Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Sasar 12 Pelanggaran Prioritas di Jalan Raya

Azwar Halim • Selasa, 11 Juli 2023 | 12:00 WIB
IST GELAR PASUKAN: Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol Kasmudi menyematkan pita kepada petugas yang terlibat dalam Operasi Patuh Kayan 2023.  ELIAZAR/RADAR TARAKAN   OPERASI PATUH KAYAN 2023: Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar menggelar pasuk
IST GELAR PASUKAN: Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol Kasmudi menyematkan pita kepada petugas yang terlibat dalam Operasi Patuh Kayan 2023. ELIAZAR/RADAR TARAKAN OPERASI PATUH KAYAN 2023: Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar menggelar pasuk
TANJUNG SELOR - Polda Kaltara akan menggelar Operasi Patuh Kayan 2023 selama 14 hari, total ada 135 personel gabungan yang terjun langsung dalam operasi tersebut.

Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol Kasmudi mengatakan, pelaksanaan Operasi Patuh Kayan ini dilakukan untuk meningkatkan disiplin pengendara dalam berlalu lintas di wilayah hukum Polda Kaltara. "Pengendara yang melanggar lalu lintas akan diberikan sanksi tilang," kata Kasmudi kepada Radar Kaltara, Senin (10/7).

Selama operasi, sambung Kasmudi, ada 12 sasaran prioritas pelanggaran. Pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, menggunakan ponsel saat berkendara, menerobos traffic light (lampu lalu lintas), tidak menggunakan helm SNI, melawan arus lalu lintas, melanggar batas kecepatan, berkendara di bawah pengaruh alkohol, kelengkapan kendaraan bermotor (ranmor) tidak sesuai teknis, penggunaan ranmor tidak sesuai peruntukan, ranmor yang over load dan over dimensi dan ranmor menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) palsu.

“Sekarang ini angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas terus meningkat. Jadi, pelaksaan Operasi Patuh Kayan sangat penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu mengedepankan keselamatan diri sendiri dan orang lain dalam berkendara," ungkapnya.

Untuk itu, jenderal bintang satu ini menekankan kepada seluruh personel untuk melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, mengedepankan sikap humanis, menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan dan megutamakan keselamatan.

Sementara itu, Kapolresta Bulungan Kombes Pol Agus Nugraha mengatakan, Operasi Patuh Kayan ini digelar serentak mulai 10-23 Juni. Hal ini dilakukan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Bulungan. "Hasil analisa dan evaluasi pada pelaksaan Operasi Patuh Kayan 2021-2022 ada tren kenaikan sebesar 70 persen," bebernya.

Umumnya, pelanggar lalu lintas masih berstatus pelajar. Untuk itu, Polresta Bulungan mengimbau kepada orang tua untuk meningkatkan pengawasan. "Pengendara yang ditindak mayoritas berusia di bawah 25 tahun," ujarnya.

Oleh karena itu, Polresta Bulungan menekankan kepada orang tua untuk meningkatkan pengawasan. Tahun ini, pelaksanaan operasi akan dilakukan secara mobile. "Kita lakukan mobil. Kalau ada pelanggaran lalu lintas akan dilakukan penindakan secara bertahap," tambahnya.

 

Pelanggaran Fatal Langsung Ditilang

Polres Tarakan menggelar Operasi Patuh Kayan 2023 mulai kemarin (10/7) hingga 24 Juli mendatang. Gelar pasukan pun dilakukan guna menyiagakan personel dalam operasi kali ini. Operasi Kayan Patuh 2023 akan lebih fokus menekan angka fatalitas terhadap tingkat kematian dari kejadian lalu lintas.

Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar mengatakan, angka kecelakaan lalu lintas di Kaltara meningkat dengan perkiraan 400 korban meninggal dunia sejak awal 2023. "Jadi angkanya untuk penduduk kita yang sedikit itu besar. Kita sangat mengharapkan dengan operasi ini cara penindakan kami akan lebih tegas lagi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam Operasi Patuh kali ini tidak hanya difokuskan terhadap sosialisasi. Namun personel Satlantas akan melakukan penindakan tegas dengan menilang secara tegas saat pengendara melanggar. Menurutnya, sosialisasi yang selama ini dilakukan pihaknya sudah cukup dan telah dilakukan jauh hari sebelum Ops Patuh dilaksanakan.

Selama ini pihaknya mendapati bahwa pelanggaran yang kerap kali disengaja dilakukan oleh pengendara yakni penggunaan knalpot brong. Untuk itu, pihaknya akan tegas melakukan penilangan terhadap penggunaan knalpot brong.

“Apalagi dari data kami 70 sampai 80 persen pelanggarnya malah usia di bawah 25 tahun. Jadi kami himbau ke adik-adik dan generasi muda untuk menunjukan budaya tertib lalu lintas,” bebernya.

Diakui Kapolres, penggunaan knalpot brong sangat meresahkan masyarakat. Penilangan yang dilakukan pun diharapkan bagi para pengendara untuk lebih tertib lagi saat berada di jalan raya. Penilangan yang dilakukan pun diharapkan bagi para pengendara untuk lebih tertib lagi saat berada di jalan raya.

“Jadi kalau sosialisasi kita sudah. Dari Satlantas juga. Sudah juga pakai upaya lisan dan teguran. Kalau belum nurut pengendaranya ya ini ada Operasi Patuh," tegasnya.

Ditambahkan Kasat Lantas Polres Tarakan, Iptu Gisca Yashella dalam Operasi Patuh 2023 terdapat 12 pelanggaran lalu lintas yang menjadi fokus penilangan kepada pengendara.

Adapun untuk sistem dari penilangan ini, personel Satlantas tidak razia secara stasioner. Melainkan melakukan hunting untuk mempermudah mendeteksi pelanggaran pada pengendara.

"Untuk daerah yang rawan akan pelanggaran yang cukup tinggi yaitu di pusat kota, Taman Berkampung dan Stadion Datu Adil. Kalau di pusat kota yaitu di Simpang Empat GTM paling banyak pelanggaran menerobos traffic light," singkatnya. (jai/zar/eza)

Sasar 12 Pelanggaran Prioritas di Jalan Raya Editor : Azwar Halim
#polisi #kapolres #tanjung selor #bulungan