alexametrics
25.5 C
Tarakan
Monday, August 15, 2022

Gubernur Pastikan Tidak Beli Hewan Kurban dari Luar

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal A. Paliwang S.H., M.Hum, memastikan pihaknya tidak akan membeli hewan kurban dari luar Provinsi Kaltara dalam menyambut perayaan Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah mendatang.

Hal ini ia sampaikan sebagai upaya menyejahterakan peternak lokal yang ada di daerah.

“Dengan membeli hewan kurban dari peternak lokal, secara tidak langsung membantu kesejahteraan mereka. Karena jika sapi tidak terjual hingga lebaran, para peternak akan merugi,” kata Gubenur.

Sementara dalam mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Hari Raya Iduladha, Gubernur pun telah menginstruksikan dinas terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara.

“Jadi selain tanpa cacat, hewan yang dikurbankan juga harus sehat. Artinya tidak dalam terjangkit penyakit atau bebas dari segala macam virus,” terangnya.

Baca Juga :  MTQ VII, Berharap Lahir Generasi Cinta Alquran

Selain itu, menjamin agar hewan kurban aman dan terhindar dari wabah PMK.

Jauh sebelumnya Gubernur telah memerintahkan pihak DPKP Kaltara untuk melakukan pemantauan terkait lalu lintas hewan agar PMK tidak mewabah di Kaltara.

Salah satunya dengan menerapkan karantina selama 14 hari, dan melakukan uji sampel terkait PMK.

DIPASTIKAN SEHAT: Jelang perayan Hari Raya Iduladha 1443 H, Gubernur Kaltara Drs. H. Zainal A. Paliwang meminta instansi terkait agar hewan kurban bebas penyakit.

“Bekerja sama dengan dinas terkait di kabupaten dan kota, telah ada ratusan sampel hewan ternak dikumpulkan guna mendeteksi PMK. Alhamdulillah, berdasarkan informasi dari DPKP Kaltara sebagian hasil uji telah keluar, hasilnya negatif,” tutur Gubernur.

Tahun 2022 ini, Pemprov Kaltara kembali akan memberikan bantuan hewan kurban kepada masyarakat yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.

Baca Juga :  Angka Stunting Kaltara Lebih Rendah dari Nasional

Berdasarkan informasi dari Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kaltara, bantuan hewan kurban nantinya berasal dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov, Gubernur, serta Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kaltara.

“Saat ini sedang berjalan dan akan dirapatkan, berapa banyak bantuannya masih belum tahu. Tapi yang jelas, kita (Kaltara) kembali mendapat bantuan satu ekor sapi dari Presiden RI Joko Widodo, beratnya kurang lebih 1 ton,” kata Kepala Biro Kesra, H. Muhammad Rosyit.

Untuk diketahui, pada tahun 2021 lalu, Pemprov Kaltara menyerahkan bantuan sebanyak 58 ekor hewan kurban, bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang tersebar di kabupaten dan kota se-Kaltara. (dkisp)

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal A. Paliwang S.H., M.Hum, memastikan pihaknya tidak akan membeli hewan kurban dari luar Provinsi Kaltara dalam menyambut perayaan Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah mendatang.

Hal ini ia sampaikan sebagai upaya menyejahterakan peternak lokal yang ada di daerah.

“Dengan membeli hewan kurban dari peternak lokal, secara tidak langsung membantu kesejahteraan mereka. Karena jika sapi tidak terjual hingga lebaran, para peternak akan merugi,” kata Gubenur.

Sementara dalam mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Hari Raya Iduladha, Gubernur pun telah menginstruksikan dinas terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara.

“Jadi selain tanpa cacat, hewan yang dikurbankan juga harus sehat. Artinya tidak dalam terjangkit penyakit atau bebas dari segala macam virus,” terangnya.

Baca Juga :  Anak Muda Motor Penggerak Ekonomi Bangsa

Selain itu, menjamin agar hewan kurban aman dan terhindar dari wabah PMK.

Jauh sebelumnya Gubernur telah memerintahkan pihak DPKP Kaltara untuk melakukan pemantauan terkait lalu lintas hewan agar PMK tidak mewabah di Kaltara.

Salah satunya dengan menerapkan karantina selama 14 hari, dan melakukan uji sampel terkait PMK.

DIPASTIKAN SEHAT: Jelang perayan Hari Raya Iduladha 1443 H, Gubernur Kaltara Drs. H. Zainal A. Paliwang meminta instansi terkait agar hewan kurban bebas penyakit.

“Bekerja sama dengan dinas terkait di kabupaten dan kota, telah ada ratusan sampel hewan ternak dikumpulkan guna mendeteksi PMK. Alhamdulillah, berdasarkan informasi dari DPKP Kaltara sebagian hasil uji telah keluar, hasilnya negatif,” tutur Gubernur.

Tahun 2022 ini, Pemprov Kaltara kembali akan memberikan bantuan hewan kurban kepada masyarakat yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.

Baca Juga :  Investasi sekaligus Pelestarian Lingkungan, Green Sukuk Ritel ST008 BRI Lampaui Target Penjualan

Berdasarkan informasi dari Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kaltara, bantuan hewan kurban nantinya berasal dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov, Gubernur, serta Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kaltara.

“Saat ini sedang berjalan dan akan dirapatkan, berapa banyak bantuannya masih belum tahu. Tapi yang jelas, kita (Kaltara) kembali mendapat bantuan satu ekor sapi dari Presiden RI Joko Widodo, beratnya kurang lebih 1 ton,” kata Kepala Biro Kesra, H. Muhammad Rosyit.

Untuk diketahui, pada tahun 2021 lalu, Pemprov Kaltara menyerahkan bantuan sebanyak 58 ekor hewan kurban, bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang tersebar di kabupaten dan kota se-Kaltara. (dkisp)

Most Read

Artikel Terbaru

/