TARAKAN – Kualitas udara ambien di Kota Tarakan kembali memburuk pada Minggu (11/10). Setelah bertahan di angka 98 selama dalam beberapa hari, kini Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) naik menjadi 101 pada pukul 14.00 Wita. Perubahan ini membuat kualitas udara yang sebelumnya berada pada kategori sedang bergeser menjadi tidak sehat.
Berdasarkan data Stasiun Pemantau Kualitas Udara Ambien Kota Tarakan di Pamusian, partikel halus PM2.5 menjadi parameter kritis dengan nilai ISPU mencapai 101. Angka tersebut merupakan batas awal kategori tidak sehat, yang berada pada rentang 101–200.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Kota Tarakan, Chaizir Zein menjelaskan, perubahan angka ISPU perlu menjadi perhatian masyarakat. Terlebih, partikel PM2.5 memiliki ukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan.
"Paparan kabut berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya bagi kelompok sensitif seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan. Risiko juga perlu diperhatikan ketika masyarakat beraktivitas fisik dengan intensitas berat atau dalam waktu lama di luar ruangan," ujarnya, Minggu (11/10).
“Kelompok rentan disarankan lebih berhati-hati dan membatasi paparan udara luar ketika kualitas udara memburuk,” beber Chaizir.
Lanjutnya, kenaikan ISPU dari 98 menjadi 101 terjadi dalam rentang satu jam. Pada pukul 13.00 Wita, kualitas udara Tarakan masih berada dalam kategori sedang. Namun, hasil pemantauan pada pukul 14.00 Wita menunjukkan indeks telah melewati ambang batas kategori tersebut.
"Pergerakan angka ISPU dalam sehari terakhir juga menunjukkan kondisi kualitas udara yang berfluktuasi. Berdasarkan grafik pemantauan, indeks tercatat sebesar 70 pada Sabtu (10/10) pukul 06.00 Wita. Angka itu kemudian meningkat secara bertahap hingga mencapai 98 pada pukul 21.00 Wita," tukasnya.
Lanjutnya, pada malam hari, ISPU sempat mengalami penurunan. Angkanya tercatat 94 pada pukul 22.00 Wita, 92 pada pukul 23.00 Wita, dan 90 saat memasuki Minggu dini hari. Pada pukul 00.00 Wita, indeks masih berada di angka 90, kemudian turun menjadi 89 pada pukul 01.00 Wita.
"Pergerakan tersebut berlanjut dengan angka 88 pada pukul 02.00 Wita, sebelum kembali meningkat menjadi 90 pada pukul 03.00 Wita dan 94 pada pukul 04.00 Wita. Memasuki pukul 05.00 Wita, ISPU kembali mencapai 98 dan bertahan hingga pukul 13.00 Wita," tukasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT