alexametrics
30.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

Rumah BUMN Kukar Jadi Lokasi Posko Siaga Tanggap Bencana Nasional BUMN

PLN bersama seluruh BUMN di Kalimantan Timur sepakat mengoperasikan Posko Siaga Tanggap Bencana Nasional di Kutai Kartanegara (Kukar). Posko siaga ini bertujuan sebagai pusat penanggulangan dan mitigasi bencana kedepannya. Lokasi posko dipusatkan di Rumah BUMN Kutai Kartanegara.

Dijelaskan oleh Senior Manager PLN UIW Kaltimra, Efron L. Gaol, bahwa keberadaan Satgas Siaga bencana BUMN merupakan wujud nyata hadirnya BUMN di tengah masyarakat.
Selain itu, keberadaan Rumah BUMN sangat strategis sebagai wadah BUMN untuk saling berkoordinasi.

“Sebagai penugasan dari Kementerian BUMN, PLN mengelola 28 Rumah BUMN yang bisa dijadikan wadah bersama, mulai dari mengembangkan UMKM, Co-Working Space, Basecamp Milenials BUMN dan terakhir sebagai pusat kegiatan Satgas Bencana BUMN untuk memitigasi dan penanggulangan awal saat terjadi bencana”, kata Efron.

Baca Juga :  Tangguh di Tengah Hantaman Pandemi, BRI Incar Pertumbuhan Berkelanjutan  

Melalui posko siaga ini, diharapkan seluruh BUMN dapat terlibat aktif untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dalam penanggulangan bencana dan penyaluran bantuan ke lokasi bencana.

Posko ini juga dapat difungsikan sebagai titik kumpul, agar informasi Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) dapat dilakukan satu pintu, sehingga bisa terdeliver langsung ke seluruh BUMN.

Dioperasikannya posko ini sekaligus juga untuk mengantisipasi bantuan yang menumpuk, berulang dan tidak terdistribusi sebagaimana mestinya. Pasalnya, dalam kondisi darurat bencana selama ini perusahaan akan bergerak masing-masing untuk menyalurkan bantuan, sehingga tidak terkoordinir.

“Dengan adanya Satgas, distribusi bantuan kepada masyarakat jadi lebih terorganisir sehingga penumpukan bantuan bisa diminimalisir. BUMN harus bergerak bersama untuk memetakan kebutuhan korban bencana”, lanjut Efron.

Baca Juga :  HUT Ke-77 RI, Momen Bangkit dari Pandemi

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara Edy Mardyan, mengatakan pihaknya sangat mendukung adanya posko tanggap bencana BUMN ini. Ia pun siap memberikan dukungan penuh dalam bermitra memberikan sosialisasi, pelatihan dan penyebaran informasi-informasi yang dibutuhkan.

“Semoga dengan adanya posko bersama, kendala-kendala di lapangan bisa diantisipasi dan memudahkan koordinasi antar BUMN dalam penanggulangan bencana kedepannya”, kata Edy.(*)

PLN bersama seluruh BUMN di Kalimantan Timur sepakat mengoperasikan Posko Siaga Tanggap Bencana Nasional di Kutai Kartanegara (Kukar). Posko siaga ini bertujuan sebagai pusat penanggulangan dan mitigasi bencana kedepannya. Lokasi posko dipusatkan di Rumah BUMN Kutai Kartanegara.

Dijelaskan oleh Senior Manager PLN UIW Kaltimra, Efron L. Gaol, bahwa keberadaan Satgas Siaga bencana BUMN merupakan wujud nyata hadirnya BUMN di tengah masyarakat.
Selain itu, keberadaan Rumah BUMN sangat strategis sebagai wadah BUMN untuk saling berkoordinasi.

“Sebagai penugasan dari Kementerian BUMN, PLN mengelola 28 Rumah BUMN yang bisa dijadikan wadah bersama, mulai dari mengembangkan UMKM, Co-Working Space, Basecamp Milenials BUMN dan terakhir sebagai pusat kegiatan Satgas Bencana BUMN untuk memitigasi dan penanggulangan awal saat terjadi bencana”, kata Efron.

Baca Juga :  HUT Ke-126, BRI Bangkitkan UMKM Hingga Catatkan Sejarah Right Issue

Melalui posko siaga ini, diharapkan seluruh BUMN dapat terlibat aktif untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dalam penanggulangan bencana dan penyaluran bantuan ke lokasi bencana.

Posko ini juga dapat difungsikan sebagai titik kumpul, agar informasi Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) dapat dilakukan satu pintu, sehingga bisa terdeliver langsung ke seluruh BUMN.

Dioperasikannya posko ini sekaligus juga untuk mengantisipasi bantuan yang menumpuk, berulang dan tidak terdistribusi sebagaimana mestinya. Pasalnya, dalam kondisi darurat bencana selama ini perusahaan akan bergerak masing-masing untuk menyalurkan bantuan, sehingga tidak terkoordinir.

“Dengan adanya Satgas, distribusi bantuan kepada masyarakat jadi lebih terorganisir sehingga penumpukan bantuan bisa diminimalisir. BUMN harus bergerak bersama untuk memetakan kebutuhan korban bencana”, lanjut Efron.

Baca Juga :  Jelang Ramadan, PLN Nyala 24 Jam di 7 Kampung Siluk Ngurai Kubar

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara Edy Mardyan, mengatakan pihaknya sangat mendukung adanya posko tanggap bencana BUMN ini. Ia pun siap memberikan dukungan penuh dalam bermitra memberikan sosialisasi, pelatihan dan penyebaran informasi-informasi yang dibutuhkan.

“Semoga dengan adanya posko bersama, kendala-kendala di lapangan bisa diantisipasi dan memudahkan koordinasi antar BUMN dalam penanggulangan bencana kedepannya”, kata Edy.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/