Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Industri Mobil Listrik Akan Dibangun di KIPI

Azwar Halim • Selasa, 4 Desember 2018 | 13:40 WIB
industri-mobil-listrik-akan-dibangun-di-kipi
industri-mobil-listrik-akan-dibangun-di-kipi

TANJUNG SELOR - Beberapa perusahaan mulai menyatakan minatnya untuk menempati Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan. Selain industri pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) sesuai rencana awal, ada juga industry lain. Yakni industri otomotif berupa komponen mobil listrik.


Dari PT Dragon Land yang merupakan perusahaan asal Korea Selatan (Korsel) telah menyatakan minatnya. Bahkan pihak perusahaan itu pun berencana membawa perusahaan lainnya masuk ke KIPI. Salah satunya perusahan otomatif Hyundai.


Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Irianto Lambrie mengatakan, selain perusahaan asal Korsel, ada juga perusahaan lain yang berminat untuk masuk ke Kaltara. Berdasarkan apa yang disampaikan Direktur Utama PT Dragon Land Indonesia (PT DLI), Mr Lim Yong. Sudah ada beberapa perusahaan yang siap menjadi tenant (penyewa) di KIPI.


“Perusahan itu berencana membangun industri otomotif, nantinya akan diawali dengan pabrik baterai lithium untuk mobil listrik,” ungkap Irianto kepada Radar Kaltara.


Selain membangun pabrik baterai lithium mobil listrik ada juga perusahaan yang ingin membangun industri komponen mobil. Tidak hanya itu saja, industri smelter hingga pelabuhan pun siap dibangun di Kaltara untuk mendukung rencana itu. “Untuk pelabuhan dari pihak PT DLI  harus terlebih dahulu melakukan pengkajian yang mendalam. Sebab pelabuhan KIPI itu dibangun sekelas pelabuhan internasional. Sehingga harus memenuhi standar-standar internasional,” jelasnya.


Tidak hanya investor asal Korsel saja, perusahaan dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pun berminat membangun industri otomotif di KIPI. Perusahaan RRT akan dibawa oleh PT Indonesia Strategis Industries (PT ISI), perusahan itu juga berminat menjadi tenant di KIPI. Berdasarkan Informasi dari PT ISI, pihaknya siap membawa perusahaan lainnya masuk untuk membangun pabrik di KIPI. Di antaranya, perusahaan di bidang otomotif, elektronik dan smelter.


“Jadi nanti ada juga perusahaan yang akan membangun pabrik komponen mobil di sini (KIPI),” ujarnya.


Dari beberapa perusahaan itu, pihaknya meminta agar ketersediaan listrik dapat terpenuhi. Karena listrik menjadi kebutuhan utama untuk menjalankan sebuah industri. “Kuncinya sekarang ini ada di listrik, kalau Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sudah beroprasi, saya yakin perusahaan akan banyak masuk ke Kaltara,” ujarnya.


Untuk diketahui, sudah ada beberapa perusahaan yang serius untuk berinvestasi di KIPI. Di antaranya, PT Dragon Land, PT ISI, PT Adidaya Supra Kencana, PT Kayan Patria Propertindo, PT Indonesia Asahan Aluminium Persero (Inalum). “Kita sangat terbuka, asalkan memenuhi ketentuan perundang-undangan, silakan saja investor masuk di KIPI,” ujarnya.


Sedangkan untuk calon pengelola KIPI, Irianto mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI). Beberapa perusahan yang berminat telah mendaftar langsung ke Kemenperin. “Jadi silakan langsung mendaftar ke Kemenperin, karena keputusan semua ada di kementerian,” pungkasnya. (*/jai/eza)

Editor : Azwar Halim