alexametrics
26.7 C
Tarakan
Thursday, August 11, 2022

Setahun ‘Amanah’ Bertugas, Laura: Masih Banyak PR Harus Dikejar

NUNUKAN – Rabu, 1 Juni 2022 Hj. Asmin Laura Hafid, SE.,MM.,Ph.D dan H. Hanafiah, SE., M.Si genap setahun mengemban tugas sebagai Bupati Nunukan dan Wakil Bupati Nunukan. Pasangan dengan akronim Amanah ini terus berjuang untuk melakukan berbagai terobosan, lompatan dan kebijakan-kebijakan  untuk menyempurnakan pelayanan kepada masyarakat Nunukan.

Hj. Asmin Laura Hafid bercerita sejak menjalankan tugas ada tiga program kerja yang tidak bisa dihindari. Pertama, pasca dilantik kasus Pandemi Covid-19 sedang melonjak. Sehingga, fokus utama yakni melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di Nunukan. Kedua, ditengah situasi pandemi peningkatan ekonomi harus digalakkan. Dan terakhir program pembangunan yang telah disusun harus dijalankan berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJD).

“Dengan tiga agenda ini berjalan seiring. Tentu dengan apa yang telah kami kerjakan ada plus minus-nya, ada kelebihan dan kekurangannya. Dan kami tidak mau berpikir negatif dengan apa yang terjadi hari ini. Saya dengan bapak H. Hanafiah lebih memilih tetap bersemangat dan optimis dengan apa yang kami kerjakan di pemerintahan ini,” ucap Hj. Asmin Laura Hafid diikuti kalimat menyemangati Wakil Bupati H. Hanafiah.

Baca Juga :  Ingin ke Sulawesi Tanpa Dokumen, WNA Malaysia Diamankan

Lanjutnya, sejak menjabat sebagai Bupati Nunukan ia dihadapkan dengan rasionalisasi anggaran. Kemudian, kembali dihadapkan dengan refocusing anggaran. Sehingga, banyak yang  ingin dikerjakan untuk dibuktikan kepada masyarakat Nunukan dalam rangka mensejahterakan masyarakat belum bisa dilakukan dalam perjalan satu tahun kepemimpinan.

“Jadi memang lukisan itu belum seindah yang dibayangkan dan dihadapkan. Dan setahun kepemimpinan saya dan pak wakil apa yang kami lakukan ini kenyataan dan keadaan kami di pemerintah daerah. Saya dan pak wakil mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar jajaran pemerintah daerah  dan masyarakat Nunukan. Saya yakin tanpa dukungan semuanya, kami tidak mungkin bisa menjalankan pemerintahan ini sebaik mungkin,” katanya dengan suara terbata-bata.

“Saya juga ingin berterima kasih kepada Forkopimda (forum komunikasi pimpinan daerah) Nunukan dan instansi vertikal. Saya yakin pekerjaan kami di pemerintahan sangat erat kaitannya dengan tugas bapak, ibu sekalian. Alhamdulillah, komunikasi dan koordinasi kita terjalin sangat baik. Bapak dan ibu sekalian sangat membantu kami di pemerintahan seperti tidak ada sekat. Ini yang saya syukuri, Alhamdulillah mudah-mudahan hubungan ini terjalin sampai seterusnya. Kemudian seluruh masyarakat, bapak ibu sekalian adalah semangat bagi saya,” tambahnya.

Baca Juga :  Gubernur Imbau Masyarakat Ikuti Aturan SE Perjalanan Dalam dan Luar Negeri

Ia mengaku masih banyak keinginan masyarakat yang belum dipenuhi. Sehingga, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang belum bisa diselesaikan secara langsung. Karena, butuh waktu dan pemahaman.

“Saya sangat berharap agar terus didoakan agar menjalankan pemerintahan ini dengan semangat, rasa optimis, ikhlas atas apapun yang dihadapi. Masih banyak PR dan mengelola pemerintahan tantangannya sangat luar biasa. Seperti yang disampaikan pak wakil mulai dari letak geografis, cara pandang masyarakat kita dan perbedaan keadaan dari sebelumnya serta di pemerintahan kami untuk mendapatkan porsi dalam rangka mengatasi dinamika di masyarakat,” kisahnya.

Lebih lanjut disampaikan, banyaknya perubahan regulasi memerlukan waktu untuk dijalankan. Namun, yang pasti ia bersama Wakil Bupati H. Hanafiah tetap berusaha agar pemerintahan bejalan dengan baik, tetap pada koridor yang sebenar-benarnya dan sebaik-baiknya.

NUNUKAN – Rabu, 1 Juni 2022 Hj. Asmin Laura Hafid, SE.,MM.,Ph.D dan H. Hanafiah, SE., M.Si genap setahun mengemban tugas sebagai Bupati Nunukan dan Wakil Bupati Nunukan. Pasangan dengan akronim Amanah ini terus berjuang untuk melakukan berbagai terobosan, lompatan dan kebijakan-kebijakan  untuk menyempurnakan pelayanan kepada masyarakat Nunukan.

Hj. Asmin Laura Hafid bercerita sejak menjalankan tugas ada tiga program kerja yang tidak bisa dihindari. Pertama, pasca dilantik kasus Pandemi Covid-19 sedang melonjak. Sehingga, fokus utama yakni melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di Nunukan. Kedua, ditengah situasi pandemi peningkatan ekonomi harus digalakkan. Dan terakhir program pembangunan yang telah disusun harus dijalankan berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJD).

“Dengan tiga agenda ini berjalan seiring. Tentu dengan apa yang telah kami kerjakan ada plus minus-nya, ada kelebihan dan kekurangannya. Dan kami tidak mau berpikir negatif dengan apa yang terjadi hari ini. Saya dengan bapak H. Hanafiah lebih memilih tetap bersemangat dan optimis dengan apa yang kami kerjakan di pemerintahan ini,” ucap Hj. Asmin Laura Hafid diikuti kalimat menyemangati Wakil Bupati H. Hanafiah.

Baca Juga :  Sejarah Pembangunan Klenteng Tri Dharma San Sen Kong Nunukan

Lanjutnya, sejak menjabat sebagai Bupati Nunukan ia dihadapkan dengan rasionalisasi anggaran. Kemudian, kembali dihadapkan dengan refocusing anggaran. Sehingga, banyak yang  ingin dikerjakan untuk dibuktikan kepada masyarakat Nunukan dalam rangka mensejahterakan masyarakat belum bisa dilakukan dalam perjalan satu tahun kepemimpinan.

“Jadi memang lukisan itu belum seindah yang dibayangkan dan dihadapkan. Dan setahun kepemimpinan saya dan pak wakil apa yang kami lakukan ini kenyataan dan keadaan kami di pemerintah daerah. Saya dan pak wakil mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar jajaran pemerintah daerah  dan masyarakat Nunukan. Saya yakin tanpa dukungan semuanya, kami tidak mungkin bisa menjalankan pemerintahan ini sebaik mungkin,” katanya dengan suara terbata-bata.

“Saya juga ingin berterima kasih kepada Forkopimda (forum komunikasi pimpinan daerah) Nunukan dan instansi vertikal. Saya yakin pekerjaan kami di pemerintahan sangat erat kaitannya dengan tugas bapak, ibu sekalian. Alhamdulillah, komunikasi dan koordinasi kita terjalin sangat baik. Bapak dan ibu sekalian sangat membantu kami di pemerintahan seperti tidak ada sekat. Ini yang saya syukuri, Alhamdulillah mudah-mudahan hubungan ini terjalin sampai seterusnya. Kemudian seluruh masyarakat, bapak ibu sekalian adalah semangat bagi saya,” tambahnya.

Baca Juga :  BBM Tiba, APMS Langsung Diserbu Pengendara

Ia mengaku masih banyak keinginan masyarakat yang belum dipenuhi. Sehingga, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang belum bisa diselesaikan secara langsung. Karena, butuh waktu dan pemahaman.

“Saya sangat berharap agar terus didoakan agar menjalankan pemerintahan ini dengan semangat, rasa optimis, ikhlas atas apapun yang dihadapi. Masih banyak PR dan mengelola pemerintahan tantangannya sangat luar biasa. Seperti yang disampaikan pak wakil mulai dari letak geografis, cara pandang masyarakat kita dan perbedaan keadaan dari sebelumnya serta di pemerintahan kami untuk mendapatkan porsi dalam rangka mengatasi dinamika di masyarakat,” kisahnya.

Lebih lanjut disampaikan, banyaknya perubahan regulasi memerlukan waktu untuk dijalankan. Namun, yang pasti ia bersama Wakil Bupati H. Hanafiah tetap berusaha agar pemerintahan bejalan dengan baik, tetap pada koridor yang sebenar-benarnya dan sebaik-baiknya.

Most Read

Artikel Terbaru

/