Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Marhaban ya Ramadan

Azwar Halim • Selasa, 7 Mei 2019 | 12:25 WIB
marhaban-ya-ramadan
marhaban-ya-ramadan

SELAMAT datang Ramadan, Marhaban ya Ramadan, bulan yang penuh berkah. Kemarin, kita kemarin saling berbeda pilihan, pada bulan Ramadan kita saling mohon maaf lahir dan batin serta belajar kujujuran, kesabaran dan tingkatkan keimanan serta ketakwaan.


Mari dengan kejujuran dan kesabaran serta keimanan ketakwaan, jalin silaturahmi dengan baik karena kita semua adalah saudara sesuai Surat Anisa ayat 1 dan Surat Al hujurat ayat 13. Hilangkan rasa dendam, karena dihujat, difitnah, dijelek-jelekan, dibenci, biar Allah yang akan menangani semua itu.


Karena Allah tidak pernah tidur, Allah maha mengetahui, Allah maha melihat, Allah maha mendengar apa yang umatnya pikirkan, lakukan dan  kerjakan. Sebagai umat beragama harus selalu ingat Allah, harus tahu aturan, hukum dan konstitusi yang ada serta harus menghormati ulama dan umaroh.


Jika kemarin mungkin lupa dan tidak sadar pada aturan, hukum, tata krama sebagai orang yang beradab dan beragama karena terpengaruh  hoaks, hate speech dan provokasi. Sekarang kita sadar dan sabar menunggu pengumuman yang resmi dari KPU sesuai imbauan para ulama yang baik dan benar. Imbauan para tokoh yang baik dan benar yang merupakan nagarawan sejati dan mendalami ajaran agama yang rahmatan lilalamin.


Imbauannya mengikuti sesuai aturan, prosedur dan konstitusi lakukan dengan baik dan damai. Ucapan terima kasih kepada TNI dan Polri yang telah menjaga dan mengamankan, berikutnya agar sabar menunggu pengumuman KPU yang memiliki kewenangan yang sah, jaga kerukunan, kedamaian dan keamanan dan jangan percaya hoaks.


Ingat firman Allah untuk mengecek informasi/berita yang diterima agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain sesuai Surat Al hujurat ayat 6. Begitu juga para tokoh politik yang ngomongnya memprovokasi dan hate speech yang mengakibatkan membuat keresahan, kekacauan, membuat konflik apalagi ada yang meninggal akibat provokasinya maka akan terkena sanksi pada Surat Al Maidah ayat 32 dan 33.


Kemarin beda pilihan ada yang milih nomor 1 dan ada yang milih nomor 2. Setelah pencoblosan kita sabar menunggu pengumun KPU yang sudah melakukan proses Pemilu 2019 dengan terbuka, transparan, LUBER, JURDIL dan Damai. Karena semua berada di TPS mejadi saksi dari Capres dan Caleg Parpol, Bawaslu  dan tak hanya itu rakyat juga menyaksikan di TPS.


Begitu juga pada saat penghitungan satu persatu di TPS semua menyaksikan dan terpasang di papan pengumuman semua mencatat dan semua bahkan dapat diabadikan melalui ponsel kamera dari hasil penghitungan di TPS. Lanjut direkap di desa/kelurahan disaksikan sesuai  yang ditulis di atas melalui sidang pleno. Kemudian direkap di tingkat kecamatan disaksikan juga yang ditulis sesuai di atas dan hadir para caleg dan sidang pleno , lanjut ketingkat kabupaten/kota disaksikan yang ditulis di atas dan hadir para caleg dan sidang pleno dan akan dilanjutkan di tingkat provinsi.


Setelah pencoblosan kita semua sebagai saudara, sebagai WNI yang baik kita semua harus memilih nomor 3, sila ketiga Pancasila yaitu persatuan Indonesia. Mari kita bersatu dan bergotong royong untuk membangun Indonesia ini melalui kedaulatan tertinggi di tangan rakyat melalui pesta demokrasi yaitu Pemilu 2019.


Jangan sampai kedaulatan ini tidak dihormati dan dihargai oleh rakyatnya itu sendiri. Karena pelaksanaan pencoblosan Pemilu 2019 sudah dilaksanakan secara terbuka, transparan, LUBER, JURDIL dan damai berkat kerja sama untuk menyukseskan dan melancarkan Pemilu 2019 pada tanggal 17 April 2019. Antara penyelenggara TNI, POLRI, para tokoh dan masyarakat.


Dalam pesta demokrasi ini ada yang menang dan ada yang belum menang. Kemenangannya ditunda pada tahun 2024 untuk ikut kembali, oleh sebab itu persiapkan strategi, upaya dan usaha yang baik. Jangan menggunakan strategi yang negatif, karena Allah tidak menyukai kepada keburukan dan orang yang merusak dunia.


Siapapun yang menang harus kita dukung karena itu pilihan rakyat dan pilihan Allah. Mari kita bersatu, saling membantu dan bergotong royong untuk membangun Indonesia lebih baik lagi untuk mencapai suatu keadilan dan kesejahteraan dan Tata Tentrem Kerta Raharja.


Juga mengingatkan tentang hak dan kewajiban bagi seluruh Warga Negara Indonesia untuk menjaga dan memelihara pertahanan dan keamanan rakyat semesta (SISHANKAMRATA) yang terkandung dalam UUD 1945 Pasal 30.  Selamat melaksanakan ibadah puasa semoga Allah melimpahkan rahmat hidayah dan barokah kepada kita semua bangsa Indonesia amin. (***/eza)


 

Editor : Azwar Halim