TARAKAN – Perkembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Tarakan hingga kini masih berjalan terbatas. Sejumlah hal penting, mulai dari penempatan manajer hingga mekanisme pengelolaan setelah pembangunan gedung, masih menunggu kepastian kebijakan pemerintah.
Koordinator KKMP Selumit sekaligus Koordinator KKMP se-Tarakan Saifullah mengatakan, kondisi koperasi saat ini relatif sama seperti saat awal pembentukan. Aktivitas yang sudah berjalan tetap dilakukan, namun belum ada perkembangan signifikan.
“Kalau koperasi sampai hari ini tetap kami menunggu lagi kebijakan berikutnya dari pemerintah. Mungkin masih digodok. Kami masih berpikir positif soal perubahan-perubahan yang mungkin dilakukan,” ujarnya, Rabu (7/10).
Menurutnya, kepastian terkait pengelolaan menjadi salah satu hal yang dinantikan pengurus. Termasuk mengenai penempatan manajer yang nantinya menjalankan operasional koperasi. “Soal nanti penempatan manajer, termasuk soal setelah bangunan selesai, itu penyerahannya juga belum ada,” katanya.
Kondisi tersebut juga terjadi pada KKMP Selumit. Koperasi yang sebelumnya disebut sebagai salah satu percontohan itu hingga kini belum memiliki bangunan yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan koperasi. “Kebetulan Selumit belum ada bangunan. Nah, itu juga kami menunggu jawaban,” ujarnya.
Meski demikian, Saifullah memastikan aktivitas penjualan pada KKMP yang telah berjalan masih tetap berlangsung. Operasional tersebut dinilai relatif lancar meski belum mengalami perkembangan berarti.
“Untuk yang sudah berjalan, tetap berjalan sebagaimana di awal. Belum ada perkembangan, juga tidak ada kemunduran. Jadi masih begitu-begitu saja,” ungkapnya.
"Kami masih menunggu arah kebijakan pemerintah terkait. Termasuk pengelolaan dan kebutuhan anggaran, sangat penting agar koperasi dapat berkembang dan tidak hanya berjalan dalam kondisi seperti saat ini," terangnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT