alexametrics
28.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

Infrastruktur hingga Perikanan Jadi Atensi

TANJUNG SELOR – Belum optimalnya pembangunan infrastruktur hingga pemberdayaan perikanan di Kalimantan Utara (Kaltara) masih menjadi keluhan masyarakat yang selalu disampaikan ke lembaga legislatif.

Hal ini diakui Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Andi M Akbar kepada Radar Kaltara saat dikonfirmasi, Minggu (19/6). Dikatakannya, persiapan infrastruktur hingga perikanan ini masih menjadi atensi khusus pihaknya sebagai wakil rakyat.

“Waktu saya reses lalu, jalan lingkar Nunukan itu diminta untuk ditembuskan sampai jembatan Masjid Islamic Center,” ujar Politisi Partai Hanura ini.

Hal ini menjadi salah satu keluhan yang disampaikan masyarakat karena keberadaannya dinilai sangat dibutuhkan untuk mempermudah akses masyarakat yang ingin ke Masjid Islamic Center atau ke daerah lain di sekitarnya.

Baca Juga :  Berikan Layanan Prima, BRI Raih 4 Penghargaan Service Excellence

Kemudian, untuk persoalan perikanan, beberapa jenis juga menjadi usulan dari masyarakat. Seperti di Sebatik, itu bantuan nelayan juga sangat dibutuhkan, seperti alat tangkap hingga bagan dan alat pendukung budi daya rumput laut.

“Kalau untuk bagan ini mungkin bisa dibuatkan inovasi untuk alternatif bagi nelayan agar bisa mengelola budi dayanya dengan baik dan maksimal,” tuturnya.

Tak hanya itu, dibutuhkan juga pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perikanan, Pengawasan dan Konservasi. Ini dinilai penting karena jika ada terjadi suatu masalah, UPT harus hadir untuk menangani dan melayani.

“Karena ini kewenangan provinsi. Jadi kalau ada apa-apa bisa lebih cepat ditangani,” katanya.

Hal yang tak kalah pentingnya adalah masalah kebutuhan listrik dan jaringan telekomunikasi. Di era digitalisasi saat ini, tentu listrik dan jaringan telekomunikasi menjadi hal yang prinsip dan sangat dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga :  Ribuan Peserta Ramaikan Pawai Obor Sambut Ramadan

“Nah, di daerah Kaltara seperti di Sei Menggaris itu masih ada daerah-daerah yang belum tersentuh jaringan listrik dan telekomunikasi. Utamanya jaringan internet. Ini harus menjadi atensi pemerintah,” pungkasnya. (iwk/har)

TANJUNG SELOR – Belum optimalnya pembangunan infrastruktur hingga pemberdayaan perikanan di Kalimantan Utara (Kaltara) masih menjadi keluhan masyarakat yang selalu disampaikan ke lembaga legislatif.

Hal ini diakui Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Andi M Akbar kepada Radar Kaltara saat dikonfirmasi, Minggu (19/6). Dikatakannya, persiapan infrastruktur hingga perikanan ini masih menjadi atensi khusus pihaknya sebagai wakil rakyat.

“Waktu saya reses lalu, jalan lingkar Nunukan itu diminta untuk ditembuskan sampai jembatan Masjid Islamic Center,” ujar Politisi Partai Hanura ini.

Hal ini menjadi salah satu keluhan yang disampaikan masyarakat karena keberadaannya dinilai sangat dibutuhkan untuk mempermudah akses masyarakat yang ingin ke Masjid Islamic Center atau ke daerah lain di sekitarnya.

Baca Juga :  Potensi Menjanjikan, PT JCM Seriusi Tambang Emas di Kaltara

Kemudian, untuk persoalan perikanan, beberapa jenis juga menjadi usulan dari masyarakat. Seperti di Sebatik, itu bantuan nelayan juga sangat dibutuhkan, seperti alat tangkap hingga bagan dan alat pendukung budi daya rumput laut.

“Kalau untuk bagan ini mungkin bisa dibuatkan inovasi untuk alternatif bagi nelayan agar bisa mengelola budi dayanya dengan baik dan maksimal,” tuturnya.

Tak hanya itu, dibutuhkan juga pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perikanan, Pengawasan dan Konservasi. Ini dinilai penting karena jika ada terjadi suatu masalah, UPT harus hadir untuk menangani dan melayani.

“Karena ini kewenangan provinsi. Jadi kalau ada apa-apa bisa lebih cepat ditangani,” katanya.

Hal yang tak kalah pentingnya adalah masalah kebutuhan listrik dan jaringan telekomunikasi. Di era digitalisasi saat ini, tentu listrik dan jaringan telekomunikasi menjadi hal yang prinsip dan sangat dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga :  Terima Keluhan Nelayan, Tim Sidak SPBE dan SPBU

“Nah, di daerah Kaltara seperti di Sei Menggaris itu masih ada daerah-daerah yang belum tersentuh jaringan listrik dan telekomunikasi. Utamanya jaringan internet. Ini harus menjadi atensi pemerintah,” pungkasnya. (iwk/har)

Most Read

Artikel Terbaru

/