alexametrics
26.7 C
Tarakan
Friday, August 12, 2022

Coffee Morning dengan Awak Media, Pererat Sinergitas

TARAKAN – Melalui kegiatan coffee morning yang digelar Senin (4/7) pagi, oleh Humas Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Tarakan. Kepala BKP Kelas II Tarakan, Ahmad Mansuri Alfian meminta awak media semakin solid mengawal segala kegiatan maupun tindakan pengamanan lalu lintas hewan maupun tumbuhan di Kaltara.

Kegiatan yang dihadiri seluruh awak media se-Kaltara tersebut sekaligus silaturahmi dan perkenalan dirinya yang baru bertugas sebulan terakhir di wilayah Tarakan, didampingi segenap jajaran, Alfian mengatakan, wilayah kerjanya saat ini yang mencakup 5 kabupaten dan kota di Kaltara adalah pintu gerbang NKRI bagian utara yang berbatasan dengan negara Malaysia. Tentu mempunyai tantangan tersendiri di banding daerah lain yang sebelumnya juga sempat menjadi tempatnya bertugas.

Untuk itu media merupakan mitra penting bagi BKP Tarakan sebagai perpanjangan tangan kepada masyarakat membantu mengedukasi menyampaikan informasi penting terkait perkarantinaan.

Baca Juga :  Peringati Hari Anak Nasional, BRI Renovasi Sekolah di Wilayah Tapal Batas Indonesia

“Peran media cukup banyak bagi kami, sebagai sarana sosialisasi instansi kami terkait dengan kegiatan BKP secara khusus maupun secara umum,” katanya, Senin (4/7).
Sebagai instansi pemerintah, BKP Tarakan membutuhkan media sebagai sarana komunikasi kepada masyarakat khususnya para pengguna jasa.

“Banyak masyarakat yang saya rasa belum faham betul mengenai BKP, bahkan fungsi kegiatan perkarantinaan hewan dan tumbuhan itu sendiri, untuk itu peran media yang bersentuhan dengan masyarakatlah yang dapat menyampaikan secara langsung,” terang Alfian lagi.

Di samping itu, arus lalu lintas perdagangan bahan pangan lintas negara bahkan penyelundupan secara ilegal adalah PR utama baginya. Namun ia memiliki misi untuk meminimalisir tindakan pemusnahan barang ilegal yang menjadi tangkapan Karantina Pertanian.

Baca Juga :  Di Masa Pandemi, AgenBRILink Jadi Tulang Punggung Penghasilan Keluarga

“Salah satu PR yang kedepannadalah bagaimna meminimalisir pemusnahan media pembawa, berpedoman UU No 21 Tahun 2019 yang menjelaskan bahwa barang sitaan tidak harus di musnahkan, apabila terbukti sehat dan layak konsumsi bisa di hibahkan ke pemerintah kota,” ungkap Alfian.

Untuk itu pihaknya berharap, berharap awak media dapat mendukung kerja BKP Kelas II Tarakan dalam menjalankan fungsinya serta menyajikan berita positif dan edukatif untuk masyarakat.

“Terimakasih kepada awak media yang selalu mengawal segala bentuk kegiatan kami, harapannya ke depan sinergitas ini semakin erat dan membantu kelancaran kerja para petugas untuk melaksanakn pengawasn lalu lintas hewan dn tumbuhan di wilayah Kaltara”, tutupnya. (dc/lim)

TARAKAN – Melalui kegiatan coffee morning yang digelar Senin (4/7) pagi, oleh Humas Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Tarakan. Kepala BKP Kelas II Tarakan, Ahmad Mansuri Alfian meminta awak media semakin solid mengawal segala kegiatan maupun tindakan pengamanan lalu lintas hewan maupun tumbuhan di Kaltara.

Kegiatan yang dihadiri seluruh awak media se-Kaltara tersebut sekaligus silaturahmi dan perkenalan dirinya yang baru bertugas sebulan terakhir di wilayah Tarakan, didampingi segenap jajaran, Alfian mengatakan, wilayah kerjanya saat ini yang mencakup 5 kabupaten dan kota di Kaltara adalah pintu gerbang NKRI bagian utara yang berbatasan dengan negara Malaysia. Tentu mempunyai tantangan tersendiri di banding daerah lain yang sebelumnya juga sempat menjadi tempatnya bertugas.

Untuk itu media merupakan mitra penting bagi BKP Tarakan sebagai perpanjangan tangan kepada masyarakat membantu mengedukasi menyampaikan informasi penting terkait perkarantinaan.

Baca Juga :  Pameran Virtual Honda, Astra Motor Kaltim 1 Berikan Promo Bersama FIFGROUP

“Peran media cukup banyak bagi kami, sebagai sarana sosialisasi instansi kami terkait dengan kegiatan BKP secara khusus maupun secara umum,” katanya, Senin (4/7).
Sebagai instansi pemerintah, BKP Tarakan membutuhkan media sebagai sarana komunikasi kepada masyarakat khususnya para pengguna jasa.

“Banyak masyarakat yang saya rasa belum faham betul mengenai BKP, bahkan fungsi kegiatan perkarantinaan hewan dan tumbuhan itu sendiri, untuk itu peran media yang bersentuhan dengan masyarakatlah yang dapat menyampaikan secara langsung,” terang Alfian lagi.

Di samping itu, arus lalu lintas perdagangan bahan pangan lintas negara bahkan penyelundupan secara ilegal adalah PR utama baginya. Namun ia memiliki misi untuk meminimalisir tindakan pemusnahan barang ilegal yang menjadi tangkapan Karantina Pertanian.

Baca Juga :  Tiket Kapal Laut Hanya Sisa Rute Ini

“Salah satu PR yang kedepannadalah bagaimna meminimalisir pemusnahan media pembawa, berpedoman UU No 21 Tahun 2019 yang menjelaskan bahwa barang sitaan tidak harus di musnahkan, apabila terbukti sehat dan layak konsumsi bisa di hibahkan ke pemerintah kota,” ungkap Alfian.

Untuk itu pihaknya berharap, berharap awak media dapat mendukung kerja BKP Kelas II Tarakan dalam menjalankan fungsinya serta menyajikan berita positif dan edukatif untuk masyarakat.

“Terimakasih kepada awak media yang selalu mengawal segala bentuk kegiatan kami, harapannya ke depan sinergitas ini semakin erat dan membantu kelancaran kerja para petugas untuk melaksanakn pengawasn lalu lintas hewan dn tumbuhan di wilayah Kaltara”, tutupnya. (dc/lim)

Most Read

Artikel Terbaru

/