alexametrics
26.7 C
Tarakan
Friday, August 12, 2022

SDM Berkualitas dan Berdaya Saing

NUNUKAN – Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing merupakan misi Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid. SE. MM Ph.D dan Wakil Bupati H. Hanafiah, SE.,M.Si. Ini dibuktikan dengan pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan.

Kepala BKPSDM Nunukan H. Sura’i menyampaikan untuk mewujudkan SDM Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas, profesional, memiliki kompetensi di bidangnya dan berdaya saing sejumlah upaya dilaksanakan. Diantaranya, diklat dan pelatihan kepemimpinan kepada ASN di Nunukan.

“Pengembangan kompetensi ASN yang sudah dijalankan tahun lalu PIM II diperuntukkan bagi pejabat eselon II. Kemudian diklat untuk para ASN yang menjabat sebagai camat, kabid, kabag juga sudah dilaksanakan. Dilaksanakan dengan dua angkatan. Angkatan pertama kerja sama BKPSDM Kaltara, kedua Puslatbang KMP LAN Makassar,” ucap H. Sura’i.

Baca Juga :  Amanah Cup 2022, Kebangkitan Sepak Bola Pasca Pandemi Mereda

Dijelaskan, Diklat Kepemimpinan Nasional Tingkat II dilaksanakan untuk pejabat tinggi pratama atau eselon II. Di 2021 lalu total ada 4 orang yang diikutkan. Dan jumlah yang sama untuk tahun ini. Kemudian, diklat Revolusi Mental BKPSDM Nunukan mengirim 2 peserta.

“Puslatbang KMP LAN Makassar memberikan bantuan diklat secara gratis. Ini berkat kerja sama yang lama, Nunukan diberikan reward jadi diklat tanpa biaya,” tambahnya.

Tak berhenti disitu, tahun ini rencananya pada Agustus mendatang akan dilaksanakan diklat bagi para camat. Rencananya akan dibuka satu kelas. Dimana, setiap kelas terdiri 40 peserta.
“Tahun depan rencananya diklat kepemimpinan 4 orang. Dua orang akan ditempatkan di LAN Samarinda, dan 2 orang di LAN Makassar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Progres PLBN Labang Sudah 47 Persen

Selain itu, pada 2021 juga dilaksanakan diklat untuk tenaga kesehatan yakni bidan. Total ada 15 orang, dengan rincian 7 orang menggunakan APBD, 5 orang APBN dan 3 orang secara mandiri. Untuk diklat Madya diperuntukkan 2 personel Satpol PP Nunukan sebagai persyaratan kenaikkan pangkat.

Dan uji kompetensi pertanian ada 15 orang dengan dua tahap. Yang sedang berjalan, yakni pelaksanaan uji kompetensi Satpol PP sebanyak 15 orang, Diklat Madya Inspektorat 2 orang, uji kompetensi pertanian 2 orang dan uji kompetensi Hubungan Industrial (HI) 1 orang dari Disnakertrans.

“Sekarang lagi disusun penyetaraan stuktural ke fungsional. Bimtek tim penilaian kenaikan pangkat,” tutupnya. (akz/har)

NUNUKAN – Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing merupakan misi Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid. SE. MM Ph.D dan Wakil Bupati H. Hanafiah, SE.,M.Si. Ini dibuktikan dengan pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan.

Kepala BKPSDM Nunukan H. Sura’i menyampaikan untuk mewujudkan SDM Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas, profesional, memiliki kompetensi di bidangnya dan berdaya saing sejumlah upaya dilaksanakan. Diantaranya, diklat dan pelatihan kepemimpinan kepada ASN di Nunukan.

“Pengembangan kompetensi ASN yang sudah dijalankan tahun lalu PIM II diperuntukkan bagi pejabat eselon II. Kemudian diklat untuk para ASN yang menjabat sebagai camat, kabid, kabag juga sudah dilaksanakan. Dilaksanakan dengan dua angkatan. Angkatan pertama kerja sama BKPSDM Kaltara, kedua Puslatbang KMP LAN Makassar,” ucap H. Sura’i.

Baca Juga :  Jembatan Tapal Batas Sebatik Tengah Ambruk

Dijelaskan, Diklat Kepemimpinan Nasional Tingkat II dilaksanakan untuk pejabat tinggi pratama atau eselon II. Di 2021 lalu total ada 4 orang yang diikutkan. Dan jumlah yang sama untuk tahun ini. Kemudian, diklat Revolusi Mental BKPSDM Nunukan mengirim 2 peserta.

“Puslatbang KMP LAN Makassar memberikan bantuan diklat secara gratis. Ini berkat kerja sama yang lama, Nunukan diberikan reward jadi diklat tanpa biaya,” tambahnya.

Tak berhenti disitu, tahun ini rencananya pada Agustus mendatang akan dilaksanakan diklat bagi para camat. Rencananya akan dibuka satu kelas. Dimana, setiap kelas terdiri 40 peserta.
“Tahun depan rencananya diklat kepemimpinan 4 orang. Dua orang akan ditempatkan di LAN Samarinda, dan 2 orang di LAN Makassar,” ungkapnya.

Baca Juga :  DAK 2023 Diusulkan Rp 588,7 Miliar

Selain itu, pada 2021 juga dilaksanakan diklat untuk tenaga kesehatan yakni bidan. Total ada 15 orang, dengan rincian 7 orang menggunakan APBD, 5 orang APBN dan 3 orang secara mandiri. Untuk diklat Madya diperuntukkan 2 personel Satpol PP Nunukan sebagai persyaratan kenaikkan pangkat.

Dan uji kompetensi pertanian ada 15 orang dengan dua tahap. Yang sedang berjalan, yakni pelaksanaan uji kompetensi Satpol PP sebanyak 15 orang, Diklat Madya Inspektorat 2 orang, uji kompetensi pertanian 2 orang dan uji kompetensi Hubungan Industrial (HI) 1 orang dari Disnakertrans.

“Sekarang lagi disusun penyetaraan stuktural ke fungsional. Bimtek tim penilaian kenaikan pangkat,” tutupnya. (akz/har)

Most Read

Artikel Terbaru

/