPI KPK tahun 2023, urutan terendah ada pada Malinau dengan nilai 64,95, kemudian diikuti Nunukan 68, 04, Tana Tidung 68,35, Kaltara 71,11, Tarakan 71,96, kemudian yang tertinggi Bulungan sebesar 76,84. (iwk/har) Editor : Azwar Halim