Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Syarwani Ajak Bersinergi Cegah Perkawinan Anak

T
Penulis: Taslee❯
FOTO: Bupati Bulungan, Syarwani, saat memberikan arahan dalam kegiatan DP3AP2KB Bulungan. (Taslee/Radar Tarakan)
FOTO: Bupati Bulungan, Syarwani, saat memberikan arahan dalam kegiatan DP3AP2KB Bulungan. (Taslee/Radar Tarakan)

Advertisement

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., mengajak keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah bersinergi mencegah perkawinan anak. Upaya ini penting untuk melindungi hak anak sekaligus memastikan mereka dapat menempuh pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.

Ajakan tersebut disampaikan Syarwani saat membuka Talkshow Strategi Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bulungan di Aula Rumah Jabatan Bupati, Jalan Jelarai Raya, Tanjung Selor, baru-baru ini.

Dalam sambutannya, Syarwani berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai dampak perkawinan anak sekaligus mendorong keterlibatan aktif dalam upaya pencegahan.

Advertisement

“Kepada para peserta, terutama yang masih bersekolah, semoga melalui kegiatan ini mendapatkan pembelajaran dan pengetahuan mengenai dampak dari pernikahan usia dini,” ujar Syarwani.

Menurutnya, anak-anak perlu memperoleh kesempatan untuk menempuh pendidikan, mengembangkan potensi diri, dan mempersiapkan masa depan sesuai cita-cita mereka.

Karena itu, keputusan terkait masa depan anak harus mempertimbangkan kesiapan fisik, mental, sosial, dan pendidikan.

Advertisement

Perkawinan anak berisiko menghambat pendidikan, meningkatkan persoalan kesehatan apabila kehamilan terjadi saat kondisi fisik belum siap, serta memicu kerentanan ekonomi dan konflik rumah tangga.

Kondisi tersebut dapat membatasi kesempatan anak untuk berkembang secara optimal.

Karena itu, pencegahan perlu dilakukan melalui edukasi kepada anak dan remaja, peningkatan pemahaman orang tua, serta penguatan peran sekolah dan lingkungan masyarakat.

Komunikasi yang terbuka dalam keluarga juga diperlukan agar anak merasa aman menyampaikan persoalan dan memperoleh pendampingan.

Advertisement

Artikel Terkait

Bulungan Siapkan Peta Jalan Sanitasi 20 Tahun, Kawasan Padat dan Rawan Stunting Jadi Prioritas

Bulungan Siapkan Peta Jalan Sanitasi 20 Tahun, Kawasan Padat dan Rawan Stunting Jadi Prioritas

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mulai menyiapkan arah pembangunan sektor sanitasi secara terencana dan berkelanjutan melalui Rancang

Bupati Bulungan Tekankan Optimalisasi PAD, APBD 2027 Harus Efektif dan Tepat Sasaran

Bupati Bulungan Tekankan Optimalisasi PAD, APBD 2027 Harus Efektif dan Tepat Sasaran

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menegaskan komitmennya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memperkuat kemampuan keuanga

Tak Hanya Infrastruktur, Bulungan Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan hingga Perlindungan Perairan

Tak Hanya Infrastruktur, Bulungan Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan hingga Perlindungan Perairan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menegaskan komitmen memperkuat pelayanan dasar melalui anggaran pendidikan dan kesehatan, pengelolaan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer