alexametrics
28.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

Soft Launching TTE, Bupati Harapkan OPD Melek Teknologi1

NUNUKAN – Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid melakukan soft launching penerapan tanda tangan elektronik pada naskah dinas dan meresmikan langsung, tanda tangan elektronik yang diluncurkan oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik.

Launching juga dihadiri Sekretaris Kabupaten Nunukan Serfianus, Asisten Administrasi Umum Drs. Syafarudin, Kepala Dinas Kominfotik Nunukan Kaharuddin serta para Kepala OPD dilingkungan Kabupaten Nunukan.

Bupati Nunukan, Hj. Laura mengatakan, penerapan tanda tangan elektronik pada naskah dinas dilingkungan pemerintah daerah, merupakan salah satu kebijakan yang diambil dalam upaya menjawab ekspektasi publik terhadap percepatan pelayanan publik.

Menurutnya, bagi lingkungan pemerintah Kabupaten Nunukan, penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) sudah berlangsung beberapa tahun lalu, namun mulai terpola dan terencana secara sistematis sejak dua tahun terakhir melalui integrasi aplikasi yang dikembangkan oleh pemerintah pusat, dengan aplikasi yang dibangun dan dikembangkan secara mandiri oleh tenaga IT pemerintah Kabupaten Nunukan.

Baca Juga :  Luhut Periksa Persiapan Groundbreaking KIPI

Hj. Laura juga meminta kepada setiap aparatur pemerintahan termasuk kepala perangkat daerah harus dan wajib melek teknologi, tidak boleh lagi gaptek atau gagap teknologi.

Proses pelayanan administrasi sudah di tangan kita, yaitu handphone pintar yang kita miliki, maka pelayanan publik tidak lagi dibatasi ruang dan waktu.

“Dengan perangkat teknologi komunikasi yang kita miliki, pelayanan publik atau pelayanan administrasi pemerintahan bisa dilakukan dan diputuskan dimanapun dan kapanpun,” kata Hj. Laura.

Penerapan tanda tangan elektronik di lingkungan pemerintah Kabupaten Nunukan, adalah tanda tangan elektronik yang tersertifikasi.

Pemerintah daerah melalui Dinas Kominfotik sudah bekerjasama dengan Balai Sertifikasi Elektronik (BsrE) satu unit khusus dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Baca Juga :  Hal Menarik Honda Genio dan Diskon Menarik Dari Astra Motor Kaltim 1 Khusus Masyarakat Tarakan

Selain itu, keuntungan penerapan tanda tangan elektronik adalah memangkas waktu dan proses dokumen, hemat biaya, identitas terjamin dan ramah lingkungan.

Hal itu, pertimbangan yang menjadi dasar mengapa perlu diterapkan tanda tangan secara elektronik di lingkungan pemerintah Kabupaten Nunukan.

Untuk suksesnya kebijakan ini, melalui kesempatan ini saya memerintahkan kepada seluruh kepala perangkat daerah, pejabat dan pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Nunukan, mendukung pelaksanaan kebijakan tanda tangan elektronik ini.

“Harus berselancar lebih jauh pada dunia digital, untuk peningkatan kualitas pelayanan publik kita,” beber Hj. Laura. (raw/adv/lim)

NUNUKAN – Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid melakukan soft launching penerapan tanda tangan elektronik pada naskah dinas dan meresmikan langsung, tanda tangan elektronik yang diluncurkan oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik.

Launching juga dihadiri Sekretaris Kabupaten Nunukan Serfianus, Asisten Administrasi Umum Drs. Syafarudin, Kepala Dinas Kominfotik Nunukan Kaharuddin serta para Kepala OPD dilingkungan Kabupaten Nunukan.

Bupati Nunukan, Hj. Laura mengatakan, penerapan tanda tangan elektronik pada naskah dinas dilingkungan pemerintah daerah, merupakan salah satu kebijakan yang diambil dalam upaya menjawab ekspektasi publik terhadap percepatan pelayanan publik.

Menurutnya, bagi lingkungan pemerintah Kabupaten Nunukan, penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) sudah berlangsung beberapa tahun lalu, namun mulai terpola dan terencana secara sistematis sejak dua tahun terakhir melalui integrasi aplikasi yang dikembangkan oleh pemerintah pusat, dengan aplikasi yang dibangun dan dikembangkan secara mandiri oleh tenaga IT pemerintah Kabupaten Nunukan.

Baca Juga :  1.000 Hektare Diajukan, Agroindustri Digaungkan

Hj. Laura juga meminta kepada setiap aparatur pemerintahan termasuk kepala perangkat daerah harus dan wajib melek teknologi, tidak boleh lagi gaptek atau gagap teknologi.

Proses pelayanan administrasi sudah di tangan kita, yaitu handphone pintar yang kita miliki, maka pelayanan publik tidak lagi dibatasi ruang dan waktu.

“Dengan perangkat teknologi komunikasi yang kita miliki, pelayanan publik atau pelayanan administrasi pemerintahan bisa dilakukan dan diputuskan dimanapun dan kapanpun,” kata Hj. Laura.

Penerapan tanda tangan elektronik di lingkungan pemerintah Kabupaten Nunukan, adalah tanda tangan elektronik yang tersertifikasi.

Pemerintah daerah melalui Dinas Kominfotik sudah bekerjasama dengan Balai Sertifikasi Elektronik (BsrE) satu unit khusus dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Baca Juga :  Dua Klaster di Nunukan Ini Dicurigai Omicron

Selain itu, keuntungan penerapan tanda tangan elektronik adalah memangkas waktu dan proses dokumen, hemat biaya, identitas terjamin dan ramah lingkungan.

Hal itu, pertimbangan yang menjadi dasar mengapa perlu diterapkan tanda tangan secara elektronik di lingkungan pemerintah Kabupaten Nunukan.

Untuk suksesnya kebijakan ini, melalui kesempatan ini saya memerintahkan kepada seluruh kepala perangkat daerah, pejabat dan pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Nunukan, mendukung pelaksanaan kebijakan tanda tangan elektronik ini.

“Harus berselancar lebih jauh pada dunia digital, untuk peningkatan kualitas pelayanan publik kita,” beber Hj. Laura. (raw/adv/lim)

Most Read

Artikel Terbaru

/