Politeknik Kaltara Yudisium 106 Mahasiswa, Siapkan Lulusan Kompeten dan Siap Kerja

Rahul • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Berpose bersama
Berpose bersama

TARAKAN – Politeknik Kaltara kembali menandai keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan melalui pelaksanaan yudisium terhadap 106 mahasiswa dari tiga program studi. Kegiatan ini menjadi tahapan penting sebelum para lulusan mengikuti prosesi wisuda yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (14/10/2026).

Pelaksanaan yudisium tersebut mencakup mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan, Promosi Kesehatan (Promkes), dan Farmasi. Dari total peserta, sebanyak 65 mahasiswa berasal dari Keperawatan, 39 mahasiswa dari Farmasi, sedangkan dua mahasiswa lainnya berasal dari Promkes.

Direktur Politeknik Kaltara, Dr. Muhammad Aris, M.Kes., menyampaikan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni akademik, melainkan penanda bahwa mahasiswa telah menyelesaikan tahapan pendidikan dan berhak memperoleh gelar sesuai program studi masing-masing.

“Alhamdulillah, hari ini yudisium mahasiswa Politeknik Kaltara dengan catatannya bahwa ini adalah penanda bahwa mereka sudah berhak mendapatkan gelar sesuai dengan prodi masing-masing,” ujarnya.

Penandatanganan sumpah
Penandatanganan sumpah

Menurut Aris, keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan sekaligus menjadi awal bagi mereka untuk membuktikan kemampuan di tengah masyarakat. Sebagai lulusan pendidikan vokasi, alumni diharapkan mampu mengaplikasikan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan sesuai kebutuhan dunia kerja.

Kualitas perguruan tinggi, lanjutnya, juga tercermin dari kemampuan dan perilaku para alumninya. Karena itu, selain menguasai kompetensi bidang masing-masing, lulusan perlu menjaga kedisiplinan, etika, serta sikap profesional ketika memasuki lingkungan kerja.

“Untuk melihat bagaimana Politeknik Kaltara, lihatlah alumninya. Masyarakat itu tidak lagi bertanya tentang dari mana, tetapi yang akan dilihat adalah alumni Politeknik Kaltara itu bisa apa dan bisa melakukan apa,” jelasnya.

Pendidikan vokasi yang diterapkan Politeknik Kaltara dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan yang relevan dengan bidang keahlian. Mahasiswa program diploma tiga (D-III) menjalani pendidikan selama tiga tahun, sedangkan program diploma empat (D-IV) atau sarjana terapan ditempuh selama empat tahun.

Dengan bekal pendidikan tersebut, pihaknya optimistis para lulusan mampu bersaing dan beradaptasi dengan kebutuhan instansi maupun fasilitas pelayanan kesehatan yang membutuhkan tenaga sesuai kompetensi.

CERIA : Mahasiswa Politeknik Kaltara semangat menjalani Yudisium
CERIA : Mahasiswa Politeknik Kaltara semangat menjalani Yudisium

“Dengan bekal ini, kami optimistis para lulusan mampu bersaing dan beradaptasi dengan kebutuhan instansi maupun fasilitas pelayanan kesehatan yang membutuhkan tenaga sesuai kompetensi. Artinya, karena ini adalah pendidikan vokasi, maka mereka pada saatnya siap kerja. Bukan siap latih, tetapi siap kerja,” tegasnya.

Optimisme terhadap kesiapan lulusan juga disampaikan Ketua Program Studi D-III Keperawatan Politeknik Kaltara, Ns. Nur Sriyanti, S.Kep., M.Kep. Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja masih membuka peluang bagi alumni, khususnya di sektor kesehatan. Informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja dari sejumlah pemangku kepentingan juga diterima pihak kampus.

Bahkan, sebagian lulusan Farmasi disebut telah mendapatkan pekerjaan setelah dinyatakan lulus uji kompetensi, meskipun belum menerima ijazah. Hal ini menunjukkan bahwa peluang kerja dapat mulai diraih lulusan setelah memenuhi persyaratan kompetensi yang dibutuhkan.

Di sisi penyelenggaraan, persiapan yudisium telah dilakukan sejak dua bulan sebelumnya. Panitia menunggu hasil pengumuman uji kompetensi dari masing-masing program studi serta proses asesmen untuk penerbitan surat keputusan yudisium sebelum kegiatan dilaksanakan.

Setelah yudisium, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan gladi wisuda di Hotel Tarakan Plaza pada Selasa (13/10/2026), sebelum prosesi wisuda pada Rabu (14/10/2026).

Nur Sriyanti, S.Kep., M.Kep. berharap para lulusan tidak hanya mampu meraih peluang kerja, tetapi juga terus menjaga hubungan dengan almamater. Menurutnya, keberhasilan alumni turut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan.

“Secara resmi mereka sudah selesai, tetapi ikatan hati tetap terjaga agar mereka punya kepedulian dan tanggung jawab untuk ikut ambil bagian dalam pengembangan Politeknik Kaltara ke depan,” tuturnya.

Ia berharap para lulusan dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh untuk memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. “Melalui pelaksanaan yudisium ini, kami berharap para lulusan dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh untuk memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Rahul
pendidikan vokasi Yudisium 2026 106 Mahasiswa Wisuda Politeknik Kaltara Politeknik Kaltara