TARAKAN – Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Sabindo, Kelurahan Juata Laut, mulai memasuki masa pengenalan lingkungan sekolah, Rabu (7/10). Program pendidikan tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya membuka akses pendidikan layak sekaligus memutus mata rantai kemiskinan.
Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is mengatakan, Sekolah Rakyat memberikan kesempatan bagi anak-anak Indonesia, termasuk dari keluarga kurang mampu, untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
“Sekolah ini bukan sekolah biasa, tetapi sekolah luar biasa yang hadir untuk anak-anak kita. Setiap anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran di kelas. Sekolah juga menjadi ruang bagi anak untuk tumbuh, membangun karakter, mengembangkan kemampuan, serta mempersiapkan masa depan.
“Dari sekolah ini kita berharap akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan, bahkan hingga ke tingkat nasional. Mimpi itu akan terwujud sepanjang kita memberikan dukungan kepada mereka,” katanya.
Ia juga mengapresiasi fasilitas yang tersedia di Sekolah Rakyat. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang proses belajar sekaligus memberikan lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi para siswa.
“Fasilitas yang ada mari kita jaga bersama. Ini untuk menunjang proses pendidikan dan memberikan manfaat bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Keberhasilan program tersebut, lanjutnya, tidak hanya bergantung pada pemerintah maupun tenaga pendidik. Dukungan masyarakat dan seluruh pihak diperlukan agar Sekolah Rakyat dapat berjalan secara optimal.
“Keberhasilan program ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Sosial maupun para guru. Kita semua harus memberikan dukungan dan kepedulian,” katanya.
Ia berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan tersebut dengan baik. Sekolah Rakyat diharapkan mampu memberikan bekal bagi anak-anak untuk meraih cita-cita sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan keluarganya.
“Mari kita bergandengan tangan, bersama-sama membangun generasi bangsa menuju Indonesia Emas yang kita cita-citakan,” pungkasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT