Asisten II Setkab Bulungan, Errin Wiranda mengatakan, setiap pengelola kawasan telah memiliki timeline untuk pembangunan kawasan industri. Karena itu, kegiatan yang dilakukan akan berjalan sesuai jadwal.
"Semua kegiatan yang dilakukan pengelola kawasan industri akan berjalan sesuai timeline yang ditetapkan oleh pengelola kawasan industri," kata Errin kepada Radar Kaltara, Kamis (12/1).
Berdasarkan hasil kunjungan di lapangan, saat ini progres pembangunan kantor pengelola sudah mencapai 80 persen. Ditargetkan, pekerjaan rampung pada Februari mendatang. "Untuk pembangunan jetty akan dimulai Juli-Agustus," ungkapnya.
Untuk sementara, pengelola kawasan industri masih membangun pemecah gelombang (break water). Rencananya, break water dibangun sepanjang 800 meter.
"Sekarang ini break water sudah terbangun sepanjang 700 meter," bebernya.
Setelah rampung, pembangunan break water akan dilanjutkan di sisi kanan. Selanjutnya, proses pembangunan dermaga akan dilakukan oleh pengelola kawasan.
"Untuk pembangunan dermaga. Insyaallah, akan dimulai tahun ini," ungkapnya.
Selain jetty, PT Tsingshan Holding Group merupakan tenan PT KIPI juga akan membangun pelabuhan khusus (pelsus).
"Rencananya, mereka akan membangun break water sepanjang 600 meter," bebernya.
Baca berita selengkapnya di Koran Radar Tarakan atau berlangganan melalui Aplikasi Radar Tarakan yang bisa di download di :
Editor : Azwar Halim