alexametrics
25.7 C
Tarakan
Monday, August 8, 2022

Nunukan Penghasil Rumput Laut Terbesar di Indonesia

NUNUKAN – Sebagai penghasil rumput laut terbesar di Indonesia, Kementerian Kelautan Perikanan (Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya) bersama Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan tetapkan Nunukan sebagai Kampung Perikanan Budidaya Rumput Laut.

Kepala Dinas Perikanan Suhadi mengatakan, Nunukan merupakan salah satu penghasil rumput laut yang menurut data sebenarnya, penghasil rumput laut terbesar di Indonesia.

Dengan penetapan Nunukan sebagai kampung budi daya rumput laut dari 133 kabupaten yang ada di Indonesia ini, hanya 13 kabupaten yang mendapatkan posisi sebagai kampung budi daya rumput laut di 20 lokasi dan kebetulan khusus untuk wilayah Kalimantan mulai wilayah selatan bahkan sampai utara hanya di Nunukan, yang mendapat tempat sebagai predikat kampung budi daya rumput laut.

“Kami berharap mudah-mudahan posisi sebagai kampung budi daya ini pengembangan rumput laut dan produk turunannya akan semakin berkembang di sini,” harap Suhadi.

Baca Juga :  BRI Borong 5 Penghargaan ASEAN PR, Kampanye Ultra Mikro Jadi Program Public Relations Terbaik di Asia Tenggara

Suhadi menambahkan, penetapan Nunukan sebagai Kampung Perikanan Budidaya Rumput Laut berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2022 tentang Kampung Perikanan Budidaya (Lampiran Kepmen KP No.16 Tahun 2022, nomor urut 97).

Tujuan dibentuknya Kampung Perikanan Budidaya, sejatinya untuk mengembangkan komoditas unggulan atau komoditas lokal endemik untuk mencegah kepunahan. Kemudian, mewujudkan kegiatan usaha perikanan budi daya yang terhubung mulai dari sarana prasarana produksi budi daya, sarana prasarana pasca panen, pengembangan skala usaha para pelaku usaha, dan pasar

“Selain itu, bertujuan meningkatkan produksi dan produktivitas perikanan budi daya, terus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pembudidaya ikan dan juga meningkatkan partisipasi masyarakat lokal,” tambah Suhadi.

Baca Juga :  Gegara Ini Warga ‘Serbu’ Kantor Pos

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, melalui Sekretaris Daerah, Serfianus yang sempat hadir dalam penetapan Nunukan sebagai kampung perikanan budi daya rumput laut tersebut, mengharapkan penetapan itu dapat mempercepat terwujudnya tujuan untuk bidang perikanan budi daya yaitu pembangunan kampung budi daya perikanan sekaligus pengembangan perikanan budi daya berorientasi ekspor yang salah satunya adalah rumput laut.

“Kiranya dengan dilaksanakannya Pencanangan Kampung Budidaya Rumput Laut di Nunukan tersebut, dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk saling bersinergi memberikan yang terbaik sesuai proporsi dan masyarakat dengan etos kerja, motivasi, dan keinginan untuk maju yang akan berkontribusi pada pembangunan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara,” harap Serfianus. (raw/adv/har)

NUNUKAN – Sebagai penghasil rumput laut terbesar di Indonesia, Kementerian Kelautan Perikanan (Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya) bersama Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan tetapkan Nunukan sebagai Kampung Perikanan Budidaya Rumput Laut.

Kepala Dinas Perikanan Suhadi mengatakan, Nunukan merupakan salah satu penghasil rumput laut yang menurut data sebenarnya, penghasil rumput laut terbesar di Indonesia.

Dengan penetapan Nunukan sebagai kampung budi daya rumput laut dari 133 kabupaten yang ada di Indonesia ini, hanya 13 kabupaten yang mendapatkan posisi sebagai kampung budi daya rumput laut di 20 lokasi dan kebetulan khusus untuk wilayah Kalimantan mulai wilayah selatan bahkan sampai utara hanya di Nunukan, yang mendapat tempat sebagai predikat kampung budi daya rumput laut.

“Kami berharap mudah-mudahan posisi sebagai kampung budi daya ini pengembangan rumput laut dan produk turunannya akan semakin berkembang di sini,” harap Suhadi.

Baca Juga :  BRI Peduli Bantu Pengelolaan Sampah Terpadu dan Edukasi Linkungan Bersih

Suhadi menambahkan, penetapan Nunukan sebagai Kampung Perikanan Budidaya Rumput Laut berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2022 tentang Kampung Perikanan Budidaya (Lampiran Kepmen KP No.16 Tahun 2022, nomor urut 97).

Tujuan dibentuknya Kampung Perikanan Budidaya, sejatinya untuk mengembangkan komoditas unggulan atau komoditas lokal endemik untuk mencegah kepunahan. Kemudian, mewujudkan kegiatan usaha perikanan budi daya yang terhubung mulai dari sarana prasarana produksi budi daya, sarana prasarana pasca panen, pengembangan skala usaha para pelaku usaha, dan pasar

“Selain itu, bertujuan meningkatkan produksi dan produktivitas perikanan budi daya, terus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pembudidaya ikan dan juga meningkatkan partisipasi masyarakat lokal,” tambah Suhadi.

Baca Juga :  Bangkitkan Olahraga Sebatik, Kormi Luncurkan Formasi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, melalui Sekretaris Daerah, Serfianus yang sempat hadir dalam penetapan Nunukan sebagai kampung perikanan budi daya rumput laut tersebut, mengharapkan penetapan itu dapat mempercepat terwujudnya tujuan untuk bidang perikanan budi daya yaitu pembangunan kampung budi daya perikanan sekaligus pengembangan perikanan budi daya berorientasi ekspor yang salah satunya adalah rumput laut.

“Kiranya dengan dilaksanakannya Pencanangan Kampung Budidaya Rumput Laut di Nunukan tersebut, dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk saling bersinergi memberikan yang terbaik sesuai proporsi dan masyarakat dengan etos kerja, motivasi, dan keinginan untuk maju yang akan berkontribusi pada pembangunan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara,” harap Serfianus. (raw/adv/har)

Most Read

Artikel Terbaru

/