alexametrics
28.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

Gubernur Jelaskan Makna Salam ‘Kaltara di Hati’

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Drs. H. Zainal A. Paliwang, S. H., M.Hum menjadi narasumber program VIP Room pada sebuah media cetak yang bertempat di Jalan Handal, Tanjung Selor, Rabu (15/6).

Kunjungan ini adalah kunjungan perdana Zainal Paliwang sejak menjabat sebagai Gubernur Kaltara pada 2021 lalu.

Pada program tersebut, Gubernur sempat mengungkapkan makna dari salam “Kaltara di Hati”.

Diketahui, salam ini dipopulerkan oleh Gubernur sejak menjabat, salam dengan isyarat jempol tangan kanan di dada sebelah kiri ini telah menjadi salam dan pose foto wajib bagi setiap acara formal maupun informal di Kaltara.

Menurutnya, ide salam “Kaltara di Hati” itu pertama kali ia pikirkan sewaktu menghadiri rapat paripurna di DPRD Kaltara. Ide itu muncul ketika dirinya merasa gaya atau pose saat berfoto formal kerap kali monoton.

Baca Juga :  Terima Tamu di Kediaman, Mempererat Silaturahmi

“Saat itu saya habis sidang paripurna, muncul ide saya di situ, kita kok foto hanya begini-begini terus? padahal kalau Polri dan Jasa Raharja itu punya penampilan foto yang ikonik,” ungkap Gubernur.

“Lalu saya ciptakanlah saat itu Kaltara di Hati,” ujarnya sembari berpose.

Gubernur menjelaskan, tak hanya ingin mengubah pose foto formal yang monoton, salam “Kaltara di Hati”, katanya, juga memiliki arti.

Di mana, tiap huruf yang ada di kata ‘Di Hati’ merupakan sebuah singkatan.

“Di Hati itu ada singkatannya, damai indah harmonis, aman, tertib, dan inovasi,” jelasnya.

Dengan salam itu, dirinya berharap segenap warga masyarakat dapat semakin mencintai Kaltara.

“Jadi kemanapun kita pergi kemanapun kita berada Kaltara selalu di Hati,” tuturnya. (dkisp)

Baca Juga :  Soal Penyalahgunaan Narkoba, DPRD Mengaku Prihatin

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Drs. H. Zainal A. Paliwang, S. H., M.Hum menjadi narasumber program VIP Room pada sebuah media cetak yang bertempat di Jalan Handal, Tanjung Selor, Rabu (15/6).

Kunjungan ini adalah kunjungan perdana Zainal Paliwang sejak menjabat sebagai Gubernur Kaltara pada 2021 lalu.

Pada program tersebut, Gubernur sempat mengungkapkan makna dari salam “Kaltara di Hati”.

Diketahui, salam ini dipopulerkan oleh Gubernur sejak menjabat, salam dengan isyarat jempol tangan kanan di dada sebelah kiri ini telah menjadi salam dan pose foto wajib bagi setiap acara formal maupun informal di Kaltara.

Menurutnya, ide salam “Kaltara di Hati” itu pertama kali ia pikirkan sewaktu menghadiri rapat paripurna di DPRD Kaltara. Ide itu muncul ketika dirinya merasa gaya atau pose saat berfoto formal kerap kali monoton.

Baca Juga :  Terima Tamu di Kediaman, Mempererat Silaturahmi

“Saat itu saya habis sidang paripurna, muncul ide saya di situ, kita kok foto hanya begini-begini terus? padahal kalau Polri dan Jasa Raharja itu punya penampilan foto yang ikonik,” ungkap Gubernur.

“Lalu saya ciptakanlah saat itu Kaltara di Hati,” ujarnya sembari berpose.

Gubernur menjelaskan, tak hanya ingin mengubah pose foto formal yang monoton, salam “Kaltara di Hati”, katanya, juga memiliki arti.

Di mana, tiap huruf yang ada di kata ‘Di Hati’ merupakan sebuah singkatan.

“Di Hati itu ada singkatannya, damai indah harmonis, aman, tertib, dan inovasi,” jelasnya.

Dengan salam itu, dirinya berharap segenap warga masyarakat dapat semakin mencintai Kaltara.

“Jadi kemanapun kita pergi kemanapun kita berada Kaltara selalu di Hati,” tuturnya. (dkisp)

Baca Juga :  BREAKING NEWS: Pemuda Malinau "Seruduk" Gedung DPRD Kaltara

Most Read

Artikel Terbaru

/