alexametrics
26.7 C
Tarakan
Friday, August 12, 2022

Ketua dan Wakil DPRD Bulungan Hadiri HUT ke-40 Teluk Selimau

TANJUNG SELOR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan, Kilat dan Wakil Ketua DPRD Bulungan, H. Hamka menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 Teluk Selimau, Sabtu (2/7).

Acara yang berlangsung di Balai Adat Teluk Selimau tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala, perwakilan Kodim 0903/Bulungan, tokoh adat (todat) dan pihak terkait lainnya. Persembahan tarian penyambutan dari putra dan putri Teluk Selimau mengawali serangkaian acara tersebut.

Tak sampai di situ, Ketua DPRD Bulungan Kilat yang hadir sekaligus memberikan sambutan. Wakil rakyat yang ramah dan murah senyum ini mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa (YME). Sebab, saat ini semua dapat bersama menghadiri acara ini dalam kondisi tubuh yang sehat.

Baca Juga :  Masih Ada Pekerja Terima Gaji di Bawah UMK, Begini Tanggapan SBSI

“Saya pun mengucapkan selamat HUT ke-40 Teluk Selimau. Usia ini tentu tak muda lagi dan banyak harapan tentunya yang diharapkan oleh masyarakat di wilayah ini,” kata Kilat, mengawali sambutannya.

Dikatakannya pula, mengenai salah satu harapan masyarakat agar ke depan Teluk Selimau dapat menjadi sebuah desa, sebagai wakil rakyat ia sangat mendukung. Dengan harapan nantinya Teluk Selimau statusnya bukan wilayah PKMT lagi.

“Mudah-mudahan ini dapat segera mendapat respons dari pemerintah. Kami sebagai wakil rakyat tentunya mendukung hal tersebut,” ujarnya.

Sementara, Wabup Bulungan Ingkong Ala merespons dan menyebutkan untuk menjadi desa, maka Teluk Selimau terlebih dahulu melengkapi syarat administrasi sebagai penunjangnya.

“Hingga nantinya pun wilayah ini bisa dapat menjadi desa wisata. Mengingat dari potensi yang ada pun sudah sangat terlihat jelas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Bukber di Alam Terbuka Sembari Serap Aspirasi

Sejarah singkat keberadaan warga di Teluk Selimau ini berawal pada tahun 1981 saat terjadi musim kemarau di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Warga datang dari Kecamatan Peso dan Tanjung Palas Barat (Long Beluah) untuk membuka lahan selama musim kemarau berlangsung.

Hingga pada tahun 1991, Dinas Sosial (Dinsos) membangun perumahan dan menyebutkan nama Teluk Selimau sebagai PKMT. Seiring perkembangan, saat ini masyarakat setempat mengharapkan ke depan wilayahnya dapat menjadi sebuah desa. (dni/ash)

TANJUNG SELOR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan, Kilat dan Wakil Ketua DPRD Bulungan, H. Hamka menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 Teluk Selimau, Sabtu (2/7).

Acara yang berlangsung di Balai Adat Teluk Selimau tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala, perwakilan Kodim 0903/Bulungan, tokoh adat (todat) dan pihak terkait lainnya. Persembahan tarian penyambutan dari putra dan putri Teluk Selimau mengawali serangkaian acara tersebut.

Tak sampai di situ, Ketua DPRD Bulungan Kilat yang hadir sekaligus memberikan sambutan. Wakil rakyat yang ramah dan murah senyum ini mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa (YME). Sebab, saat ini semua dapat bersama menghadiri acara ini dalam kondisi tubuh yang sehat.

Baca Juga :  Pemulihan Pasca Bencana Semeru, BRI Peduli Adakan Pemeriksaan Gratis Kesehatan Warga

“Saya pun mengucapkan selamat HUT ke-40 Teluk Selimau. Usia ini tentu tak muda lagi dan banyak harapan tentunya yang diharapkan oleh masyarakat di wilayah ini,” kata Kilat, mengawali sambutannya.

Dikatakannya pula, mengenai salah satu harapan masyarakat agar ke depan Teluk Selimau dapat menjadi sebuah desa, sebagai wakil rakyat ia sangat mendukung. Dengan harapan nantinya Teluk Selimau statusnya bukan wilayah PKMT lagi.

“Mudah-mudahan ini dapat segera mendapat respons dari pemerintah. Kami sebagai wakil rakyat tentunya mendukung hal tersebut,” ujarnya.

Sementara, Wabup Bulungan Ingkong Ala merespons dan menyebutkan untuk menjadi desa, maka Teluk Selimau terlebih dahulu melengkapi syarat administrasi sebagai penunjangnya.

“Hingga nantinya pun wilayah ini bisa dapat menjadi desa wisata. Mengingat dari potensi yang ada pun sudah sangat terlihat jelas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ini Vonis Penjara WNA Jerman Pemilik Permen Ganja

Sejarah singkat keberadaan warga di Teluk Selimau ini berawal pada tahun 1981 saat terjadi musim kemarau di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Warga datang dari Kecamatan Peso dan Tanjung Palas Barat (Long Beluah) untuk membuka lahan selama musim kemarau berlangsung.

Hingga pada tahun 1991, Dinas Sosial (Dinsos) membangun perumahan dan menyebutkan nama Teluk Selimau sebagai PKMT. Seiring perkembangan, saat ini masyarakat setempat mengharapkan ke depan wilayahnya dapat menjadi sebuah desa. (dni/ash)

Most Read

Pura-Pura Antar Teman

Resep Terong Crispy

Artikel Terbaru

/