Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Minim Armada, Sekatak Desak Posko Damkar Segera Dibentuk

F
Penulis: Fijai RT❯
Plt Camat Sekatak, Roni Paembonan
Plt Camat Sekatak, Roni Paembonan

Advertisement

TANJUNG SELOR – Keterbatasan armada dan fasilitas pemadam kebakaran (Damkar) menjadi kendala dalam penanganan musibah kebakaran di Kecamatan Sekatak, Bulungan. Sepanjang 2026, tercatat dua kasus kebakaran terjadi di wilayah tersebut. Kondisi ini membuat keberadaan posko Damkar beserta sarana dan prasarana (sarpras) pendukung dinilai mendesak untuk segera direalisasikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sekatak, Roni Paembonan mengatakan, hingga kini Kecamatan Sekatak belum memiliki dukungan fasilitas pemadam kebakaran yang memadai. Karena itu, pihaknya berharap Pemda Bulungan segera membentuk posko Damkar agar penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat. 

"Sepanjang 2026 terjadi dua kasus kebakaran di wilayah Sekatak. Saat ini kami masih memiliki keterbatasan terkait posko Damkar. Karena itu, kami berharap posko segera terbentuk dan sarana maupun prasarananya bisa dilengkapi," kata Roni kapada Radar Kaltara, Rabu (4/11).

Advertisement

Menurutnya, sebelumnya pihak kecamatan telah mendapatkan informasi dari Pemda Bulungan mengenai rencana pengadaan empat armada Damkar pada awal tahun lalu. Namun, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai realisasi pengadaan tersebut. 

"Kami memang sudah mendapatkan informasi dari pemerintah daerah terkait pengadaan empat armada Damkar. Namun, sampai sekarang kami belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait hal tersebut," ungkapnya.

Ia menjelaskan, selama ini penanganan kebakaran masih mengandalkan bantuan perusahaan yang beroperasi di wilayah Sekatak. Namun, kondisi geografis dengan jarak antar lokasi yang berjauhan menjadi kendala dalam proses penanganan. Akibatnya, bantuan tidak selalu dapat menjangkau lokasi kebakaran dengan cepat.

Advertisement

"Selama ini ketika terjadi musibah kebakaran, kami hanya meminta bantuan dari perusahaan yang beroperasi di wilayah Sekatak. Tetapi, karena jarak yang berjauhan, hal tersebut menjadi kendala dalam proses penanganan," jelasnya.

Selain mengandalkan bantuan perusahaan, masyarakat juga melakukan pemadaman secara swadaya ketika terjadi kebakaran. "Jadi, aramda Damkar ini sangat penting untuk memperkuat penanganan di lapangan," ujarnya.

Meski demikian, Roni menyebut pemerintah kecamatan telah membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA), baik di tingkat desa maupun kecamatan. "Keberadaan kelompok tersebut diharapkan dapat membantu upaya pencegahan serta penanganan awal ketika terjadi kebakaran," harapnya.

Ia berharap, pembentukan posko Damkar dan realisasi pengadaan armada dapat segera ditindaklanjuti Pemda Bulungan. "Jadi, penanganan kebakaran di wilayah Sekatak tidak lagi sepenuhnya bergantung pada bantuan perusahaan maupun swadaya masyarakat,"pungkasnya. (jai)

Advertisement

Artikel Terkait

ORI Kaltara Temukan Respons Damkar Bulungan Tak Penuhi Standar 15 Menit

ORI Kaltara Temukan Respons Damkar Bulungan Tak Penuhi Standar 15 Menit

TANJUNG SELOR – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Kaltara menemukan pelayanan Pemadam Kebakaran (Damkar) Bulungan belum memenuhi standar wa

DPRD Bulungan Dorong Pemkab Perhatikan Aspirasi Pembangunan di Sekatak

DPRD Bulungan Dorong Pemkab Perhatikan Aspirasi Pembangunan di Sekatak

DPRD Bulungan mendorong Pemkab memperhatikan kebutuhan pembangunan di Sekatak, mulai dari jalan, sekolah, kesehatan, jembatan hingga air

Breaking News: Kebakaran Hebat Landa Desa Sekatak Buji

Breaking News: Kebakaran Hebat Landa Desa Sekatak Buji

Kebakaran hebat terjadi di Desa Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak, sekitar pukul 12.30 WITA, Jumat (22/5).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer