Wisuda 2026, Politeknik Kaltara Cetak Lulusan Kompeten dan Siap Bersaing di Dunia Kerja

Rahul • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:11 WIB
KHIDMAT : Suasan pelaksanaan wisuda Politeknik Kaltara yang berlangsung di gedung serbaguna Kayan Hill Tarakan Plaza, Rabu (14/10).
KHIDMAT : Suasan pelaksanaan wisuda Politeknik Kaltara yang berlangsung di gedung serbaguna Kayan Hill Tarakan Plaza, Rabu (14/10).

TARAKAN – Politeknik Kaltara terus memperkuat perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja. Melalui pendidikan vokasi yang menitikberatkan pada keterampilan praktis, kampus ini berupaya memastikan lulusannya mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja, khususnya di Kalimantan Utara (Kaltara). Komitmen tersebut tercermin dalam pelaksanaan wisuda Politeknik Kaltara tahun 2026 yang meluluskan 106 mahasiswa dari tiga program studi. Rinciannya, 65 lulusan dari Keperawatan, 39 lulusan Farmasi, dan 2 lulusan Sarjana Terapan Promosi Kesehatan.

Saat dikonfirmasi, Ketua Panitia Wisuda 2026 sekaligus Wakil Direktur II Politeknik Kaltara, H Muliyadi M.Kes, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya prosesi wisuda tersebut. Menurutnya, kelulusan ini menjadi bagian dari perjalanan institusi dalam menghasilkan tenaga profesional yang dapat berkontribusi di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini Politeknik Kaltara kembali mewisuda lulusan-lulusannya dari tiga prodi, yakni Sarjana Terapan Promosi Kesehatan, Keperawatan, dan Farmasi,” ujarnya, Rabu (14/10).

Sejumlah mahasiswa berprestasi menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian akademik mereka.
Sejumlah mahasiswa berprestasi menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian akademik mereka.

Mulyadi berpesan agar para wisudawan senantiasa menjaga nama baik almamater, terus mencari peluang kerja, serta tidak berhenti mengembangkan diri. Bagi lulusan yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, ia juga mempersilakan untuk terus menuntut ilmu.

“Kami harapkan kepada para wisudawan untuk menjaga nama baik almamater, terus mencari peluang kerja, dan yang berniat untuk melanjutkan pendidikan lebih lanjut, kami persilakan,” ungkapnya.

Seorang wisudawati resmi menyandang gelar sarjana setelah tali pada toganya dipindahkan sebagai simbol kelulusan.
Seorang wisudawati resmi menyandang gelar sarjana setelah tali pada toganya dipindahkan sebagai simbol kelulusan.

 

Sementara itu, dalam sambutannya Direktur Politeknik Kaltara, Dr. Muhammad Aris, M.Kes.menjelaskan bahwa pendidikan vokasi dirancang untuk memberikan bekal keterampilan yang dapat diterapkan langsung oleh mahasiswa ketika memasuki dunia kerja. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), yakni pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada capaian kompetensi lulusan.

"Dalam penerapannya, mahasiswa memperoleh porsi praktik yang lebih besar agar tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu sesuai bidang keahliannya

“Dengan jam praktik jauh lebih banyak dibandingkan teorinya. Pendidikan vokasi yang diharapkan adalah mereka siap untuk bersaing dengan alumni dari mana pun di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Lanjutnya, pengalaman praktik juga diberikan melalui kerja sama dengan sejumlah mitra, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan dan industri. Dalam bidang keperawatan, mahasiswa mendapatkan pengalaman lapangan dengan pendampingan tenaga profesional di rumah sakit. Sementara mahasiswa Farmasi memperoleh pembelajaran terkait obat-obatan kimia maupun pengembangan obat herbal. Menurut Aris, keterlibatan mitra dalam proses pembelajaran menjadi bagian penting untuk memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan profesi.

"Selain memperkuat proses akademik, Politeknik Kaltara juga memberikan perhatian terhadap akses pendidikan melalui berbagai program beasiswa. Dukungan tersebut berasal dari kementerian, mitra, serta institusi.

Aris menegaskan, wisuda bukan sekadar penanda berakhirnya masa studi, melainkan awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh. Ia berharap para wisudawan mampu menjaga nama baik almamater dan terus mengembangkan diri, baik melalui pekerjaan maupun pendidikan lanjutan.

“Pada hari ini secara resmi saya mengembalikan anak Bapak Ibu sekalian setelah menempuh pendidikan tiga tahun dan empat tahun di Politeknik Kaltara. Hari ini resmi kami kembalikan,” ucapnya di hadapan para wisudawan dan orang tua.

Ia juga mengingatkan para lulusan agar mulai membangun kemandirian setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, gelar yang diperoleh harus diiringi kemauan untuk mencari peluang, bekerja, serta memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

“Tidak usah lagi minta uang kepada orang tua. Mereka sudah sarjana dan di kampus sudah dibekali. Kalau ada yang mau lanjut kuliah, tolong dibantu,” pesannya. (ADV)

Editor : Rahul
tarakan kaltara Politeknik Kaltara wisuda