Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lompat ke Sungai, Bocah 9 Tahun Hilang

F
Penulis: Fijai RT❯
PENCARIAN KORBAN : Tim gabungan menyusuri aliran Sungai Jelarai untuk mencari anak yang dilaporkan hilang setelah diduga terbawa arus, Selasa (11/8).
PENCARIAN KORBAN : Tim gabungan menyusuri aliran Sungai Jelarai untuk mencari anak yang dilaporkan hilang setelah diduga terbawa arus, Selasa (11/8).

Advertisement

TANJUNG SELOR – Seorang anak laki-laki berusia sekitar 9 tahun dilaporkan hilang setelah melompat ke Sungai Jelarai Hulu RT 01, Desa Jelarai Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, Selasa (11/8) sekitar pukul 15.30 WITA. Hingga Selasa malam, korban belum ditemukan dan pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan.

Ps. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan Aipda Hadi Purnomo mengatakan, korban berinisial KDP dilaporkan hilang setelah bermain bersama tiga hingga empat temannya di sekitar bantaran sungai. “Berdasarkan keterangan saksi dan keluarga, korban bersama seorang temannya pergi ke arah hulu sungai untuk bermain. Sesampainya di lokasi, korban kemudian melompat ke sungai,” kata Hadi kepada Radar Kaltara, Selasa (11/8).

Menurut Hadi, teman korban tidak ikut masuk ke sungai dan memilih menunggu korban muncul kembali. Saat korban pertama kali melompat, kondisi air sungai disebut masih surut. Bahkan, ditemukan tanda-tanda korban sempat naik ke daratan. “Terlihat bekas korban naik ke daratan berupa jejak kaki yang masih basah dan bercampur lumpur,” ungkapnya.

Advertisement

Namun, kondisi berubah ketika air sungai mulai pasang. Jejak tersebut kemudian tidak lagi terlihat. Saksi menduga korban kemungkinan tersangkut kayu atau benda lain yang berada di sekitar sungai. “Di bagian hulu sungai tersebut terdapat area yang biasa digunakan untuk mandi. Namun, sampai saat ini korban belum ditemukan,” jelasnya.

Setelah menerima laporan, personel Polresta Bulungan bersama Basarnas, keluarga korban dan warga langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Tim juga menyusuri aliran sungai untuk mencari keberadaan korban. “Pencarian terus dilakukan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk upaya pencarian dan pertolongan terhadap korban,” katanya.

Petugas juga telah mendatangi dan mengamankan lokasi, mengumpulkan keterangan dari keluarga serta saksi hingga melakukan pencarian awal bersama masyarakat. Koordinasi dengan Basarnas, BPBD, dan instansi terkait terus dilakukan untuk memperluas upaya pencarian. Hadi mengimbau masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar bantaran sungai, meningkatkan kewaspadaan dan tidak mendekati lokasi dengan arus deras.

Advertisement

“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan tidak mendekati lokasi sungai yang arusnya deras,” pungkasnya. (jai)

Advertisement

Artikel Terkait

Investasi Bulungan Tembus Rp10,3 Triliun

Investasi Bulungan Tembus Rp10,3 Triliun

TANJUNG SELOR – Realisasi investasi di Kabupaten Bulungan hingga semester pertama 2026 mencapai Rp 10,3 triliun. Capaian tersebut sudah mend

IWAPI Bulungan Dikukuhkan, Wabup Dorong Perempuan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

IWAPI Bulungan Dikukuhkan, Wabup Dorong Perempuan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Perempuan di Kabupaten Bulungan didorong semakin mengambil peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Bulungan Perkuat Brigade Pangan

Bulungan Perkuat Brigade Pangan

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian (Disperta) Bulungan bersama Kementerian Pertanian (Kementan) RI memperkuat kapasitas pengelola Brigade Panga

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer