Menurut orang nomor satu di Kaltara ini, diundurnya rencana kedatangan Presiden ke provinsi ke-34 karena padatnya jadwal kegiatan. Hal itu disampaikannya sesuai dengan update informasi terakhir yang diterima olehnya.
"Bulan ini (Januari) sangat padat acara beliau, jadi dijadwalkan lagi pada 27 Februari 2023," ujar Gubernur kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor, Rabu (25/1).
Jadi, lanjut mantan Wakapolda Kaltara ini, kedatangan Presiden ke Kaltara pada 27 Februari itu sekaligus melakukan peletakan baru pertama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang Induk di Kabupaten Malinau, Kaltara.
"Tapi kita belum tahu apakah ke KIHI (Kawasan Industri Hijau Indonesia) Tanah Kuning-Mangkupadi dulu baru ke PLTA Mentarang Induk, atau sebaliknya. Yang jelas informasi sementara di tanggal itu," kata Gubernur.
Pada prinsipnya, persiapan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam hal menyambut kedatangan Presiden untuk meninjau Proyek Strategis Nasional (PSN) itu sudah tidak ada masalah. "Untuk KIHI, progres di lapangan jalan terus sesuai rencana program mereka (investor)," tuturnya.
Baca berita selengkapnya di Koran Radar Tarakan atau berlangganan melalui Aplikasi Radar Tarakan yang bisa di download di :
Editor : Azwar Halim