alexametrics
25.5 C
Tarakan
Monday, August 15, 2022

Tim Gabungan Cek Jalan Malinau Selatan

TANJUNG SELOR – Tim gabungan komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) telah turun meninjau secara langsung jalan Malinau Selatan yang sebelumnya sempat dibahas saat RDP di kantor DPRD Kaltara.

Jalan ini merupakan akses penghubung ke tiga kecamatan yang ada di daerah tersebut, yakni Malinau Hulu, Malinau Hilir dan Malinau Induk.

Tinjauan ini tindak lanjut dari RDP yang dilakukan bersama Aliansi

Peduli Masyarakat Adat Sesungai Malinau yang digelar beberapa waktu lalu.

Ketua DPRD Kaltara, Albertus Stefanus Marianus (SM) mengatakan, dari hasil tinjauan lapangan, kondisi jalan yang dikeluhkan masyarakat itu memang rusak akibat kendaraan pengangkut batubara yang melintas di jalan tersebut.

Baca Juga :  Konsisten Kelola Manajemen Berkelanjutan, BRI Masuk Daftar Indeks SRI-KEHATI 

“Jalan ini perlu dilakukan peningkatan agar kondisinya bisa lebih baik,” ujar Albertus beberapa waktu lalu.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengatakan, berdasarkan hasil dari tinjauan lapangan tersebut, didapatkan informasi bahwa status jalan itu merupakan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau.

“Bersama dengan perwakilan aliansi, kami sudah membicarakan hal ini kepada Bupati (Bupati Malinau, Wempi W Mawa). Pada pertemuan itu, diminta jalan tersebut ditingkatkan hingga aspal,” sebutnya.

Selain itu, ditawarkan juga agar jalan itu dialihkan ke Pemprov Kaltara.

Karena, jika jalan itu menjadi milik Pemprov, maka pihaknya bisa mendorong peningkatannya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi atau melalui bantuan keuangan dari pusat.

Baca Juga :  Bantuan Oksigen Portable Segera Didistribusi

“Pastinya tim gabungan komisi yang dibentuk ini akan melakukan pembahasan sebagai bentuk tindak lanjut di internal DPRD Kaltara untuk menentukan seperti apa kelanjutannya,” pungkas Albertus. (iwk/har)

TANJUNG SELOR – Tim gabungan komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) telah turun meninjau secara langsung jalan Malinau Selatan yang sebelumnya sempat dibahas saat RDP di kantor DPRD Kaltara.

Jalan ini merupakan akses penghubung ke tiga kecamatan yang ada di daerah tersebut, yakni Malinau Hulu, Malinau Hilir dan Malinau Induk.

Tinjauan ini tindak lanjut dari RDP yang dilakukan bersama Aliansi

Peduli Masyarakat Adat Sesungai Malinau yang digelar beberapa waktu lalu.

Ketua DPRD Kaltara, Albertus Stefanus Marianus (SM) mengatakan, dari hasil tinjauan lapangan, kondisi jalan yang dikeluhkan masyarakat itu memang rusak akibat kendaraan pengangkut batubara yang melintas di jalan tersebut.

Baca Juga :  29 Juni, CJH Tarakan Diberangkatkan

“Jalan ini perlu dilakukan peningkatan agar kondisinya bisa lebih baik,” ujar Albertus beberapa waktu lalu.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengatakan, berdasarkan hasil dari tinjauan lapangan tersebut, didapatkan informasi bahwa status jalan itu merupakan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau.

“Bersama dengan perwakilan aliansi, kami sudah membicarakan hal ini kepada Bupati (Bupati Malinau, Wempi W Mawa). Pada pertemuan itu, diminta jalan tersebut ditingkatkan hingga aspal,” sebutnya.

Selain itu, ditawarkan juga agar jalan itu dialihkan ke Pemprov Kaltara.

Karena, jika jalan itu menjadi milik Pemprov, maka pihaknya bisa mendorong peningkatannya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi atau melalui bantuan keuangan dari pusat.

Baca Juga :  Sasar Belasan Ribu Warga Kota Surabaya, BRI Dukung Kemenkes & OJK Sukseskan Program Vaksinasi Nasional

“Pastinya tim gabungan komisi yang dibentuk ini akan melakukan pembahasan sebagai bentuk tindak lanjut di internal DPRD Kaltara untuk menentukan seperti apa kelanjutannya,” pungkas Albertus. (iwk/har)

Most Read

Artikel Terbaru

/