alexametrics
27.7 C
Tarakan
Wednesday, August 17, 2022

Pertumbuhan UMKM Terbesar di Nunukan

NUNUKAN – Kontribusi pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Nunukan yang capaian mencapai 376,96 persen, membuat pertumbuhan UMKM di Nunukan paling berkontribusi di Kalimantan Utara (Kaltara).

Itu diungkapkan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Nunukan, Sabri. Dirinya menerangkan, berdasarkan catatan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kaltara, Nunukan penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbanyak di Kaltara berdasarkan banyaknya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Ya, di Kaltara, kontribusi pertumbuhan UMKM terbesar berada di Nunukan,” ungkap Sabri kepada Radar Tarakan.

Pertumbuhan ekonomi di Nunukan, dimulai dari masyarakat kecil atau UMKM, yang sangat bisa bertahan di masa pandemi covid-19, bahkan hal tersebut menjadi fokus DJPb Kaltara.

Baca Juga :  Ini Nama-Nama Pejabat Penting yang Dimutasi

Peningkatan pertumbuhan UMKM, disebabkan oleh peralihan mata pencaharian masyarakat ke sektor UMKM, sehingga pertumbuhan ekonomi semakin besar.

Sementara jenis usaha mikro dan kecil (UMK) didominasi oleh jenis usaha perdagangan sebesar 48 persen kemudian di susul kuliner sebesar 18 persen. UMK yang paling banyak dijumpai adalah di kategori perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan kendaraan bermotor.

Usaha mikro dua sektor tersebut memang lebih mudah dilakukan karena selain dapat dimulai dengan modal yang tidak begitu besar, juga tidak dituntut untuk memiliki skil atau kualifikasi tertentu.

Untuk itu, kategori tersebut dengan mudah menjadi primadona dan cukup banyak digeluti oleh masyarakat.

“Jika bisa arahkan pelaku UMKM ini untuk ikut pelatihan jika dibutuhkan, ada banyak pelatihan yang diadakan oleh instansi seperti BUMN atau BUMD tentunya melalui fasilitas dinas kita,” tambah Sabri.

Baca Juga :  Perluas Pelayanan Masyarakat, Bakal Definitifkan Dua Desa Baru

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Kaltara, Wahyu Prihantoro yang pernah berkunjung ke Nunukan beranggapan, UMKM di Nunukan pertumbuhan yang begitu cepat, dibandingkan dengan wilayah lainnya.

Namun yang harus pemerintah perhatikan adalah faktor akses yang biasanya menjadi kendala. Dirinya tidak ingin UMKM di daerah tidak terakomodir karena masalah geografis.

“Luar biasa, kontribusi pertumbuhan UMKM terbesar berada di Nunukan yang mencapai 376,96 persen mengalahkan Bulungan kontribusi pertumbuhan UMKM kedua yang mencapai 152,18 persen,” ungkap Wahyu. (raw/adv/har)

NUNUKAN – Kontribusi pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Nunukan yang capaian mencapai 376,96 persen, membuat pertumbuhan UMKM di Nunukan paling berkontribusi di Kalimantan Utara (Kaltara).

Itu diungkapkan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Nunukan, Sabri. Dirinya menerangkan, berdasarkan catatan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kaltara, Nunukan penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbanyak di Kaltara berdasarkan banyaknya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Ya, di Kaltara, kontribusi pertumbuhan UMKM terbesar berada di Nunukan,” ungkap Sabri kepada Radar Tarakan.

Pertumbuhan ekonomi di Nunukan, dimulai dari masyarakat kecil atau UMKM, yang sangat bisa bertahan di masa pandemi covid-19, bahkan hal tersebut menjadi fokus DJPb Kaltara.

Baca Juga :  Ini Nama-Nama Pejabat Penting yang Dimutasi

Peningkatan pertumbuhan UMKM, disebabkan oleh peralihan mata pencaharian masyarakat ke sektor UMKM, sehingga pertumbuhan ekonomi semakin besar.

Sementara jenis usaha mikro dan kecil (UMK) didominasi oleh jenis usaha perdagangan sebesar 48 persen kemudian di susul kuliner sebesar 18 persen. UMK yang paling banyak dijumpai adalah di kategori perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan kendaraan bermotor.

Usaha mikro dua sektor tersebut memang lebih mudah dilakukan karena selain dapat dimulai dengan modal yang tidak begitu besar, juga tidak dituntut untuk memiliki skil atau kualifikasi tertentu.

Untuk itu, kategori tersebut dengan mudah menjadi primadona dan cukup banyak digeluti oleh masyarakat.

“Jika bisa arahkan pelaku UMKM ini untuk ikut pelatihan jika dibutuhkan, ada banyak pelatihan yang diadakan oleh instansi seperti BUMN atau BUMD tentunya melalui fasilitas dinas kita,” tambah Sabri.

Baca Juga :  22 Tim Daftar Amanah Cup, Sisa 10 Slot Lagi

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Kaltara, Wahyu Prihantoro yang pernah berkunjung ke Nunukan beranggapan, UMKM di Nunukan pertumbuhan yang begitu cepat, dibandingkan dengan wilayah lainnya.

Namun yang harus pemerintah perhatikan adalah faktor akses yang biasanya menjadi kendala. Dirinya tidak ingin UMKM di daerah tidak terakomodir karena masalah geografis.

“Luar biasa, kontribusi pertumbuhan UMKM terbesar berada di Nunukan yang mencapai 376,96 persen mengalahkan Bulungan kontribusi pertumbuhan UMKM kedua yang mencapai 152,18 persen,” ungkap Wahyu. (raw/adv/har)

Most Read

Artikel Terbaru

/